Beragam Manfaat Pare, Walaupun Pahit Rasanye

Beragam Manfaat Pare, Walaupun Pahit Rasanye

Urbanina.com – Di Jakarta yang memiliki iklim tropis, apakah banyak tumbuh tanaman yang bernama pare? Siapa yang tahu, tanaman pare ini dapat dengan mudah di iklim tropis di Indonesia tak terkecuali Jakarta sebagai ibukota. Dengan judul yang berlogak betawi, bukan berarti pare hanya bisa ditemukan di daerah suku betawi tinggal ya. Seperti yang telah disebutkan diatas, pare dapat ditemukan dengan mudah di seluruh Indonesia. Buah ini memiliki rasa pahit jika dimakan, sehingga termasuk buah yang popular di masyarakat karena rasanya yang tidak disukai terutama anak-anak. Namun siapa sangka, manfaat pare sangatlah banyak dan beragam untuk mausia itu sendiri.

manfaat pare

Manfaat yang ada pada pare menjadikan orang sedikit demi sedikit menyukai buah yang satu ini, meskipun buah ini memiliki rasa pahit di lidah. Buah ini memang memiliki senyawa didalamnya yang bereaksi untuk memberi rasa pahit pada pare. Walaupun seseorang yang hendak memakan pare mencoba untuk memasak pare terlebih dahulu, mengharap rasa pahit akan hilang. Tetap saja, menu masakan yang ada pare didalamnya akan memiliki rasa yang bernama pahit. Manfaat yang dapat diperoleh dari pare tersebut disebabkan oleh kandungan gizi yang terdapat dari buah pare ini.

Para peneliti yang ahli dibidangnya juga telah merilis kandungan gizi yang ada pada pare ini. Menurut penelitian, setiap 100 gram buah pare, terdapat air 91,2 gram, kalori, 29 gram, protein 1,1gram, lemak 1,1 gram, karbohidrat 0,5 gram, kalsium 45 gram, zat besi 1,4 mg, fosfor 64 mg, vitamin A 18 Sl, vitamin B 0,08 mg, serta vitamin C 52 mg. Dengan data banyaknya gizi yang tekandung pada pare dari para ahli tersebut, tentu akan meyakinkan orang-orang yang belum tahu kalau pare memiliki banyak manfaat walaupun rasanya pahit.

Berikut beberapa manfaat pare yang perlu kita ketahui.

  1. Sebagai obat cacingan

Sebagai orang tua, tentu sangat khawatir terhadap serangan penyakit yang dapat menimpa buah hatinya, tak terkecuali penyakit cacingan. Meskipun sudah ada obat yang telah dikeluarkan oleh institusi kesehatan, tak ada salahnya jika para orang tua menggunakan buah pare sebagai bahan untuk mengobati cacingan bila buah hatinya seorang pengidap. Caranya, tumbuk dan haluskan 2-3 biji pare kemudian seduh dengan sedikit air masak. Kemudian minum ramuan ini disusul dengan minum air hangat. Ramuan ini akan berfungsi untuk mengobati infeksi cacing gelang.

  1. Manfaat pare dapat mengobati sakit diare

Tak hanya mengobati cacingan, pare juga mmemiliki manfaat sebagai obat diare tau mencret. Sakit perut yang diderita pengidap diare tentu  sangat tidak diinginkan dan perlu diobati. Maka, pare bisa menjadi solusi. Caranya, gunakan akar tanaman pare sebanyak 30 gram. Akar kemudian dicuci hingga bersih lalu dipotong-potong secukupnya. Lalu, rebus akar dengan 3 gelas air hingga hanya tesisa 1 gelas saja. Tunggu sampai dingin, kemudian disaring dan diminum dengan ditambah gula secukupnya.

  1. Manfaat pare mengatasi sembelit

Siapapun tidak suka dengan penyakit yang satu ini. Dan pare bisa menjadi solusi untuk mengobati sakit salah satu organ pencernaan ini. Caranya ialah dengan memanfaatkan segenggam penuh daun pare, lalu dicuci dan kemudian ditumbuh hingga halus. Serbuk yang sudah halus tersebut kemudian dicampur dengan 1 cangkir air matang, lalu diaduk. Campuran tersebut lalu disaring, dan menghasilkan air saringan. Tambahkan sedikit garam padi air saringan, jadilah ramuan obat untuk mengatasi sembelit. Ramuan ini disarankan diminum pagi hari sebelum makan

  1. Manfaat lain

Selain tiga manfaat besar dari pare diatas, pare masih memiliki banyak manfaat lainnya. Buah yang satu ini dipercaya bisa meningkatkan nafsu makan bila Anda mempunyai anak yang sulit diajak makan. Selain itu, buah pare juga bermanfaat untuk membantu penyembuhan penyakit kuning dan juga sebagai obat malaria.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *