Cara Mudah Menanam Tomat Hidroponik

 Cara Mudah Menanam Tomat Hidroponik

Buah tomat yang biasa dikategorikan sebagai sayuran memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Selain itu tomat menjadi salah satu bahan masakan yang kita temui sehari-hari sehingga tidak ada salahnya jika kita mencoba menanam tomat sendiri. Jika anda tidak memiliki lahan yang luas untuk menanam tomat atau kondisi tanah maupun lingkungan anda tidak memadai, cobalah menanam tomat dengan sistem hidroponik sederhana. Dengan menggunakan metode ini anda dapat memanfaatkan lahan sempit di area halaman rumah maupun dalam ruangan rumah yang dapat digunakan untuk meletakkan tanaman. Berikut ini dijelaskan cara mudah menanam tomat secara sederhana :

  1. Persiapan alat dan bahan

Sebelum mulai menanam, persiapkan terlebih dahulu alat dan bahan yang akan digunakan. Sediakan alat dan bahan berikut ini untuk menanam tomat dengan metode hidroponik sederhana

  • Wadah atau penampung air dan nutrisi dapat menggunakan pot atau kaleng plastik yang sudah tidak terpakai.
  • Wadah media tanam atau netpot. Netpot dapat diperoleh di toko yang menjual alat dan bahan pertanian. Jika tidak ada, anda dapat membuatnya dengan menggunakan gelas air mineral atau pot yang dilubangi.
  • Benih tanaman, pilihlah benih yang berkualitas baik dan sebaiknya pilih benih yang bukan repackage namun jika harus membelinya maka pilihlah toko atau online shop yang terpercaya. Pilih benih tomat yang memiliki kualitas unggul dan telah teruji.
  • Media tanam, ada banyak media tanam yang bisa digunakan dalam menanam tomat dengan metode hidroponik salah satunya rockwool, hidroton ataupun kerikil.
  • Nutrisi, dalam metode hidroponik digunakan nutrisi yang dilarutkan dalam air. Gunakan nutrisi hidroponik siap pakai seperti Ab Mix untuk memudahkan penanaman jika tersedia sebaiknya gunakan nutrisi hidroponik khusus tanaman tomat yang telah teruji kualitasnya untuk membeli anda bisa klik disini

 

  1. Penyemaian benih

Sebelum ditanam pada media tanam hidroponik semailah benih pada media tanam bisa berupa sekam atau tanah halus namun sebaiknya gunakan rockwool untuk memudahkan proses pemindahan pada media hidroponik. Potong-potong rockwool seukuran dadu dan letakkan satu benih pada satu potongan. Basahi rockwool dengan air dan letakkan pada wadah dan lingkungan yang gelap. Tunggu hingga tanaman memiliki dua hingga empat daun barulah bibit dapat dipindahkan.

 

  1. Proses Transplantasi

Proses transplantasi adalah proses pemindahan bibit tanaman pada media tanam hidroponik, bibit yang tumbuh pada rockwool selanjutnya dipindahkan ke netpot yang telah diletakkan dibagian atas wadah penampung air. Pastikan akar tanaman terendam namun jangan seluruhnya diletakkan dalam air. Isi netpot dengan media tanam untuk menyangga batangnya, anda dapat menggunaan potongan rockwool, hydroton maupun kerikil.

 

  1. Nutrisi dan perawatan tanaman

Pemberian nutrisi dapat dilakukan setelah lima hari atau seminggu. Larutkan nutrisi pada air sesuai takaran dan petunjuk pada kemasan. Letakkan larutan tersebut pada wadah penampung air dan nutrisi pada bagian bawah tanaman. Sebaiknya ukur pH larutan terlebih dahulu dengan pH meter untuk memastikan pH larutan ada diantara 5.5-6 karena tanaman dapat tumbuh dengan optimal pada pH tersebut. Tanaman tomat hidroponik dapat tumbuh cukup tinggi dan bila perlu anda dapat membuat sulur dari tali untung menyangga tanaman tomat tersebut.

 

Demikian pembahasan tentang cara menanam tomat dengan metode hidroponik sederhana, mudah bukan? Perawatan yang mudah dan biaya yang cukup murah menjadi keuntungan tersendiri jika anda menanam tomat dengan metode ini bahkan kualitas tomat yang didapat tidak kalah dengan tomat yang biasa dijual di swalayan atau supermarket besae. Selamat mencoba.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *