Tips Menanam Cabai Di Dalam Ruangan

Tips Menanam Cabai Di Dalam Ruangan

Urbanina.com – Cabai adalah salah satu bumbu yang wajib ada di setiap dapur masyarakat Indonesia. Ada banyak varietas cabai yang biasa kita jumpai di pasaran. Varietas cabai tersebut tentunya memiliki rasa pedas yang berbeda-beda. Meskipun demikian tips menanam cabai dengan varietas yang berbeda tidaklah jauh berbeda. Hampir semua jenis cabai bisa ditanam dengan cara yang sama. Cabai adalah tanaman yang memiliki perakaran yang dangkal sehingga cocok ditanam didalam pot, juga bisa ditanam secara hidroponik maupun organik. Cabai dapat tumbuh baik diiklim tropis, tahan ditanam diluar ruangan maupun didalam ruangan. Jika Anda tertarik untuk menanam cabai dalam pot maupun secara hidroponik didalam ruangan ada bebrapa tips menanam cabai yang bisa disimak.

tips menanam cabai

  • Mulailah Menanam Diluar Ruangan

Sebelum menanam tanaman cabai didalam pot dan diletakkan dalam ruangan, ada baiknya tanaman cabai ditanam dan dimulai dengan pembibitan diluar ruangan. Hal ini dikarenakan cabai memerlukan suhu yang hangat dan cukup sinar matahari. Setelah tanaman cabai tumbuh cukup besar maka tanaman cabai bisa dipindahkan kedalam ruangan.

  • Gunakan tanah organik

Kualitas cabai organik diyakini lebih baik daripada cabai yang ditanam secara konvensional menggunakan pupuk kimia. Agar dapat tumbuh lebih sehat dan kandungan nutrisinya tinggi, cabai bisa ditanam pada sebuah pot yang telah diisi dengan tanah organik atau potting soil. Tanah organik adalah tanah yang dicampur dengan pupuk kompos dengan perbandingan 1 : 1. Tips menanam cabai dengan metode hidroponik adalah dengan menggunakan media tanam yang sesuai dengan tanaman cabai dan pastikan tanaman mendapatkan cukup nutrisi.

  • Bersihkan tanaman saat dipindahkan

Saat tanaman akan dipindahkan ke dalam ruangan, bersihkan tanaman dengan membasuh daunnya dari debu dan kotoran. Lakukan hal tersebut secara rutin 2 – 3 dalam seminggu. Proses pembasuhan tersebut juga sekaligus dilakukan untuk menyirami tanaman supaya tidak kekurangan air. Perlu diketahui bahwa tanaman cabai yang ditanam didalam ruangan membutuhkan lebih sedikit air dibandingan dengan cabai yang ditanam diluar ruangan.

  • Letakkan ditempat yang cukup cahaya

Seperti saat ditanam diluar ruangan, tanaman cabai yang dipindahkan kedalam ruangan juga harus diletakkan diruang yang mendapatkan cukup cahaya. Letakkan pot ditempat yang dekat dengan jendela agar tanaman mendapatkan cukup cahaya matahari, jika tidak gunakan lampu atau penerangan lain untuk mencukupi kebutuhan cahayanya.

  • Petik cabai yang sudah matang

Tanaman cabai yang sudah menghasilkan buah dan telah masak bisa dipetik dan digunakan untuk keperluan memeasak. Tanaman cabai akan tetap menghasilkan cabai jika buahnya dipetik asalkan tanaman tetap dirawat dan dijaga dengan baik. Pemberian pupuk organik pada tanah setelah satu bulan penanaman bisa meningkatkan kesuburan tanah dan menjaga agar tanaman tetap mendapatkan cukup nutrisi.

  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak dan binatang

Tanaman cabai rentan mengalami kerusakan dan buahnya yang terasa pedas membuatnya harus dijauhkan dari jangkauan anak-anak dan binatang peliharaan. Letakkan tanaman ditempat yang aman dan jagalah dalam keadaan yang baik. Jika anak sudah mengerti dan sudah cukup besar maka beritahukan bahwa cabai tidak bisa digunakan untuk bermain dan sebaiknya tidak menyentuhnya karena bisa mengakibatkan iritasi pada tangan dan anggota tubuh lainnya.

Inti dari tips menanam cabai didalam ruangan ini membutuhkan sedikit perawatang ekstra. Jangan lupa untuk selalu membersihkan dan mencuci tangan setelah menyentuh cabai yang dipetik karena bisa saja Anda lupa menyentuh bagian tubuh lainnya seperti mata dan hal tersebut bisa menimbulkan rasa perih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *