Mangga Okyong, Mangga Unggulan Setahun 3 Kali Berbuah

Mangga Okyong, Mangga Unggulan Setahun 3 Kali Berbuah

Urbanina.com – Mangga okyong merupakan mangga perkenalan dari Thailand. Okyong tergolong salah satu jenis  mangga unggulan yang amat pantas dibudidayakan di halaman rumah atau kebun. Mangga yang berasal dari Negeri Gajah Putih ini bisa menghasilkan buah tiga kali dalam setahun. Bandingkanlah dengan tanaman mangga lainnya kebanyakan yang cuma menghasilkan buah satu kali setahun.

Mangga okyong memiliki struktur buah yang empuk dan nyaris tanpa serat dan bijinya pun amat tipis. Rasa buah mangga inipun spesial. Bila sudah betul-betul matang akan terasa manis, renyah, segar berair, dan menimbulkan bau harum. Inilah yang membuat mangga jenis ini banyak digemari oleh para pecinta mangga. Pemeliharaan mangga okyong tidak jauh berbeda dengan jenis mangga lainnya. Bahkan mangga ini terbilang tidak sulit dalam pemeliharaannya. untuk mencapai buah pertama buah Biasanya memerlukan waktu sekitar 3 tahun setelah tanam bibit dari hasil okulasi.

Mangga Okyong, Mangga Unggulan Bisa 3 Kali Berbuah

Tanaman mangga okyong memiliki percabangan yang kokoh dengan bentuk yang mudah diatur. Buahnya memiliki bentuk lonjong. Daging buahnya lumayan tebal dan warnanya kuning. Ukuran buahnya termasuk sedang dengan panjang sekitar 10-12 cm dan bobot rata-ratanya mencapai 200 gram per buah. Mangga okyong yang benar-benar matang bisa bertahan sekitar 5-7 hari dalam masa penyimpanannya. Disamping dikonsumsi selagi segar, mangga ini banyak dimanfaatkan sebagai bahan utama industri sari buah-buahan.

Tanaman mangga okyong tergolong ke dalam tanaman dataran rendah. Pasalnya tanaman ini bisa tumbuh dan berkembang optimal di lahan/daerah dengan ketinggian sekitar 0-300 meter dpl. Walaupun begitu, tanaman ini pun masih bisa tumbuh hingga ketinggian 1.300 meter dpl. Daerah bercurah hujan kira-kira 750-2.250 mm per tahun dan suhu 24-27°C menjadi lokasi tumbuh yang ideal bagi tanaman buah ini. Jenis tanah yang disenanginya ialah tanah yang memiliki kedalaman air tanah 50-150 cm, pH sekitar 5,5 – 6, drainase yang baik dan tanahnya gembur.

Tanaman mangga yang ditanamnya dekat rumah atau di lahan-lahan sempit lebih baik kerap dilakukan pemangkasanyang memiliki tujuan buat mengatur percabangan tanaman supaya sedap dilihat dan rapi. Pertahanakan ketinggian tajuk tanaman paling banyak setinggi 3 meter supaya batang utama dan akar-akar tidak mudah membesar yang memiliki potensi merusak bangunan di sekelilingnya.

Tanaman yang dipertahankan tidak terus-menerus tumbuh meninggi akan mempermudah waktu panen. Dengan teratur menjalankan pemangkasan supaya pertumbuhan melebar, tidak meninggi. Ketika panen jadi gampang. Tidak perlu mempergunakan tangga atau panjat pohon. Cukup berdiri di atas mobil bak terbuka atau di atas traktor, sudah dapat menjangkau buah.

Pemberian pupuk dilakukan 4 kali dan selangnya 3 bulan. Ukurannya bertambah berdasarkan umur tanaman. Sesudah mencapai tinggi 1 m, bibit tanaman dipangkas pada perbatasan bidang pertumbuhan supaya bisa bercabang banyak. Cabang ini dirawat 2-3 tunas per cabangnya. Pemangkasan diulang setelah cabang baru mencapai panjang 1 m.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *