Durian Matahari, Durian Lokal Terkenal Kelezatannya

Urbanina.com – Aroma durian yang menyengat menimbulkan sebagian orang tidak suka menyantapnya. Padahal, buah ini tersohor amat lezat hingga dijuluki Raja Buah atau King of Fruits. Malah tidak sedikit orang yang masih memburu durian walau harganya terbilang tidak murah. Tetapi, tidak banyak orang yang mengetahui kalau terdapat beragam varietas durian di dunia, durian matahari adalah salah satunya.

Di Indonesia penamaan durian biasanya disesuaikan dengan daerah tempat tumbuhnya. Ada durian Palembang, durian Medan, dan durian Lampung. Cuma beberapa jenis unggul yang diberi nama cukup unik, seperti durian matahari dari Bogor, durian bokor dari Majalengka, durian petruk dari Jepara, dan lain sebagainya.

Durian Matahari [[ ]]

Berikut ini beberapa jenis durian, selain durian matahari  yang terkenal di Indonesia lantaran kelezatannya.

Durian Petruk

Durian yang berasal dari Japara (Jawa Tengah) ini mempunyai buah yang bentuknya bulat telur dan berwarna hijau kekuningan. Duri pada kulitnya berupa kerucut kecil yang rapat. Buahnya seukuran kelapa gading dengan tampilan amat menarik berbobot buah 1 – 2,5 kg. Daging buahnya sedikit tebal, mengandung lemak, warnanya kuning, tekstur daging buahnya sedikit lembek, seratnya halus dengan bau yang tidak terlalu tajam.

Durian Sidodol

Buah yang berasal dari Karang Intan (Kalimantan Selatan) ini memiliki bentuk bulat berwarna hijau kekuningan. Duri kulitnya berupa kerucut tumpul yang tersusun rapat. Berat buahnya 1,5 – 2,5 kg. Daging buahnya berwarna kuning mengkilap, tebalnya 1,2 cm, bertekstur halus, sedikit lembek, aromanya harum, dan rasanya manis lezat.

Durian Matahari

Dengan kulit berwarna hijau kecokelatan durian yang berasal dari Cimanggu (bogor) ini mempunyai buah yang berbentuk bulat panjang dengan tebal 0,5 – 1 cm. Duri kulitnya bengkok, jarang, runcing dan cukup besar. Berat buahnya sekitar  2 – 3,5 kg. Daging buah terasa manis, aromanya tidak menyengat, bertekstur halus, mengandung lemak, tidak berair dan tebal.

Durian Otong

Durian yang berasal dari Parung (Bogor) ini di Thailand diketahui pula sebagai jenis durian montong (golden pillow). Buahnya berbentuk memanjang, sedangkan bagian ujung dan pangkal buahnya lancip. Warna kulit buahnya kekuningan dengan duri menyerupai kerucut kecil berjarak rapat. Buahnya berbobot 2 – 4 kg. Daging buahnya terlihat tebal, tidak berair, minim lemak, teksturnya halus sekali, aromanya tidak terlalu menyengat, dan cita rasanya amat manis.

Durian Bokor

Durian yang juga disebut durian aden ini berasal dari Majalengka (Jawa Barat). Bentuk buahnya bulat panjang berwarna hijau kekuningan. Duri pada kulit buahnya berukuran besar dan jarang susunannya. Berat buahnya sekitar 3-4 kg. Sementara itu daging buahnya berwarna kuning, relatif tebal, tidak berair, aromanya harum, dan sedikit manis.

Durian Hepe

Buah durian dengan bentuk bulat telur ini berasal dari Cileungsi (Jawa Barat) dan warnanya cokelat kekuningan dan tebalnya 0,8-1 cm. Duri kulit buahnya berupa kerucut kecil dengan susunan rapat. Berat buahnya 1,5 – 2 kg. Daging buahnya memiliki warna putih kekuningan, tebal sedikit kering, teksturnya halus, mengandung lemak, beraroma tajam, dan rasanya manis.

Durian Sukun

Dengan buahnya berwujud bulat panjang dengan warna kekuningan, durian yang berasal dari Karanganyar (Jawa Tengah) ini lumayan digemari. Duri pada kulit buahnya membentuk kerucut berukuran kecil dan tersusun rapat. Berat buahnya sekitar 1,5 – 2,5 kg. Daging buahnya amat tebal, tidak berarir, mengandung lemak, teksturnya halus, berwarna putih kekuningan, beraroma harum, dan manis rasanya.

Demikian beberapa jenis durian lokal dari jenis varietas unggul yang terkenal kelezatannya. Penasaran ingin mencicipi kelezatan durian matahari?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *