Potensi Bisnis Durian Montong Di Indonesia

Potensi Bisnis Durian Montong Di Indonesia

Urbanina.com – Sejak dulu durian terkenal sebagai rajanya buah, bukan cuma karena masalah ukurannya yang memang pada beberapa jenis durian berukuran cukup besar, namun benar-benar lantaran dari sisi ciri khas, barangkali hanya buah durian yang mempunyai ciri sangat kuat dibandingkan dengan buah yang lainnya. Masalah harga, buah durian montong ini memang dibanderol cukup dapat menguras isi kantong. Bagaimanakah potensi bisnis durian montong di Indonesia?

Siapa yang tidak kenal dengan buah durian. Dari aromanya saja telah jelas. Meskipun harganya tinggi, buah durian tetap saja habis. Terlebih jenisnya durian montong. Jika tepat sedang musim panen montong, perkebunan durian montong tentu ludes diserbu oleh para pedagang yang buka usaha durian musiman.

Potensi Bisnis Durian Montong Di Indonesia []

Durian montong merupakan primadona di kalangan buah durian jenis yang lainnya. Namun hebatnya, walau mahal, buah durian satu ini tetap saja jadi salah satu buah buruan nomor wahid di beberapa pedagang buah dan swalayan. Itulah alasannya sekarang kita mencoba membahas tentang potensi bisnis durian montong di Indonesia.

Salah satu buah khas dari Negeri Gajah Putih ini sering dijuluki buah mewah karena harga durian montong ini pada umumnya berkisar diantara Rp 30.000 – 40.000 per kg. Malahan di beberapa supermarket terkenal harganya dapat mencapai Rp 70.000 – 80.0000 per kg-nya. Nah, silakan Anda bayangkan bila Anda memiliki kebun yang ditanami deng durian montong. Hitunglah sendiri berapa untung yang bisa didapat! Sekedar informasi, satu durian montong bobotnya bisa meraih 3 – 4 kg dan satu tanaman durian montong berumur dewasa dapat memproduksi 50 – 60 buah dalam 1 kali panen.

Potensi bisnis durian montong di Indonesia tidak dapat  dibilang kurang menjanjikan. Budidaya durian montong saat ini banyak dipilih lantaran alasan penggemarnya yang relatif banyak. Beberapa hal yang memengaruhi berhasil tidaknya budidaya ini salah satu diantaranya dalam masalah pemilihan bibitnya yang mesti berkualitas sehingga kelak durian ini dapat banyak menghasilkan buah dengan mutu yang optimal.

Selain itu, penyediaan lahan dan pemeliharaan dalam membudidayakannya juga butuh perhatian yang sungguh-sungguh. Misalnya saja penyediaan lahan yang cukup luas dan pemenuhan kebutuhan pada sinar matahari yang cukup, sterilisasi pohon durian terhadap berbagai parasit yang menghambat pertumbuhan durian, dan pemberian pupuk secara teratur yang mesti selalu dipenuhi.

Dalam kurun waktu kira-kira 5 tahun bila proses budidaya durian montong beserta pemeliharaannya dijalankan dengan benar, maka saat panen tiba bisa mendapatkan buah yang berkualitas. Sedangkan untuk mereka yang malas atau mengalami kendala saat membudidayakannya, usaha durian ini pun bisa dilakukan dengan menjadi penjual kepada konsumen durian secara langsung.

Akhir-akhir ini para penjual yang menjajakan duriannya di pinggir-pinggir jalan saja bisa meraih keuntungan besar sebab ada yang dapat mencatatkan omset hingga Rp 7 jutaan setiap harinya. Disamping berbentuk gerai khusus yang menjajakan durian montong, sebagian pedagang juga menjualnya dengan menggunakan mobil-mobil bak terbuka atau di tenda-tenda sederhana. Kecuali itu, durian tersebut diolah menjadi berbagi jenis makanan olahan yang mempergunakan buah durian sebagai bahan utamanya. Dengan demikian dapat lebih menaikkan lagi harga jualnya di pasaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *