Durian Sitokong Aromanya Menyengat dengan Segudang Manfaat

Urbanina.com – Durian sitokong sudah dinobatkan sebagai salah satu jenis durian unggul nasional yang berasal dari daerah Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Tiap-tiap durian tentu saja mempunyai bentuk, jenis dan varieats yang berbeda-beda sesuai atas persilangan dan bibitnya. Durian dengan jenis sitokong dibilang sebagai buah durian yang mempunyai bau aroma sangat menyengat diantara jenis durian yang lainnya walaupun buahnya lebih kecil.

Tidak sedikit orang yang mulai menanam bibit durian sitokong untuk dijadikan sebagai ladang usaha maupun dimakan sendiri. Buahnya memiliki bentuk bulat panjang dan warnanya hijau dengan duri-durinya yang rapat. Meskipun termasuk kecil, tetapi satu buah sitokong dapat mencapai kira-kira 3-4 kg sebab mempunyai ketebalan daging hingga 2 cm.

Durian Sitokong Aromanya Menyengat dengan Segudang Manfaat [ ]

Jenis buah duren ini dianggap sangat cocok untuk diolah atau dibuat menjadi beragam macam olahan makanan seperti kue, es krim, dan dodol. Disamping daging buahnya dimanfaatkan sebagai camilan atau bahan makanan, orang-orang membudidayakan bibit durian sitokong sebab bagian kulit dan bijinya masih bisa digunakan untuk komposisi bahan yang lainnya. Kulit durian dapat digunakan menjadi bahan bakar saat proses pengasapan ikan, sedangkan daunnya yang muda kerap dibuat sebagai lalap guna melengkapi sambal dan bijinya yang kecil dapat dibuat menjadi camilan sesudah dikukus atau direbus sampai lunak. Maka dari itu, sangat banyak orang yang ingin menjalankan usaha durian sitokong sebab dinilai lebih menjanjikan dan juga tidak sulit untuk merawat tanaman ini sebab dapat tumbuh di wilayah tropis yang gersang dan panas.

Pada buah duren yang matang atau lebih tepat lagi arilusnya, yang menjadi bagian yang bisa dikonsumsi, biasanya dimakan dalam kondisi segar. Di pasar-pasar atau supermarket, buah durian ini mempromosikan diri dengan baunya yang khas dan keras (menyengat). Buah duren disukai sekali orang-orang akibatnya panen padi di Indonesia akan terlantar bila bersamaan waktunya dengan panen buah duren dan hingga puncak masa panen duren banyak orang masih bernafsu besar untuk mengkonsumsinya.

Buah duren bisa diawetkan dengan cara bagian daging buahnya dikeringkan jadi kue durian atau dibuat menjadi dodol atau bisa juga dijadikan asinan atau difermentasi. Sekarang arilus durian pun diperkecil dan dibungkus, kemudian dibekukan untuk memperlama persediaan durian. Dengan teknik ini buah durian bisa diterima di pasar ekspor.

Rasa durian lebih disukai ada di dalam campuran kue-kue dan es krim. Bagian-bagian pohon durian dapat digunakan sebagai obat. Buah durian dinilai bisa mengobati hewan yang sakit atau menyembuhkan kesehatan orang. Berdasarkan keyakinan yang lazim dianut, orang yang mengkonsumsi durian disertai bersama minuman yang mengandung alkohol bisa menimbulkan sakit atau malahan kematian. Kayu durian memang ringan dan kasar serta tidak awet, namun bisa  dimanfaatkan untuk bangunan dalam rumah dan peralatan rumah yang sederhana.

Jika Anda mau memulai urban farming, menanam sayuran hidroponik, sayuran organik, mau menanam sistem akuaponik, sebaiknya Anda berkunjung ke www.store.urbanina.com di sini tersedia berbagai starterkit dan juga alat serta bahan untuk Anda yang mau mulai menanam. Atau bisa konsultasi ke 082227639118.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *