Hidroponik dan Tren Grow Your Own Food

Hidroponik dan Tren Grow Your Own Food

Urbanina.com – Kemajuan zaman memang berdampak pada segala aspek kehidupan baik dari segi perkembangan ilmu dan teknologi maupun dibidang lainnya. Kemajuan tersebut member dampak positif dan negatif pada masyarakat tentunya.  Salah satu dampak positif yang dibawa oleh kemajuan ilmu dan teknologi adalah pada sistem teknologi budidaya tanaman. Akhir-akhir ini kita sering mendengar istilah Grow your own food.  Istilah ini dapat diartikan sebagai usaha menanam tanaman sendiri terutama untuk memenuhi kebutuhan konsumsi pribadi. Menanam tanaman sendiri di rumah tentunya bisa memberikan banyak keuntungan dan menciptakan salah satu hobi yang positif.

grow your own food

Biasanya mereka yang tinggal di desa atau yang memiliki cukup lahan untuk bercocok tanaman tidaklah bermasalah dengan hal ini. Mereka bisa menanam tanaman sendiri untuk mereka gunakan sehar-hari mulai dari budidaya tanaman sayur yang sederhana hingga budidaya tanaman yang jarang ditanam oleh masyarakat pada umumnya. Meskipun demikian bagi mereka yang tinggal di area perkotaan hal ini bisa menjadi masalah karena lahan yang ada diperkotaan tentunya terbatas dan tidak dapat digunakan untuk membudidayakan secara optimal. Meskipun demikian tidak berarti masyarakat perkotaan tidak bisa menanam tanaman mereka sendiri ditempat tinggal mereka masing-masing. Selain masalah sempitnya lahan, masyarakat perkotaan juga dihadapkan pada kondisi tanah yang mungkin tidak terlalu subur dan miskin unsur hara sehingga tidak terlalu cocok untuk membudidayakan tanaman. Lalu bagaimanakah solusinya jika ingin menanam tanaman sendiri dirumah? Dengan kata lain bagaimana cara grow your own food?

Hidroponik Sebagai Solusi

Ada salah satu cara untuk mengatasi masalah kurangnya luas lahan dan tingkat kesuburan tanah yang rendah yakni menggunakan sistem tanam hidroponik. Sistem ini sebenarnya bukan barang baru karena sistem hidroponik telah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu meskipun teknologi dan perangkat yang digunakannya berbeda. Dalam metode hidroponik, tanaman dapat dibudidayakan pada perangkat yang bisa menghemat lahan. Tidak hanya bisa diletakkan di luar ruangan, perangkat hidroponik sederhana yang dibuat sendiri dapat disimpan dalam ruangan rumah yang tidak terlalu luas. Sehingga sangat cocok dengan semboyan grow your own food.

Terkait dengan masalah unsur hara yang dibutuhkan tanaman, tenang saja karena dalam sistem hidroponik tidak menggunakan tanah dan menggunakan media tanam lain yang kompatibel untuk pertumbuhan tanaman. Beberapa media yang biasa digunakan dalam hidroponik diantaranya rockwool, perlite, vermiculite, cocopeat, sekam dan lain sebagainya. Nutrisi yang diperlukan oleh tanaman nantinya akan diberikan secara manual, artinya pembudidaya atau penanam tanaman akan menambahkan sendiri air yang telah dicampur larutan pada media tanam yang digunakan untuk menumbuhkan tanaman budidaya.

Memilih Jenis Tanaman

Grow your own food bisa jadi lebih menarik jika anda bisa membudidayakan tanaman yang suka anda konsumsi. Misalnya jika anda suka mengkonsumsi salad sayuran, menanam selada dapat menjadi salah satu alternative yang baik karena tanaman ini mudah ditanam dengan menggunakan metode hidroponik. Sayuran lain yang bisa ditanam dengan metode ini adalah kangkung, bayam, tomat,cabai, dan lain sebagainya tergantung selera masing-masing. Sebelum menanam pastikan memilih jenis tanaman terlebih dahulu dan mempelajari bagaimana teknik menanamnya.

Setelah mengetahui informasi tentang menanam tanaman sendiri dengan metode hidroponik, jangan ragu untuk memulainya dan sebaiknya mulailah dari cara yang paling sederhana. Jika sudah berhasil anda bisa mempraktekkan model yang lebih rumit dan mengembangkan hobi bercocok tanam yang anda miliki. Hasilnya, anda akan memiliki kemampuan dalam menanam tanaman yang anda konsumsi sehari-hari dan tentunya dengan kualitas dan rasa yang lebih baik serta sehat dan aman untuk dikonsumsi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *