Nutrisi Nitrogen Dalam Sistem Hidroponik

Nutrisi Nitrogen Dalam Sistem Hidroponik

Urbanina.com – Nitrogen adalah salah satu unsure hara yang terpenting yang dibutuhkan tanaman jika merujuk pada sistem NPK (Nitrogen, fosfor, dan kalium). Nitrogen memiliki banyak peranan dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Tanpa adanya nutrisi nitrogen, tanaman tidak dapat bertahan hidup dan tumbuh dengan normal. Untuk mengetahui bagaimana peranan nutrisi nitrogen dalam sistem hidroponik, simak penjelasan berikut ini.

nutrisi nitrogen

Perbedaan Nutrisi Nitrogen Hidroponik VS Konvensional

Mungkin sebagian orang berpikir bahwa senyawa nitrogen yang ditambahkan pada sistem hidroponik sama dengan nitrogen yang diberikan pada tanaman yang ditanam pada tanah. Pendapat ini bisa dikatakan keliru karena suplemen atau pupuk nitrogen yang diberikan pada tanaman yang tumbuh secara hidroponik dengan tanaman yang tumbuh di tanah jelas berbeda. Untuk mengetahui perbedaannya maka sebelumnya terlebih dahulu anda harus mengetahui bentuk-bentuk senyawa nitrogen yang ditambahkan pada media tanam.

Pada dasarnya ada dua jenis senyawa nitrogen yang dijadikan pupuk dalam sistem tanam, yakni dalam bentuk nitrat (NO3) dan ammonia (NH4). Kedua jenis senyawa ini tentu saja berbeda. Senyawa nitrat dibutuhkan tanaman untuk menjalankan proses metabolism dalam tubuhnya sementara ammonia jika terserap dalam tubuh tanaman dapat menyebabkan keracunan. Oleh sebab itu nitrogen yang diberikan pada tanaman hidroponik selalu dalam bentuk nitrat dan bukan ammonia karena ammonia akan langsung terserap tanaman dan menyebabkan kematian. Lalu mengapa ammonia misalnya dalam bentuk pupuk urea dapat ditambahkan pada tanah? Hal ini disebabkan karena dalam tanah terdapat bakteri yang dapat mengubah senyawa ammonia menjadi senyawa nitrat, dan bakteri ini tidak ditemukan dalam media tanam hidroponik. Adapun jumlah nitrogen maksimal yang dapat ditoleransi oleh tanaman adalah 250 ppm dalam bentuk senyawa nitrat.

Peran Nutrisi Nitrogen Bagi Tanaman

Nitrogen memegang paranan penting bagi tanaman dan merupakan unsure yang mutlak ada dalam suatu sistem tanam tak terkecuali dalam sistem hidroponik. Beberapa peranan nitrogen yang mendasar pada tanaman antara lain sebagai berikut

  • Mendukung pertumbuhan batang dan daun serta memberikan warna hijau pada daun
  • Merupakan bahan dasar penyusun asam amino dalam tumbuhan serta berperan dalam pembentukan klorofil atau zat hijau daun pada tumbuhan.
  • Memaksimalkan penyerapan nutrisi lain yang dibutuhkan oleh tanaman.

 

Tanda-tanda Defisiensi Nitrogen

Meskipun nitrogen adalah salah satu unsur vital yang dibutuhkan tanaman, tanaman bisa saja mengalami defisiensi atau kekurangan nutrisi. Berikut ini adalah gejala-gejala yang muncul apabila tanaman mengalami defisiensi nitrogen

  • Daun yang menguning bukan karena tua. Nitrogen berperan dalam pembentukan klorofil atau zat hijau daun sehingga jika tanaman kekurangan nitrogen, daunnya akan menguning karena terjadi hambatan saat pembentukan klorofil.
  • Pertumbuhan yang lambat dan batang yang tumbuh pendek. Batangnya tidak dapat membesar.
  • Berkurangnya pertumbuhan bunga, buah, tunas dan buah yang berukuran kecil

Cara Mengatasi Defisiensi Nitrogen

Jika anda menemukan tanda-tanda defisensi tersebut ada baiknya jika segera ditangani. Untuk mengatasi hal tersebut maka suplementasi nitrogen diperlukan oleh tanaman. Anda dapat menambahkan nutrisi nitrogen dalam bentuk senyawa atau pupuk nitrat dan jangan pernah gunakan pupuk urea atau ammonia pada sistem hiroponik. Berikan nutrisi secara seimbang dan kadar nitrogen yang diberikan sebaiknya jangan melebihi 250 ppm karena hal tersebut dapat menyebabkan masalah lain bagi tumbuhan. Saat menanam tanaman dengan menggunakan metode hidroponik pastikan semua nutrisi terjaga dengan baik dan diberikan secara teratur dengan kadar yang benar. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *