5 Alasan Mengkonsumsi Sayuran Microgreens

5 Alasan Mengkonsumsi Sayuran Microgreens

Urbanina.com – Microgreens mungkin masih asing di telinga kita, tapi siapa sangka jenis sayuran yang satu ini juga dikategorikan sebagao “super food” atau makanan super yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Microgreens sendiri adalah sayuran yang dipetik ketika masih muda yakni dengan usia sekitar 2 minggu setelah disemai. Telah banyak penelitian yang membuktikan bahwa sayuran Microgreens sangat kaya manfaat dan cocok dikonsumsi sehari –hari.

sayuran microgreens

  1. Kaya Antioksidan

Sayuran Microgreens lebih bernutrisi dibandingkan dengan sayuran yang telah mencapai usia matang. Dalam sebuah studi yang dipublikasikan dalam the Journal of American Society for Horticultural Science di tahun 2010 menyebutkan bahwa tanaman lettuce yang masih muda dengan usia 7 hari mengandung kadar antioksidan yang paling tinggi. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa antioksidan adalah senyawa yang sangat penting dalam tubuh. Senyawa antioksidan berperan dalam mencegah paparan radikal bebas yang menyebabkan berbagai masalah seperti penuaan pada kulit, kerusakan organ dan bahkan penyakit kanker.

  1. Kandungan Vitamin C yang tinggi

Studi lainnya menyebutkan bahwa kandungan vitamin C pada sayuran microgreens sangat tinggi dan bahkan jenis microgreens yang paling rendah sekalipun mampu memberikan 20 mg Vitamin C per gramnya untuk memenuhi kebutuhan Vitamin C harian tubuh dan jumlah ini bahkan dua kali lipat dari vitamin C yang ada pada tomat. Kandungan vitamin C tertinggi juga terdapat dalam microgreens dari jenis kubis merah dimana dalam 100 gramnya terkandung 147mg Vitamin C sementara kubis merah yang telah masak hanya mengandung 57 mg Vitamin C saja. Vitamin C sendiri berperan dalam meningkatkan kekebalan tubuh dan juga berperan sebagai antioksidan, pelindung kulit dan lain sebagainya.

  1. Dilengkapi dengan Beta karoten

Senyawa lain yang terkandung dalam microgreens adalah Beta Karoten. Senyawa ini termasuk dalam golongan Karatenoid, sebuah zat pigmen tanaman yang berfungsi mencegah berbagai macam penyakit khususnya penyakit mata dan kanker. Berdasarkan sebuah studi di tahun 2012, disebutkan bahwa dalam 100 gram sayuran microgreens terkandung 12 mg beta karoten dan jumlah ini lebih tinggi dibandingkan dengan jumlah beta karoten yang terkandung dalam rebusan wortel yakni hanya 8 mg saja.

  1. Sumber Vitamin E

Vitamin E adalah salah satu vitamin yang tergolong antioksidan dan berperan dalam menjaga kesehatan kulit. Vitamin E terdiri atas alpha tocoferol dan beta ticopherol. Kandungan vitamin E dalam microgreens berkisar antara 8 hingga 126 mg per 100 gramnya tergantung pada jenis microgreen itu sendiri. Dari berbagai jenis microgreens diketahui bahwa sayuran microgreens yang tumbuh dari benih Green Daikon mengandung kandungan vitamin E yang paling tinggi. Jadi apa Anda masih ragu untuk mengkonsumsi microgreens sebagai usaha menjaga kesehatan dan kecantikan kulit?

  1. Mengandung Vitamin K

Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa dalam microgreens setidaknya terkandung sejumlah Vitamin K yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh. Vitamin K sendiri berfungsi dalam memfasilitasi pembekuan darah pada luka, menjaga kesehatan gigi dan tulang serta menjaga stabilitas tekanan darah dalam tubuh. Dalam sebuah studi di tahun 2012 ditemukan bahwa kandungan vitamin K tertinggi pada microgreens ditemukan pada jenis tanaman Amaranth atau yang juga dikenal sebagai tanaman Red garnet. Kandungan vitamin K pada microgreens berkisar antara 0,6 hingga 4.1.

Nutrisi yang terkandung dalam microgreens memang luar biasa akan tetapi sebaiknya setelah dipetik atau dipanen, microgreens harus langsung dikonsumsi karena jika dibiarkan terlalu lama, nutrisinya akan berkurang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *