Cara Mengatasi pH Air Asam Pada Hidroponik

Urbanina.com - Tingkat keasaman (pH) di dalam larutan nutrisi akan cukup memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan tanaman atau sayuran yang sedang dibudidayakan. Nilai pH air akan berdampak sekali pada kemampuan akar tanaman saat menyerap nutrisi. Umumnya, tanaman hidroponik menginginkan nilai pH terbaik pada angka sekitar 5.5-7.5. Nilai pH di luar angka itu akan amat mengganggu kemampuan akar dalam mengabsorpsi nutrisi di dalam larutan. Nilai pH di bawah angka 5 akan cenderung asam yang akan menyebabkan rusaknya sel-sel akar tanaman. Demikian pula nilai pH yang ada di atas angka 7.5 akan cenderung basa sehingga menyebabakan tanaman tercemar. Bagaimana cara mengatasi pH air asam pada hidroponik? Kondisi pH air terkait pada kemampuan sel-sel akar tanaman dalam melakukan interaksi antar jaringan di dalam tubuh tanaman dengan berbagai garam mineral di luar tubuh tanaman (nutrisi). Dalam mempersiapkan air hidroponik (larutan nutrisi) lebih baik  memang pH-nya dicocokkan dengan jenis tanaman yang ditanam. Misalnya untuk selada (lettuce) akan tumbuh optimal pada kisaran nilai 5,8-6,2. Oleh karena itu upayakan larutan nutrisi hidroponiknya pada kisaran pH yang sudah ditetapkan tersebut. Alangkah baiknya Anda mempunyai sendiri alat ukur bernama PH meter dan sejenisnya supaya budidaya hidroponik yang Anda lakukan dapat berjalan optimal. Cara Mengatasi pH Air Asam Pada Hidroponik [] Apabila pH air asam berarti nilai pH berada di bawah 5 atau sedang menurun. Jadi cara mengatasi pH air asam pada hidroponik yaitu dengan menaikkan nilai pH-nya menjadi netral atau sesuai yang diharapkan. Berikut ini cara mengatasi pH air asam pada hidroponik agar normal kembali.
  • pH up. Menggunakan pH up merupakan cara yang sangat mudah. pH up sudah banyak tersedia di pasaran.
  • KOH (Kalium Hidroksida). Caranya yaitu dengan memasukkan larutan KOH 10% ke dalam larutan nutrisi sedikit-sedikit sampai diperoleh nilai pH seperti yang diharapkan, misalnya 6.0.
  • Pelepah daun pisang. Anda dapat memakai pelepah daun pisang yang telah diiris kecil-kecil.
  • Baking Soda. Meningkatkan kadar pH air bisa dilakukan secara organik dengan mempergunakan baking soda.
  • Potassium Hydroxide. Untuk menambah kadar pH air bisa dilakukan secara anorganik dengan cara memakain potassium hydroxide.
Kisaran pH yang dianjurkan untuk larutan nutrisi hidroponik yaitu pada diantara 5 - 8. Di bawah atau di atas angka tersebut umumnya akan terdapat gangguan pada larutan nutrisi hidroponik. Umumnya terjadi endapan pada larutan nutrisi yang akan berpengaruh pada defisiensi kebutuhan unsur hara tanaman. Setelah mengetahui cara mengatasi pH air asam pada hidroponik maka coba periksa pH larutan nutrisi pada tanaman di tiap-tiap tahap pertumbuhan tanaman. Pasalnya setiap tahap akan berpengaruh pada perubahan pH air atau larutan. Pada tahap vegetatif tanaman anion akan terserap banyak, kation akan tersisa cukup banyak mengakibatkan pH akan naik. Sementara itu pada tahap generatif tanaman maka kation akan banyak diserap sehingga anion akan banyak tersisa yang akan membuat pH turun. Dalam nutrisi hidroponik yang baik telah semestinya diberi buffer guna memelihra pH larutan dalam kisaran angka yang telah ditetapkan sejak awal.  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *