Sistem Hidroponik NFT Cocok Untuk Bisnis Hidroponik

Urbanina.com – Mengapa sistem hidroponik NFT cocok untuk bisnis hidroponik? Sebelum menjawab pertanyaan itu, mari kita ulas sedikit tentang bisnis hidorponik. Akhir-akhir ini bisnis hidroponik sering diberitakan di majalah pertanian yang mana bisnis tersebut menjadi bisnis yang untungnya atau profitnya tidak diduga-duga sebelumnya. Banyak petani hidroponik yang meraup untuk jutaan karena ketelatenannya. Bahkan angka omset petani hidroponik yang diberitakan tersebut tidak main-main. Ada yang omset bsnis hidroponiknya mencapai 90 juta per bulan. Kurang 10 juta lagi sudah mencapai 100 juta, sebuah angka yang fantastis tentunya jika dilihat dari sumber bisnisnya.

Urbanina.com - Mengapa sistem hidroponik NFT cocok untuk bisnis hidroponik

Lalu, mengapa sistem hidroponik NFT cocok untuk bisnis hidroponik? Kita akan bahas satu persatu melalui artikel ini.

PERTUMBUHAN TANAMAN PESAT

Ternyata, yang menjadi penyebab mengapa sistem NFT cocok untuk bisnis hidroponik adalah karena tanaman atau sayuran yang ditanam pada sistem hidroponik tersebut memiliki pertumbuhan yang pesat. Dapat dikatakan bahwa pertumbuhan tanaman pada sistem hidroponik NFT ini lebih cepat dari pada ditanam di tanah biasa. Tentu hal ini menjadikan produktifitas sayuran meningkat sehingga penjualannya pun ikut meningkat. Dengan begitu, maka petani sayuran hidroponik NFT lebih cepat dan lebih banyak mendapatkan omset besar yang mereka inginkan.

HEMAT AIR

Alasan yang kedua, mengapa sistem hidroponik NFT cocok untuk bisnis hidroponik adalah karena sistem hidroponik NFT mendukung sistem penghematan air. Pasokan air yang digunakan pada sistem NFT jaun lebih bisa dihemat dari pada pada sistem penanaman  tanah biasa. Hal ini tentu berpengaruh pada keuntungan bisnis sayuran hidroponik. Dengan sedikitnya air yang diperlukan, maka cost modal usaha bisnis hidroponik pun bisa di tekan sedemikian rupa. Sehingga, dengan biaya modal yang lebih sedikit serta omset yang besar, akan didapatkan profit atau keuntungan yang lebih besar pula. Oleh karena itu, sistem hidroponik NFT ini sering kita jumpai pada kebun-kebun hidroponik skala industri maupun produksi di daerah tangerang dan sekitarnya.

HEMAT LAHAN

Dan alasan ketiga adalah karena sistem NFT hemat lahan. Dengan sistem NFT ini memang tidak diperlukan lahan yang luas untuk bisa menghasilkan hasil sayuran yang banyak. Apalagi bagi mereka yang membuat lubang tanam pada NFT mereka dengan jarak yang lebih rapat, pasti akan didapatkan lebih banyak sayuran yang bisa dipanen nantinya. Dengan lahan yang tidak terlalu luas, hali ini juga berpengaruh pada cost modal bisnis sayuran hidroponik yang bisa diperkecil sehingga tidak memerlukan modal yang terlalu besar.

Itulah ketiga alasan mengapa bisnis sayuran hidroponik lebih banyak dilakukan dengan sistem NFT. Kalau anda tertarik untuk belajar bisnis sayuran hidroponik dengan sistem NFT ini, silakan ikuti pelatihan hidroponik yang kami adakan di kota tangerang, pada tanggal 17 desember 2017. Untuk mendaftar pelatihan silakan klik link berikut, http://bit.ly/2j1wkc4 lalu isi formulir pendaftarannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *