Pengaruh Cahaya Pada Tanaman Hidroponik dan aquaponik

Pengaruh Cahaya Pada Tanaman Hidroponik dan aquaponik

Urbanina.com – Tanaman adalah salah satu makhluk hidup yang tumbuh dan berkembang dengan dukungan dari beberapa faktor. Salah satu faktor yang menentukan tumbuh kembang tanaman dan tidak dapat dihilangkan fungsinya adalah cahaya. Apa adanya cahaya tanaman tidak akan tumbuh sama sekali yang tidak akan berkembang hingga menjadi besar. Begitu juga jika tanaman tidak mendapat cukup cahaya maka tanaman tidak bisa tumbuh dengan baik. Dalam menanam tumbuhan menggunakan sistem akuaponik maupun hidroponik faktor cahaya harus diperhatikan dengan baik terutama apabila tanaman tumbuh di dalam ruangan atau indoor Plant. Jika anda menanam tanaman di dalam ruangan maka anda harus memilih jenis cahaya dan memperhatikan pengaruh cahaya tersebut terhadap tanaman.

pengaruh cahaya

Bagaimana cara mengetahui kebutuhan cahaya tanaman?

Dalam pertumbuhannya tanaman sangat membutuhkan cahaya terutama untuk melakukan proses fotosintesis dan tumbuh kembangnya Ada hal-hal dasar yang dapat diketahui tentang seberapa banyak tanaman memerlukan cahaya. Mudah saja jika tanaman tidak mendapat cukup cahaya maka tanaman tidak dapat tumbuh dengan baik dan Anda dapat melihat tanda-tandanya seperti daun yang berwarna pucat batang yang lemah maupun pertumbuhan yang lambat. Begitu juga jika tanaman mendapatkan cahaya berlebih Maka Tanaman juga akan menampakan beberapa tanda seperti daun yang mengering ujung yang mengeriting dan batangnya lemah serta terkadang muncul bercak berwarna coklat pada daun. Ini terjadi jika cahaya atau lampu yang digunakan untuk menerangi ruangan di mana tanaman ditanam jaraknya sangat dekat dengan tanaman tersebut.

Bagaimana cara mengatur cahaya yang diperoleh tanaman?

Pengaruh cahaya Memang agak sulit untuk dikontrol terutama jika tanaman ditanam di luar ruangan maka cahaya yang didapat berasal dari matahari yang tidak dapat diukur dan dikontrol. Berbeda halnya dengan tanaman yang ditanam di luar ruangan tanaman yang ditanam di dalam ruangan atau indoor plant lebih mudah diatur kebutuhan cahayanya. Berikut ini adalah tips yang dapat di lakukan untuk mengatur dan mengontrol kadar atau kapasitas cahaya yang diterima oleh tanaman

  • Perhatikan kebutuhan cahaya tanaman itu sendiri. Untuk mengetahui kebutuhan cahaya tanaman Anda dapat melihat label pada kemasan benih. Pada kemasan biasanya tertulis full sun atau partial sun yang artinya tanaman membutuhkan cahaya penuh atau sebagian. Pada tanaman yang memerlukan full sun, artinya jika ditanam dalam ruangan, tanaman memerlukan cahaya sepanjang waktu dan bila tanaman tergolong tanaman dengan kebutuhan partial sun maka ia hanya memerlukan cahaya separuh waktu dan selebihnya biarkan tanaman tinggal dalam gelap.
  • Ukur kebutuhan dan kapasitas cahaya yang dapat diterima oleh tanaman. Biasanya tanaman akan mendapat cukup pengaruh cahaya dari lampu yang memiliki daya 30 hingga 40 watt permeter perseginya. Jadi ingatlah untuk mengukur kebutuhan cahaya tanaman cukup ukur luar kolam dan perangkat yang digunakan dan bukan berpatokan pada luas ruangan yang digunakan.
  • Jangan memberikan cahaya berlebih pada tanaman terutama menggunakan lampu berdaya besar dengan jarak yang begitu dekat. Ukur daya atau kapasitas lampu dan aturlah jaraknya sedemikian rupa agar tanaman tidak kekurangan maupun kelebihan pengaruh
  • Gunakan pencahayaan atau lampu yang hemat energi karena hal ini bisa sangat berguna tidak hanya bagi tanaman tapi bagi para petani atau pembudidaya. Dengan menggunakan lampu hemat energi berarti anda telah membuat perangkat dan perawatan tanaman lebih mudah dikerjakan tentunya dengan biaya yang lebih hemat dan efisien.

Jika anda menemukan tanda-tanda tanaman tidak mendapat cukup cahaya atau berlebihan menerima cahaya, segera atasi dan lakukan perubahan pada pencahayaan yang digunakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *