Belimbing Dewi, Manis Rasanya Besar Untungnya

Belimbing Dewi, Manis Rasanya Besar Untungnya

Urbanina.com – Belimbing adalah salah satu buah yang telah familiar di telinga masyarakat Indonesia. Bentuknya unik sehingga dijuluki star fruit atau buah bintang lantaran berbentuk mirip bintang bila dibelah menjadi 2 bagian dengan cara horizontal. Belimbing dewi atau dalam bahasa Latin dinamakan Averrhoa carambola adalah salah satu diantara tanaman buah lokal yang amat laris. Walau lokal, harga buah belimbing dewi tidak boleh dipandang sebelah mata karena nyaris setara dengan harga buah impor kebanyakan.

Di Indonesia banyak tumbuh tanaman ini. Masyarakat banyak menikmati buahnya, tetapi masih kurang dalam memanfaatkannya. Buah belimbing kesukaan orang Eropa ini malahan diekspor secara besar-besaran oleh Malaysia, padahal bisa sekali dibudidayakan di Indonesia. Belimbing dewi adalah salah satu varietas belimbing unggulan. Belimbing ini banyak hidup subur di Indonesia dan mempunyai rasa manis yang menyegarkan. Kesegaran buah belimbing dewi diperoleh dari banyaknya air yang terkandung di dalamnya sehingga dapat menghapus rasa haus.

Belimbing Dewi []

Disamping manis rasanya ternyata buah belimbing dewi bisa mengurangi kadar kolestrol, menstabilkan tekanan darah (mengurangi tekanan darah tinggi), menngatasi batuk, sakit tenggorokan, demam, dan diabetes (kencing manis). Tanaman belimbing pada intinya sangat mudah ditanam/dibudidayakan di dalam pot sebagai tabulampot (tanaman buah di dalam pot). Buah belimbing lokal ini menjadi favorit para pecintanya meskipun harganya cukup mahal. Buah belimbing dewi mempunyai rasa yang amat manis dan mempunyai kadar air yang lebih banyak ketimbang jenis belimbing yang lainnya. Bobot tiap-tiap buahnya dapat mencapai seberat 250-500 gram.

Tanaman belimbing dewi mempunyai buah dengan ukuran besar berwarna orange cerah. Sementara itu sayap buahnya berukuran lebar dengan tepiannya mempunyai warna hijau. Tanaman belimbing dewi dapat tumbuh sampai ketinggian 5 – 10 meter dengan diameter batangnya hingga 30 cm dan mempunyai banyak cabang. Daun tanaman belimbing dewi adalah daun majemuk yang panjangnya dapat mencapai 50 cm, daunnya berbentuk elips dengan ujungnya yang lancip. Setiap daun panjangnya sekitar  1,75 – 9 cm dan lebarnya  1,25 – 4,5 cm. Bunga tanaman belimbing dewi memiliki warna merah muda yang muncul di ujung dahan.

Tanaman belimbing dewi dapat tumbuh subur di daerah berketinggian 300 – 400 meter dpl dengan curah hujannya tergolong tinggi. Tanaman ini menyenangi tanah yang gembur dan subur serta mempunyai drainase yang bagus. Tanaman belimbing yang dikembangbiakkan oleh kebun bibit PT Dewi Jaya untuk pertama kalinya ini dapat tumbuh di lahan/area perkebunan ataupun di dalam pot.

Untuk budidaya di lahan kebun, lubang tanam harus dibuat dengan ukuran 50 x 50 x 50 cm. Lubang tersebut dibiarkan selama 2 – 4 minggu supaya mendapatkan angin dan sinar matahari. Pisahkan sebagian tanah galian sewaktu membuat lubang tanah untuk dicampurkan bersama pupuk kandang dan pupuk NPK dengan perbandingan 20-10-10.

Sesudah dibuat campuran tersebut lalu dimasukan ke dalam lubang tanah yang telah dibiarkan selama 2 – 4 minggu. Bibit tanaman belimbing dapat segera ditanamkan. Tanaman belimbing ini memerlukan air yang banyak sehingga pasokan air mesti selalu terpelihara tetapi tidak boleh hingga menggenang. Tanaman belimbing ini dapat dipanen saat berumur 3 – 4 tahun.

Apabila Anda ingin membudidayakan tanaman belimbing dewi di dalam sebuah pot sebaiknya mempergunakan pot dengan diameter minimal 60 cm dengan media tanamnya berupa tanah humus. Lakukan penyiraman 1 kali sehari dan berikan pupuk NPK daun 1 bulan sekali.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *