Langkah Mudah Dan Sederhana Menanam Brokoli Hidroponik

Langkah Mudah Dan Sederhana Menanam Brokoli Hidroponik

Urbanina.com – Brokoli adalah sejenis tanaman sayuran berbentuk tumbuhan dengan batang lunak dari keluarga kol dengan bunga berwarna hijau. Pada awalnya brokoli tersebar dari Mediterania, Italia dan Cyprus. Dalam bahasa Italia, kata broco berarti tunas dan di Indonesia tanaman sayur ini lebih dikenal dengan sebutan kubis. Seiring tren gaya hidup yang sehat banyak orang yang menggunakan sistem bertanam hidroponik guna memperoleh sayuran yang sehat. Menanam brokoli hidroponik pun menjadi salah satu aktivitas yang populer untuk diikuti.

Disamping karena cara menanam brokoli hidroponik ini mudah, tanaman sayuran yang bernama ilmiah Brassica oleracea ini mengandung banyak nutrisi yang baik untuk pertumbuhan dan kesehatan tubuh. Berikut ini langkah mudah dan sederhana menanamnya.

Langkah Mudah dan Sederhana Menanam Brokoli Hidroponik

Pemilihan bibit

Pilih bibit tanaman yang berkualitas terbaik, yakni tidak ada lecet atau luka, terbebas dari hama dan tidak tercampur dengan kotoran atau benih lainnya. Pilih bibit yang tenggelam saat proses perendaman berlangsung. Bibit yang cacat biasanya mengapung.

Persiapan bahan dan alat

Bahan-bahan yang dibutuhkan meliputi sumbu kompor, pupuk kandang, media tanam (sekam, tanah halus, kerikil), botol minuman bekas, dan bejana penampung air. Sumbu kompor berguna untuk mengalirkan air dari bejana air kedalam botol minuman bekas. Sumbu kompor bisa diganti dengan kain flannel yang telah tidak terpakai lagi. Adapun alat-alat yang dibutuhkan, diantaranya tali, pisau pemotong, gunting dan kayu untuk menahan botol minuman.

Persiapan media tanam

Memotong botol minuman bekas pada bagian bawahnya. Balikkanlah botol ini hingga letak bekas potongan yang terbuka tadi berada di posisi atas. Sematkan sumbu kompor (kain flannel) melewati bagian tengah tutup botol. Pendam tutup botol itu dengan media tanam berupa campuran antara kerikil, pupuk, sekam dan tanah halus. Isilah potongan botol minuman bekas sampai 3/4 saja. Di permukaan media tanam tadi nantinya dapat ditempatkan bibit brokoli.

Penanaman bibit

Letakkan bibit brokoli pada permukaan media tanam yang sebelumnya sudah dipersiapkan. Kubur bibit itu menggunakan sisa media tanam sampai berada agak di bawah potongan botol minuman bekas. Kemudian isikan air bersih pada bejana penampungan. Ikatlah botol minuman bekas pada batang kayu dengan menggunakan tali. Aturlah botol minuman itu supaya bisa masuk kedalam bejana air sampai sumbu kompor (kain flannel) terendam di dalam air, namun cuma sebagian botol minuman saja yang terendamnya. Simpan susunan ini di lokasi yang bisa mendapatkan sinar matahari.

Perawatan brokoli

Air dalam bejana diganti secara rutin dengan air bersih tanpa kotoran saat airnya telah mulai berkurang atau keruh. Lalu botol minuman diletakkan kembali ke dalam bejana. Pastikan selalu supaya sumbu kompor (kain flannel) terendam oleh air itu. Lakukan juga pemberian pupuk secara teratur. Jika terdapat daun yang layu sebaiknya segera pangkas supaya nutrisi yang terserap tertuju pada daun yang sehat saja.

Pemanenan

Panen bisa dilasanakan bila bunga telah padat dan mencapai ukuran maksimal, tetapi kuncup bunganya belum mekar. Cara memanennya dengan memotong bagian tangkai bunga beserta batang dan daunnya selebar 25 cm. Kemudian dikumpulkan di tempat yang tidak terkena oleh sinar matahari langsung supaya dapat diperoleh brokoli berkualitas tinggi.

Proses pemanenan adalah tahap terakhir dalam langkah mudah dan sederhana menanam brokoli hidroponik ini. Tanaman brokoli yang masih bugar dan media tanam yang telah dipergunakan sebelumnya bisa didaur ulang untuk penanaman brokoli masa berikutnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *