Pendapatan Hidroponik Industri Dibandingkan Skala Rumahan

Urbanina.com – Keberadaan tanaman hidroponik semakin populerdi temgah-tengah masyarakat. Masyarakat semakin menggemari tanaman ini yang dianggap lebih higienis dan sehat. Peluang usaha untuk bisnis tanaman hidroponik termasuk sangat cerah dan bagus. Budidaya tanaman hidroponik merupakan sebuah pilihan usaha pertanian modern yang memanfaatkan lahan sempit dengan hasil yang menjanjikan sehingga banyak orang yang berminat menekuninya. Pendapatan hidroponik industri yang mencengangkan telah membuka mata masyarakat untuk tidak melewatkan peluang usaha ini.

Peluang untuk berbisbis tanaman hidroponik masih terbuka lebar bagi siapapun dan pastinya amat menguntungkana. Pendapatan hidroponik industri yang diraih oleh para pembudidaya tanaman hidroponik skala industri menunjukkan jika kebanyakan dari mereka memiliki penghasilan per bulan atau per tahunnya sangat fantastis. Memang untuk membangun usaha budidaya tanaman hidroponik skala industri membutuhkan biaya atau modal besar, namun keuntungannya yang akan diraih nanti juga lebih besar dari usaha budidaya tanaman hidroponik skala rumahan atau hobi.

Pendapatan Hidroponik Industri [ ]

Untuk Anda yang sekarang senang bercocok tanam tanaman hidroponik, barangkali pernah terpikirkan untuk menjadikan hobi berkebun ini menjadi sebuah ladang bisnis atau usaha. Pasalnya kebanyakan sayuran yang dibudidayakan dengan cara hidroponik menghasilkan produk pangan yang amat bagus dan berkualitas. Ditambah lagi dengan tingginya permintaan pasar untuk mencukupi kebutuhan konsumen akan sayuran yang bernilai gizi tinggi dan sehat. Benarkah bertanam sayuran hidroponik mempunyai nilai bisnis yang sangat menguntungkan?

Usaha penyediaan pangan, terutama sayuran menjadi suatu bentuk usaha yang tidak pernah ada matinya. Pasalnya setiap hari semua orang pasti membutuhkan sayuran yang segar. Hal ini ditunjang oleh semakin tingginya tingkat kesadaran masyarakat terhadap keberadaan sayuran sehat yang terbebas dari bahan-bahan kimia yang bisa mengancam kesehatan. Sayuran hidroponik sanggup menawarkan solusi untuk bisa memproduksi sayuran bernilai gizi tinggi, higienis, sehat, dan yang terpenting bebas dari racun (zat kimia). Dengan produk sayuran hidroponik yang memiliki kualitas tinggi maka akan bisa meningkatkan daya jualnya pada harga yang lebih tinggi ketimbang nilai jual produk sayuran biasa.

Sebagai gambaran untuk melihat betapa besarnya pendapatan hidroponik industri yang dikantongi oleh kalangan pembudidaya tanaman hidroponik skala industri, kita akan menganalisa usaha budidaya selada hidroponik dalam skala rumahan. Dalam keadaan pasar saat ini harga jual selada yang ditanam denga cara hidroponik mempunyai nilai jual yang relatif tinggi yaitu sekitar Rp. 40.000 – Rp. 80.000. Nilai jual akan semakin tinggi saat konsumennya ialah restoran kelas atas atau hotel berbintang yang mementingakan kualitas dan produk sayuran itu bisa memenuhi syarat standar yang ditetapkan mereka. Jika Anda adalah salah seorang pembudidaya sayuran hidroponik memiliki keinginan untuk merambah ke dunia bisnis budidaya sayuran hidroponik, maka berikut kami berikan analisa usaha bisnis budidaya sayuran hidroponik skala rumahan, sekedar contoh saja.

Pendpatan Hidroponik Industri - Analisa Usaha

Di dalam analisa usaha tersebut di atas disebutkan jika dalam lahan 500 m2 kita akan mempunyai jumlah tanaman sebanyak 14.400 tanaman. Dengan jumlah tanaman sebanyak itu, maka tanaman selada akan menghasilkan kira-kira 760 kg dalam 1 kali masa panen. Bila harga per kg tanaman selada hidroponik itu Rp. 40.000 maka kita akan memperoleh income Rp. 30.400.000. Setelah pendapatan sebesar Rp. 30.400.000 dikurangi dengan adanya biaya produksi sehingga kita akan memperoleh laba (keuntungan) sebesar Rp. 7.063.667 dalam 1 kali masa panen. Nah, kalau pendapatan hidroponik industri akan jauh lebih besar karena populasi/jumlah tanaman yang dibudidayakannya juga lebih besar/banyak lagi.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *