Cara Menanam Seladah Di Botol Teknik Hidroponik

Cara Menanam Seladah Di Botol Teknik Hidroponik

Urbanina.com – Hidroponik merupakan teknologi modern di bidang pertanian yang sudah diaplikasikan oleh masyarakat beberapa tahun belakangan ini. Hidroponik secara mudah bisa diartikan sebagai menanam tanaman tanpa menggunakan media tanah. Para petani/pembudi daya tanaman mesti lebih mengamati nutrisi yang diisap oleh tanaman sebab media tanamnya bukanlah tanah. Umumnya, tanaman yang kerap dibudidayakan dengan teknik hidroponik ialah sayuran, seperti seladah. Bagaimana cara menanam seladah di botol teknik hidroponik ? Pastinya belum semua orang mengetahuinya.

Cara menanam seladah di botol teknik hidroponik sebenarnya relatif mudah dilakukan. Anda cukup menyediakan beberapa alat atau bahan, diantaranya adalah plastik hitam, benih selada, arang sekam, dan baki/tray atau nampan.

Cara Menanam Seladah Di Botol Teknik Hidroponik [ ]

Cara menanam seladah di botol teknik hidroponik sebetulnya nyaris sama dengan bercocok tanam seladah pada kebanyakan orang. Perbedaannya berada pada media tanam yang digunakan dan nutrisi/pupuknya. Pertama, arang sekam atau cocopeat (serabut kelapa) dimasukkan ke dalam baki atau nampan  yang sudah dilubangi kecil-kecil terlebih dahulu di bagian bawahnya.

Taburkanlah secara merata benih seladah yang bisa dibeli di toko pertanian/toko tanaman atau menyemai sendiri, kemudian tutupi dengan arang sekam dan disiram dengan air. Selanjutnya, baskom tersebut ditutup dengan menggunakan plastik hitam selama 2 hari. Baskom yang isinya benih ini dibuka kembali. Pada umumnya, dalam waktu 2 hari, benih selada telah tumbuh jadi kecambah.

Bibit ini diletakkan di bawah sinar matahari pagi yang tidak demikian terik. Penyiraman dilakukan secara kontinyu selama 2 minggu, setelah itu bibit siap untuk dipindahkan. Cara menanam seladah di botol teknik hidroponik hingga tahapan ini masih nyaris sama seperti tanaman seladah pada umumnya.

Langkah selanjutnya ialah tahapan pemindahan bibit seladah ke media/alat hidroponik. Peralatan yang diperlukan yaitu baskom berisi air, spons yang telah dipotong, dan netpot (dapat diganti dengan media lainny yang sejenis). Bibit tanaman dipindahkan ke baskom yang sudah diisi dengan air.

Ketika bibit tanaman dipindahkan tidak boleh dicabutnya satu per satu, namun sekaligus dengan media tanamnya. Baskom digoyangkan agar bibit dan medianya terpisah. Pisahkan dengan cara hati-hati bila masih terdapat bibit yang berdompol.

Sesudah bibit bisa dipisahkan lalu jepitlah bibit tersebut dengan spons yang telah dipersiapkan. Spons yang sudah diisi bibit dimasukkan ke dalam netpot. Kemudian, netpot dimasukkan ke dalam lubang paralon, talang air atau bak yang telah berisi larutan nutrisi AB mix.

Langkah berikutnya Anda mesti memperhatikan pertumbuhan seladah. Upayakan tanaman seladah mendapatkan cukup sinar matahari. Anda mesti rutin mengawasi kondisi larutan nutrisi hidroponik sebab media tanamnya cuma berbentuk air nutrisi.

Cara menanam seladah di botol teknik hidroponik ini benar-benar sederhana, tetapi untuk memperoleh hasil yang optimal dianjurkan mempergunakan nutrisi yang cocok. Untuk lebih gampangnya Anda mendingan membeli nutrisi hidroponik AB mix ynag dikhususkan untuk  sayuran daun dan jangan lupa untuk memahami cara penggunaannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *