Menentukan Lokasi Tanam Kebun Hidroponik dan Aquaponic

Menentukan Lokasi Tanam Kebun Hidroponik dan Aquaponic

Urbanina.com – Saat ini ada banyak cara untuk menanam tanaman Budi daya, beberapa diantaranya adalah dengan menggunakan sistem aquaponic dan hidroponik. Kedua sistem ini tidak jauh berbeda karena keduanya sama-sama tidak menggunakan tanah, akan tetapi perbedaannya hanya terletak pada nutrisi yang digunakan dalam menanam tumbuhan. Lokasi tanam pun juga bisa lebih fleksibel. Pada sistem hidroponik nutrisi diberikan langsung pada air dengan takaran tertentu dan berasal dari nutrisi yang telah diramu secara kimia sementara dalam sistem aquaponik nutrisi tidak diberikan oleh pembudidaya melainkan berasal dari sisa makanan dan kotoran ikan.

lokasi tanam

Sebelum membangun perangkat aquaponik maupun hidroponik ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, diantaranya adalah memilih lokasi tanam yang cocok untuk menanam atau membangun perangkat tersebut. Lokasi tanam juga berpengaruh terhadap hasil panen tanaman oleh karena itu perlu diperhatikan dengan baik. Lalu, dimanakah sebenarnya lokasi tanam yang sesuai untuk membangun perangkat tanam hidroponik dan aquaponik? Simak penjelasan berikut ini.

  • Tentukan tujuan penanaman

Lokasi membangun perangkat tanam dan menanam pertama kali harus sesuai dengan tujuannya. Apakah perangkat dibangun hanya untuk skala kecil atau hobi maupun skala besar untuk tujuan komersil. Jika Anda ingin membangun perangkat skala kecil maka Anda dapat membuatnya diruang terbuka dihalaman belakang atau samping rumah Anda atau bahkan dalam ruangan. Letakkan perangkat disudut ruang dimana perangkat tidak mengganggu mobilitas keluarga dalam rumah dan sebaliknya tanaman tidak terganggu oleh faktor lainnya. Untuk skala yang cukup besar maka banyak hal lain yang juga perlu diperhatikan dalam membangun suatu sistem tanam.

 

  • Sisi rumah adalah tempat terbaik

Sebenarnya baik skala kecil atau besar, sistem sebaiknya dibangun tidak jauh dari rumah dan sebaiknya lokasi perangkat tanam ada disisi rumah. Hal ini dikarenakan perangkat hidroponik atau aquaponik dengan model tertentu seperti NTF membutuhkan pasokan air dan listrik secara terus menerus. Meletakkan perangkat disisi rumah membuatnya lebih mudah dalam memenuhi kebutuhan air dan listrik. Paling tidak jika letak perangkat dekat rumah, kabel tidak akan berserakan dan sistem akan lebih teratur.

 

  • Tanam dalam greenhouse

Jika tidak dibangun di sisi rumah maka perangkat aquaponik dan hidroponik skala besar dapat dibangun dalam greenhouse dimana semuanya sudah diatur dengan baik. Pastikan pasokan air dan listrik dapat diperoleh dengan mudah dilokasi dimana greenhouse akan dibangun agar tidak terjadi masalah dikemudian hari.

 

  • Lokasi harus mendapat cukup cahaya

Lokasi yang tepat untuk membangun perangkat tanam aquaponik dan hidroponik adalah bagian rumah atau halaman yang mendapatkan cukup cahaya matahari karena cahaya adalah salah satu faktor penting yang diperlukan oleh tanaman. Sebagaimana kita tahu bahwa tanaman tidak dapat melakukan fotosintesis tanpa adanya cahaya. Pastikan lokas yang dipilih untuk membangun perangkat memperoleh setidaknya 6 jam cahaya matahari setiap harinya.

 

  • Jika ditanam dalam greenhouse maka cahaya yang dibutuhkan harus dipenuhi dengan baik misalnya dengan menggunakan sumber cahaya buatan atau yang berasal dari cahaya lampu. Berikan penerangan sesuai kebutuhan tanaman. Biasanya kebutuhan cahaya tanaman tertulis pada label kemasan benih yang digunakan.

 

Memang sebenarnya sistem aquaponik dan hidroponik adalah sistem yang fleksibel dan dapat dialokasikan dimana saja termasuk di luar angkasa maupun di gurun pasir tandus asalkan semua faktor tanamnya terpenuhi. Lokasi tanam juga tergantung pada lahan yang dimiliki dan luas lahan tersebut. Baiknya pilih lokasi, sebaik mungkin agar tidak banyak kendala yang terjadi saat penanaman dan Anda dapat memperoleh hasil panen secara maksimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *