Mengenal Fungsi Perlite Sebagai Media Tanam Hidroponik

Mengenal Fungsi Perlite Sebagai Media Tanam Hidroponik

Urbanina.com – Sesungguhnya apa fungsi perlite pada budidaya tanaman dengan sistem hidroponik? Pada budidaya tanaman dengan sistem hidroponik, media tanamnya tersebut tidak berfungsi untuk media tumbuh tanaman sebab media tumbuh tanaman hidroponik adalah air itu sendiri yang dicampur dengan cairan nutrisi. Dengan demikian media tanam pada sistem hidroponik lebih berperan sebagai sarana cengkraman bagi akar supaya tanaman bisa berdiri dengan kuat.

Nah, karena gunanya cuma sebagai media cengkraman akar, jadi media tanam pada sistem hidroponik mesti merupakan media tanam yang steril. Steril di sini artinya bersih dan bebas dari bakter/jamur maupun unsur hara terlarut. Apabila media tanam hidroponik tersebut tidak ada dalam keadaan yang steril, maka akan menjadi penyebab berkembangnya bakteri penyakit yang merugikan dan menimbulkan efek pada daya penyerapan akar.

Fungsi Perlite Sebagai Media Tanam Hidroponik

Perlite merupakan media yang langsung diperoleh dari alam karena berasal dari batuan gunung berapi. Perlite adalah batuan yang mempunyai rongga-rongga udara cukup besar sehingga dapat menyimpan air dan oksigen dengan relatif baik. Namun untuk bisa dimanfaatkan sebagai media tanam hidroponik mesti melalui proses pengolahan yang lumayan panjang sehingga harganya relatif lebih mahal daripada jenis media tanam hidroponik yang lainnya.

Sebelum kita mengulas tentang fungsi perlite, ada baiknya mengenal terlebih dulu ciri-ciri perlite. Pada umumnya ciri perlite secara fisik yaitu berwarna putih. Mempunyai kepadatan lebih kurang 1100kg/m3 pada perlite mentah, sedangkan untuk perlite yang telah mengembang mempunyai kepadatan 30-180kg/m3.

Fungsi perlite cukup banyak. Saat ini perlite telah banyak dipergunakan dalam berbagai bidang, diantaranya:

Penerapan pada bidang konstruksi/bangunan : Isolasi suhu rendah pada campuran produk beton ringan (lightweight concrete), cold box of oxygent plant, amonia tank, nitrogen tank, oxygent tank, ethylene tank, cryogenic tank, ethylene tank, oxygent tank, nitrogen tank, amonia tank, cold box of oxygent plant, beton ringan (lightweight concrete), dan sebagainya. Dalam konstruksi dan bidang manufaktur, dipergunakan dalam filter aid, langit-langit ubin, isolasi ringan plester dan mortir.

Penerapan pada bidang hortikultura : Sebagai campuran pada green house, aplikasi landcaping, media tanam dan sebagainya. Dalam hortikultura dimanfaatkan untuk menghasilkan campuran media yang lebih gampang buat pertukaran udara, namun masih mempunyai sifat-sifat retensi air yang baik, yaitu mempunyai sifat porous (mengalirkan air sehingga tidak becek) tetapi juga memiliki sifat menyerap air yang membuat media ini sangat baik untuk media hidroponik.

Penerapan pada bidang industri : Penyaring pada industri kimia, industri makanan/minuman dan filter aid untuk water treatmen. Perlite banyak dipergunakan juga sebagai slag remover pada industri baja. Karena kemampuannya untuk menyerap cairan Digunakan juga di industri pengering dan pewangi karena kemampuannya dalam menyerap cairan.

Kelebihan perlite yang paling utama ialah sebagai penyimpan nutrisi makanan tanaman, terutama tanaman hias. Ketika kita menyiram tanaman hias dengan pupuk alhasil nutrisi pupuk tersebut akan diserap oleh perlite untuk selanjutnya dikeluarkan dengan pelan-pelan. Selain itu perlite juga bagus untuk menanam dan perkecambahan bij serta umbi, aerasi untuk akar, dan menyimpan oksigen dan sebagainya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *