Mangga Yuwen, Manga Merah yang Lezat dari Taiwan

Mangga Yuwen, Manga Merah yang Lezat dari Taiwan

Urbanina.com – Mangga yuwen adalah mangga jenis baru yang mulai populer di Indonesia sejak beberapa waktu belakangan ini. Selaku pendatang baru, potensi budidaya mangga ini relatif besar karena mempunyai beberapa kelebihan, harga buah mangga ini dapat mencapai Rp 100.000 per buah di pasar-pasar swalayan. Harganya dapat semahal itu sebab suplai buah mangga ini masihlah terbatas. Maklumlah hingga sekarang belum ada pembudidaya mangga yuwen skala komersil, seperti ditanam di perkebunan.

Mangga yuwen bisa tumbuh di lahan berketinggian 0-1.200 meter dpl. Mangga ini hidup subur di lahan yang mempunyai jenis tanah gembur dengan curah hujannya berkisar antara 750-2.500 mm/tahun. Sebaiknya tanaman ini mendapatkan sinar matahari penuh atau sedikitnya sedang dengan temperatur 20o -30º Celcius.

Mangga Yuwen, Mangga Merah yang Lezat dari Taiwan

Mangga yuwen bisa dibudidayakan dengan teknik vegetatif, seperti sambung atau okulasi. Sistem okulasinya dilakukan dengan cara menyambungkan mata tunas dari tanaman induk mangga yuwen pada bibit tanaman mangga biasa. Proses okulasi itu paling sedikit berlangsung selama 1 bulan hingga muncul pucuk baru. Kemudian pembungkus sambungannya dilepas dan diberikan NPK atau pupuk kandang. Sesudah berusia 2 bulan sampai 3 bulan maka bibit tanaman mangga yuwen telah mempunyai tinggi 40-70 cm. Bibit tersebut telah dapat dijual dengan harga kira-kira Rp 100.000 – Rp 250.000 tiap batang. Selama pembibitan berlangsung 90% dipastikan hidup. Jika terdapat yang mati biasanya lantaran kesalahan okulasi.

Pemeliharaan bibit tanaman mangga yuwen tidak demikian susah. Yang terpenting adalah melakukan penyinaran matahari, penyiraman, dan pemupukan. Jika semua itu dilaksanakan secara baik maka tanaman mangga bisa tumbuh dengan pesat. Dalam jangka waktu 2 tahun setelah bibit mangga ditanam, mangga yuwen telah mulai mengeluarkan bunga. Jika baru pertama kalinya menghasilkan buah, jumlah buahnya kira-kira 60 per pohon.

Setelah panen pertama jumlah buah yang dihasilkannya akan jauh lebih banyak lagi. Jika ditanam langsung di tanah maka ketinggian tanaman mangga yuwen sesudah dewasa dapat mencapai 10-40 meter. Masa produktif mangga ini dapat mencapai 20 tahun. Sesudah itu, jumlah buahnya akan berkurang dan sebaiknya secepatnya digantikan dengan tanaman yang baru.

Masa menghasilkan buah pada tanaman ini umumnya 2 kali dalam setahun. Mangga yuwen mempunyai ukuran buah yang relatif besar dengan rasa daging buahnya yang manis, daging buahnya itu memiliki warna kuning dan kulit buahnya amat mencolok, yakni berwarna merah menyala sehingga menggoda mata yang memandangnya. Maka dari itu mangga asal Taiwan in sangat baik dijadikan tabulampot (tanaman buah dalam pot) sekaligus sebagai tanaman hias di halaman rumah. Biji buahnya termasuk tipis dengan daging buahnya yang nampak tebal serta rasanya yang manis plus lezat.  Membudidayakan mangga ini memiliki prospek yang cerah sekali mengingat pasokannya masih jarang, sedangkan permintaannya tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *