Menanam strawberry dengan sistem hidroponik

Menanam strawberry dengan sistem hidroponik

Urbanina.com – Menanam strawberry dengan sistem hidroponik menjadi asyik jika kita tahu caranya. Siapa yang tidak kenal buah yang satu ini? Strawberry banyak digemari karena rasanya yang manis dan cocok dijadikan bahan membuat aneka makanan seperti es krim, selai, permen, jus dan lain sebagainya. Strawberry kaya vitamin dan mineral serta antioksidan yang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh sekaligus menjaga tubuh tetap awet muda. Selain itu saat ini strawberry juga banyak digunakan sebagai perawatan kulit dan gigi. Ya, strawberry dapat membuat gigi anda menjadi lebih putih jika rutin dikonsumsi.

Saat ini masyarakat berpikir bahwa strawberry sulit ditanam dan hanya dapat dibudidayakan oleh para petani. Akan tetapi ternyata strawberry dapat ditanam di rumah anda jika lingkungan sekitar rumah anda berhawa cukup sejuk karena tanaman ini dapat tumbuh antara suhu 17 hingga 23 derajat celcius. Strawberry dapat ditanam di area halaman rumah atau dipekarangan dengan menggunakan metode hidroponik yang tidak menggunakan tanah sebagai media tanamnya. Untuk mengetahui lebih jelas tentang bagaimana cara menanam strawberry dengan cara hidroponik sederhana , ikuti langkah berikut ini :

strawberry

  1. Persiapan alat dan bahan

Menanam strawberry dapat dilakukan dengan metode hidroponik jika alat dan bahan tersedia. Beberapa alat dan bahan yang diperlukan dalam menanam strawberry dengan metode ini antara lain :

  • Wadah tanam, dapat berupa pot atau polybag
  • Media tanam berupa sekam atau cocopeat 100%.
  • Benih strawberry yang dapat diperoleh dari toko atau online shop yang menjual bibit atau benih tanaman.
  • Nutrisi hidroponik dapat menggunakan nutrisi siap pakai seperti AB MIX misal growmax.

 

  1. Penyemaian Benih

Menyemai benih strawberry membutuhkan ketekunan dan ketelitian karena strawberry adalah tanaman yang hanya dapat tumbuh di area tertentu dengan iklim yang sejuk. Untuk menyemai benihnya ikuti tips berikut ini

  • Sebelum proses persemaian, benih yang diperoleh harus disimpan dalam pendingin atau kulkas selama dua minggu.
  • Setelah dua minggu benih dapat disemai pada suatu wadah plastik yang bertutup dan telah dibersihkan sebelumnya. Letakkan beberapa helai tissue yang telah dibasahi dengan air mineral pada wadah tersebut dan letakkan benih dengan jarak tertentu secara teratur. Letakkan wadah benih tersebut ditempat yang sejuk dan terhindar dari sinar matahari. Tanaman strawberry akan berkecambah setelah dua minggu dan dapat dipindahkan pada media tanam setelah daun mulai tumbuh subur.
  • Selain menggunakan wadah atau kotak plastik, benih strawberry dapat disemai pada sekam yang dibasahi dan kenudian diletakkan dalam polybag yang disimpan di tempat sejuk. Bibit akan tumbuh setelah dua minggu, baru tanaman dapat dipindahkan.

 

  1. Transplantasi tanaman

Tanaman strawberry dapat ditransplantasikan atau dipindahkan ke media hidroponik setelah beberapa minggu pertumbuhan. Jika akar telah terbentuk dengan sempurna maka tanaman dapat dipindahkan pada media hidroponik yang talh diletakkan dalam pot. Media tanam yang direkomendasikan untuk menanam strawberry adalah cocopeat 100%. Cocopeat adalah media tanaman yang terbuat dari serbuk kulit kelapa dan dapat diperoleh dengan mudah di toko yang menjual alat dan bahan pertanian. Cabut tanaman dengan hati-hati dan jangan sampai akarnya mengalami kerusakan. Bersihkan akarnya lalu letakkan bibit strawberry pada media tanam cocopeat yang telah disiapkan sebelumnya. namun kami pernah juga mencoba menanam menggunakan media hidroton juga bisa.

 

  1. Pemberian nutrisi dan perawatan

Sirami tanaman dengan air dan nutrisi yang telah diramu sebelumnya dan sebaiknya jangan berikan tanaman nutrisi sebelum dua minggu tanaman dipindahkan ke media tanam. Pastikan nutrisi dilarutkan dengan takaran yang benar dan larutan ini dapat diberikan pada tanaman dengan cara drip atau sistem tetes menggunakan timer dan selang otomatis maupun diberikan secara manual yakni menyiram cocopeat dengan larutan nutrisi. Setelah itu pertumbuhan tanaman harus selalu diperhatikan dan dijaga nutrisinya. Tanaman dapat dipanen jika buah sudah berwarna merah dan tanaman dapat menghasilkan buah strawberry berkali-kali.

Memang menanam strawberry tidak semudah menanam tanaman lain seperti sayuran namun hasil yang dihasilkan akan sangat memuaskan karena anda dapat menumbuhkan tanaman strawberry anda sendiri. Selamat mencoba.

 

Semoga menginspirasi

www.urbanina.com

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *