Cara Pindah Tanam Tanaman Timun Jepang Di Sistem Guyurponik

Urbanina.com - bertanam buah-buahan di rumah bukan lagi hal baru di kalangan masyarakat indonesia. Menanam tanaman buah di halaman maupun di pekarangan rumah sudah menjadi hal biasa yang banyak dilakukan baik untuk membuat halaman teduh maupun untuk dipetik hasil panen tanaman buah tersebut. Kini tanaman buah yang bisa ditanam pun bisa beragam. Biasanya orang akan memilih untuk menanam tanaman buah yang pohonnya tidak terlalu besar akan tetapi bisa digunakan untuk berteduh atau minimal tanaman yang tidak terlalu besar karena kalau terlalu besar terkadang kurang disukai. Ada berbagai jenis tanaman buah yang biasa dipilih seperti mangga, rambutan, jambu dan lain-lain. Namun, pernahkah anda menanam tanaman timun jepang? Bagaimana cara pindah tanam tanaman timun jepang tersebut? Tentu akan menarik bila anda pernah menanamnya. cara pindah tanam tanaman timun jepang Tanaman timun jepang ini sebenarnya lebih cocok ditanam di kebun mini di belakang rumah atau di pekarangan rumah. Kita tahu bahwa tanaman timun jepang ini tidak sebesar tanaman buah lainnya seperti tanaman mangga dan rambutan. Namun, bukan berarti anda tidak bisa menanamnya di rumah. Anda tetap bisa menanam tanaman timun jepang ini di rumah. Mulai dari tahap semaian, cara pindah tanam tanaman timun jepang, hingga nanti panen tanaman timun jepang tersebut. Adapun bagi anda yang mau menanam tanaman buah timun jepang di rumah, anda sebaiknya menggunakan sistem guyurponik yang bisa dilakukan dengan sederhana. Adapun menanam timun jepang dengan sistem guyurponik ini dinilai lebih praktis dari pada harus menggunakan sistem lainnya. Tahapan penanamannya pun cukup sederhana mulai dari cara penyemaian, cara pindah tanam tanaman timun jepang hingga pada tahap panen. Sistem guyurponik tersebut sebenarnya memiliki prinsip yang kurang lebih sama dengan sistem hidroponik. Dengan sedikit modifikasi, maka sistem tersebut menjadi dinamakan dengan sistem guyurponik tersebut. Sehingga, cara penyemaian pada benih timun jepang dilakukan sama seperti sistem hidroponik. Akan tetapi mulai dari tahap pindah tanam, ada sedikit perbedaan dengan sistem hidroponik. Berikut ini adalah cara pindah tanam tanaman timun jepang di sistem guyurponik.
  • Pertama-tama, pastikan semaian benih timun jepang yang disemai di rockwool sudah siap untuk dipindah tanam.
  • Salah satu ciri-ciri tanaman yang siap dipindah tanam adalah bahwa tanaman tersebut telah tumbuh daun sejati.
  • Siapkan planterbag dengan ukuran diameter minimal 40cm.
  • Lalu, siapkan sekam bakar secukupnya dan masukkan sekam bakar tersebut ke planterbag yang telah disiapkan.
  • Larutkan nutrisi hidroponik sayuran buah di tempat terpisah. Untuk melarutkan nutrisi tersebut sebaiknya dilakukan dengan air hangat terlebih dahulu agar lebih mudah terlarut, baru kemudian ditambah dengan air dingin.
  • Simpan larutan nutrisi tersebut di botol atau ember agar bisa digunakan setiap hari
  • Buat lubang tanam pada media tanam sekam bakar dengan ukuran seukuran rockwool yang digunakan untuk menyemai.
  • Setelah itu, pindahkan semaian yang telah siap pindah tanam ke lubang tanam yang telah disiapkan tersebut. Tutup kembali lubang tanam dengan media tanam disekitarnya.
  • Dan yang terakhir, langsung lakukan penyiraman pada tanaman yang baru dipindah tanam tersebut menggunakan larutan nutrisi yang telah disipman didalam botol tersebut.
Demikian adalah tahapan yang bisa dilakukan untuk melakukan tahapan pindah tanam tanaman timun jepang tersebut. Adapun untuk perawatan tanaman timun jepang dengan sistem guyurponik ini adalah dengan cara menyiram tanaman setiap hari menggunakan larutan nutrisi yang telah dipersiapkan tersebut. Setelah berbuah dan telah tampak hijau matang, maka timun jepang siap dipanen. Nah, bagi anda yang mau order benih timun jepang untuk ditanam di rumah, anda bisa order dengan cara klik disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *