Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Cahaya Buatan

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Cahaya Buatan

Urbanina.com –  Dalam mebudidayakan tanaman, cahaya adalah salah satu faktor penting yang harus dperhatikan keberadaannya. Tanaman membutuhkan cahaya karena cahaya berperan penting dalam proses fotosintesis. Proses fotosintesi sendiri diartikan sebagai proses pembuatan bahan makanan dalam tumbuhan yang nantinya hasil fotosintesis tersebut diambil dan dikonsumsi oleh manusia. Dapat disimpulkan bahwa tanpa adanya cahaya maka tanaman tidak dapat tumbuh dengan baik dan bisa mengalami kematian. Oleh sebab itu sangatlah penting untuk memenuhi kebutuhan cahaya yang diperlukan oleh tanaman. Tanaman yang ditanam dalam ruangan atau indoor gardening biasanya tidak mendapat cukup supply cahaya matahari maka dari itu dibutuhkan sumber penerangan atau cahaya buatan yang berasal dari lampu. Adapun faktor – faktor yang perlu diperhatikan dalam pemberian cahaya buatan antara lain sebagai berikut :

cahaya buatan

  1. Penempatan lampu

Posisi atau penempatan lampu dalam Indoor garden akan mempengaruhi jumlah intensitas cahaya yang diperlukan oleh tanaman. Cahaya buatan yang berasal dari lampu bisa disesuaikan dengan mengatur jarak antara lampu dengan tanaman tersebut. Semakin dekat jarak lampu dengan tanaman maka semakin banyak atau tinggi intensitas cahaya yang didapat dan hal ini harus disesuaikan dengan kebutuhan cahaya tanaman dan fase hidupnya sendiri.

  1. Suhu

Cahaya buatan yang dikeluarkan lampu atau sumber lainnya tentu saja akan menghasilkan panas dan meningkatkan suhu diruang sekitarnya. Oelh sebab itu jarak dan daya yang digunakan pada lampu sebaiknya diukur terlebih dahulu suhunya dan diletakkan sedemikian rupa. Suhu yang terlalu tinggi yang diakibatkan oleh lampu bisa merusak daun dan batang tanaman budidaya.

  1. Spektrum cahaya

Tanaman menggunakan spectrum cahaya tertentu untuk berfotosintesis sehingga dalam memasang lampu pada indoor garden, perhatikan dengan baik spektrum warna yang ditimbulkan oleh lampu apakah merah atau biru dan bagaimana pengaruhnya pada tanaman. Gunakan spektrum cahaya yang dibutuhkan oleh masing-masing tanaman.

  1. Fase pertumbuhan tanaman

Selain faktor-faktor tersebut, faktor yang ada dalam tubuh tanaman sendiri harus diperhatikan. Pada setiap fase pertumbuhan yang berbeda-beda tanaman membutuhkan intensitas cahaya yang berbeda pula. Pada fase pertumbuhan tertentu misalnya fase vegetative, spektrum biru lebih cocok digunakan sementara saat mulai berbunga maka cahaya dengan spektrum merah akan membantu proses pembungaan tanaman tersebut. Selain itu fase penyemaian tanaman juga tidak memerlukan banyak cahaya, ingatlah hal tersebut.

  1. Waktu pencahayaan

Setiap tanaman memiliki waktu pencahayaan yang berbeda-beda, ada tanaman yang memerlukan lebih banyak cahaya dan ada yang hanya membutuhkan sedikit cahaya untuk tumbuh. Kebutuhan akan waktu pencahayaan suatu tanaman biasanya dapat dilihat pada label yang tertera pada kemasan benih tanaman.

  1. Luas ruangan

Luas ruangan dimana tanaman dibudidayakan akan mempengaruhi kebutuhan cahaya juga. Ruang yang lebih luas tentunya lebih memerlukan banyak lampu dibandingkan ruang yang sempit. Adapun kebutuhan cahaya pada ruang dapat diukur dengan meletakkan cahaya disetiap meter persegi tanaman dan bukan setiap meter persegi luas ruangan.

  1. Jumlah tanaman budidaya

Jumlah tanaman yang dibudidaya tentu saja akan mempengaruhi kebutuhan cahaya. Semakin banyak tanaman yang dibudidayakan maka kebutuhan cahayanya akan meningkat dan petani atau pembudidaya tanaman harus memberikan cahaya sesuai kebutuhan cahaya tanaman karena jika tidak maka tanaman tidak akan bisa tumbuh optimal.

Demikian beberapa faktor yang mempengaruhi pencahayaan dalam indoor garden. Pastikan ada merencanakan tata cahaya pada indoor garden dengan baik jika Anda membudidayakan tanaman dalam ruangan. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *