Jambu Air Black Diamond, Jambu Asal Indonesia Tenar di Mancanegara

Jambu Air Black Diamond, Jambu Asal Indonesia Tenar di Mancanegara

Urbanina.com – Jambu air black diamond merupakan salah satu varietas jambu air yang bisa dijumpai di pasar-pasar swalayan di Korea dan Jepang yang didatangkan dari Taiwan. Penampilan jambu air black diamond amat cantik. Warna merah kehitaman dari buah jambu ini seakan-akan telah menyiratkan manisnya rasa di balik renyahnya daging water apple ini. Rasa buahnya benar-benar manis dan memiliki biji kecil.

Di kalangan pasar internasional secara umum jambu air diketahui dengan julukan Java apple atau water apple. Water apple dapat diartikan buah yang serupa apel namun kaya akan air, sementara itu Java apple sebab berasal dari pulau Jawa. Pada dasarnya jambu air terdiri atas spesies syzygium aquem yang rasanya masam dan syzygium samarangense yang terasa manis.

Jambu Air Black Diamond

Menurut beberapa catatan sejarah, jambu air menyebar ke Taiwan sejak tahun 1941 ketika Jepang telah menginvasi Taiwan (dulunya bernama Formosa). Waktu itu di Ciamis (Jawa Barat) terdapat seseorang keturunan Tionghoa yang mempunyai sahabat yang tinggalnya di Taiwan. Selanjutnya orang Ciamis itu pindah ke Taiwan dan membawa serta bibit tanaman jambu air, beberapa waktu sebelum Jepang masuk ke Indonesia.

Varietas jambu air black diamond adalah salah satu inovasi dari jambu air Jawa yang kini sudah menjadi produk unggulan negara Taiwan dan dipasarkan ke berbagai negara. Para pakar menyatakan kalau jambu air black diamond dapat memiliki kualitas baik di Taiwan sebab di sana dikembangkan/dibudidayakan secara benar. Salah satunya adalah dengan memperhatikan habitat tumbuh yang sesuai yaitu di daerah/wilayah dengan kelembaban udara yang tidak begitu tinggi. Bila ditanam di daerah/lahan seperti itu maka buah yang dihasilkannya akan memiliki ukuran besar dengan dagingnya berasa renyah.

Sebagaimana halnya umumnya jambu air, jambu air black diamond akan berkembang maksimal bila dibudidayakan di daerah yang memiliki curah hujan kering (rendah) kira-kira 500 hingga 3.000 mm per tahun dan mengalami musim kemarau lebih dari 4 bulan lamanya. Membudidayakan jambu air di daerah kering akan memproduksi buah yang berukuran besar dan renyah seperti halnya jambu bandar dari Kepulauan Bangka, jambu kelampok camplong dari Madura dan jambu air cincalo gondrong yang dikembangkan di Desa Gondrong (Tangerang).

Jambu air black diamond menyenangi tanah subur yang memiliki banyak kandungan bahan organik dengan kadar keasaman tanah (pH) sekitar 5.5 – 7.5. Keadaan tanah seperti ini bisa didapat dengan memberikan pupuk kandang/kompos yang telah matang pada waktu penanaman dan pemberian pupuk lanjutan di sekitar areal perakaran tanaman. Pada umumnya untuk memperbanyak tanaman jambu air dilakukan dengan cara mencangkok. Kemudian dipelihara/dirawat dengan jalan membungkuskan plastik pada buahnya supaya tidak diserbu lalat-lalat perusak buah. Demikianlah sedikit informasi mengenai jambu air black diamond dan semoga menginspirasi Anda dalam usaha budidaya tanaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *