Bisakah Menanam Brokoli dan Kol Dengan Metode Hidroponik?

Bisakah Menanam Brokoli dan Kol Dengan Metode Hidroponik?

Urbanina.com – Anda yang hobi berkebun mungkin sering bertanya-tanya, Apakah bisa metode hidroponik diaplikasikan untuk menanam tanaman sayur selain sayuran berdaun. Jawabannya bisa saja, karena hampir semua tanaman dapat ditanam dengan metode ini asalkan semua faktor pendukungnya terpenuhi. Beberapa tanaman sayur yang mungkin jarang dibudidayakan dengan metode hidroponik adalah sayuran kubis kubisan atau dari famili brassicaceae termasuk kol, brokoli maupun kembang kol. Jenis tanaman tersebut sebenarnya dapat dibudidayakan dengan metode hidroponik dan hasilnya lebih baik daripada penanaman sistem konvensional. Setidaknya ada 4 faktor utama yang harus dipenuhi saat menanam Kol atau brokoli dengan metode hidroponik antara lain

metode hidroponik

  1. Faktor temperatur

Perlu diketahui bahwa tanaman brokoli dan tanaman lainnya dari famili brassicaceae hanya dapat tumbuh pada lingkungan dengan temperatur yang sejuk atau dengan iklim  pada daerah dengan ketinggian tertentu. Meskipun demikian brokoli dan sejenisnya dapat ditanam di dataran rendah tentunya dengan menggunakan green house atau ditanam di dalam ruangan yang suhunya telah disesuaikan dengan suhu optimal pertumbuhannya. Petani dapat menggunakan air conditioner atau pendingin ruangan untuk mengontrol temperatur tanam yang dibutuhkan.

  1. Faktor cahaya

Setelah faktor temperatur atau suhu faktor lainnya yang harus diperhatikan adalah faktor cahaya. Brokoli adalah salah satu jenis tanaman yang menyukai cahaya. Setidaknya brokoli memerlukan 16 jam pencahayaan dan 8 jam gelap untuk mendukung pertumbuhannya sehingga dalam membudidayakan brokoli dengan metode hidroponik di dalam ruangan pencahayaan harus diatur sebaik mungkin. Anda dapat meletakkan beberapa buah lampu yang hemat energi dalam green house atau dalam ruangan untuk mendukung pencahayaan sistem dan sebaiknya jarak antara lampu dengan tanaman tidak kurang dari 6 inci. Pencahayaan buatan tersebut akan mempengaruhi proses fotosintesis dan tentunya mempengaruhi pertumbuhan tanaman.

  1. Faktor nutrisi

Faktor lainnya yang juga berpengaruh terhadap pertumbuhan brokoli adalah faktor nutrisi. Tanpa adanya nutrisi yang baik dan tercukupi tanaman tidak dapat tumbuh dengan optimal. Oleh sebab itu gunakan nutrisi khusus hidroponik sesuai takaran dan pemberian yang dianjurkan. Sebagai catatan tanaman brokoli juga menyukai suplementasi atau tambahan vitamin B yang akan mendukung pertumbuhannya.

  1. Faktor aliran air

Faktor aliran air atau irigasi adalah faktor yang juga mempengaruhi pertumbuhan brokoli. Perlu diketahui bahwa brokoli memiliki perakaran yang tidak terlalu suka kondisi basah sehingga ada baiknya dalam menanam brokoli atau kol dengan sistem hidroponik petani atau pembudidaya memilih media yang memiliki porositas yang cukup besar. Media yang dapat digunakan untuk menanam brokoli dan memiliki porositas yang cukup tinggi agar air dapat kembali mengalir ke dalam tandon dengan cepat diantaranya adalah hidroton, kerikil maupun pecahan Genting atau Gravel. Metode penanamannya juga memerlukan pemilihan yang khusus dan sebaiknya dalam menanam brokoli dengan sistem hidroponik gunakan sistem drip atau sistem tetes sistem Wick atau sistem sumbu. Dengan metode tersebut maka akan memiliki kesempatan untuk mengikat oksigen dengan lebih baik dan terjaga dalam kondisi yang tidak selalu basah Hal ini dapat menghindari pembusukan akar pada tanaman.

Memang menanam brokoli dan jenis tanaman kubis lainnya cukup merepotkan apabila menggunakan sistem hidroponik namun hasilnya akan sangat memuaskan jika semua faktor terpenuhi dengan baik. Apalagi brokoli adalah salah satu jenis sayuran dengan harga yang cukup mahal dan banyak dibutuhkan oleh pasar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *