Durian Musang King Kaki Tiga Lebih Cepat Besar dan Berbuah

Durian Musang King Kaki Tiga Lebih Cepat Besar dan Berbuah

Urbanina.com – Durian Musang King adalah jenis durian yang unik dengan daging buahnya memiliki warna kuning kunyit yang memikat. Di negara asal durian ini yakni Malaysia, tanaman durian musang king mempunyai nama asli mou san wan yang artinya raja kucing. Kabarnya diberi nama musang king sebab durian ini asal mulanya diketemukan di Kelantan di dekat Gua Musang (Kucing). Varietas durian musang king itu sendiri saat ini ada yang berkaki satu (tunggal) atau disebut durian musang king kaki satu, durian musang king kaki tiga dan kaki tujuh.

Beberapa kelebihan dari durian musang king adalah bertekstur lembut, kering, tidak berserat, dan daging buahnya memiliki warna kuning keemasan. Selain itu bijinya kempis dan rasanya manis dengan kombinasi rasa agak-agak sedikit pahit. Karena hal-hal itulah banyak orang yang mengatakan bahwa durian musang king tergolong jenis durian paling baik diantara jenis durian-durian yang lainnya.

Durian Musang King Kaki Tiga [ ]

Sesungguhnya untuk durian musang king kaki tiga, tujuh, lima dan sebagainya memiliki persamaan buah dengan durian yang berkaki tunggal (satu). Adapun yang membedakannya yakni tanaman durian musang king kaki tiga pastinya lebih banyak menyerap unsur hara atau nutrisi dari dalam tanah, tidak demikian halnya dengan durian musang king kaki tunggal. Pasti pohonnya sendiri kelihatan lebih mudah besar (bongsor) dan mudah berbuah. Perakarannya juga lebih kokoh sehingga tidak gampang roboh/tumbang bila terserang angin kencang. Durian musang king ini benar-benar disukai orang-orang khususnya para pecinta buah durian, tidak heran bila buah ini mempunyai nilai ekonomi yang tinggi sehingga merangsang banyak orang untuk membudidayakan tanaman durian unggulan dari Negeri Jiran.

Budidaya tanaman durian ini sebetulnya tidak sukar lantaran untuk jenis tanaman durian pemeliharaannya tidak membutuhkan  perawatan tersendiri. Tanaman durian ini bisa tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 1000 m dpl. Tanaman ini hidup optimal di daerah yang memiliki curah hujan cukup tinggi atau dengan kata lain beriklim basah. Apabila ditanam di tanah yang subur, lembab, gembur, dan kedalaman air tanahnya juga tidak melebihi dari 1 meter.

Pemeliharaan tanaman durian mencakup pemangkasan, penyemprotan, pemupukan, dan penyiraman. Berilah pupuk NPK sesudah tanaman durian berusia 3 bulan sesudah ditanam dan dilakukan secara teratur tiap 4 bulan sekali sampai tanaman durian itu berumur 3 tahun. Boleh juga diselingi dengan pemberian pupuk kandang atau pupuk kompos. Penyiraman harus dilakukan dengan rutin sebab tanaman durian memerlukan air yang banyak untuk mendukung pertumbuhannya tetapi tidak boleh terlalu lama tanah tergenang air. Pembuatan drainase atau saluran air sangatlah diperlukan supaya air tidak menggenangi atau membanjiri bedengan tanaman.

Sebaiknya penyemprotan dan pemangkasan cabang dilakukan dengan cara berkala. Penyemprotan dilakukan supaya pertumbuhan tanaman jadi sehat dan terlepas dari serangan cendawan atau serangga. Saat musim hujan tiba sebaiknya dilakukan pemangkasan supaya tumbuh tunas-tunas yang baru. Sesudah tunas-tunas baru itu berumur 2 bulan maka tanaman itu telah dapat diokulasi (dicangkok).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *