Cara menanam sawi hidroponik

Cara menanam sawi hidroponik

cropped-sayur-dalam-box.jpg

Urbanina.com – Lahan yang sempit diarea perkotaan tentu saja tidak bisa menyurutkan hobi dan keinginan kita untuk berkebun dan menanam sayuran yang dapat kita konsumsi sehari-hari. Sistem hidroponik yang dikenal sebagai sistem tanah soilless atau tanpa menggunakan tanah dapat membantu mengatasi permasalahan anda yang ingin berkebun di area yang sempit. Ada banyak metode hidroponik yang dapat digunakan dalam untuk menanam tanaman diantaranya adalah sistem hidroponik wick atau sistem hidroponik sumbu.

Salah satu tanama sayur yang dapat dengan mudah ditanam dengan sistem hidroponik wick adalah sawi. Sayuran berdaun hijau ini tentunya sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia pada umumnya. Sayuran yang memiliki banyak varietas ini seperti green pokcoy, baby kailan dan sebagainya memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh terutama untuk memenuhi kebutuhan serat dan vitamin harian. Untuk mengetahui cara menanamnya simak langkah berikut ini L

  1. Persiapan alat dan bahan

Sebelum mulai menanam sawi pada media tanam hidroponik sebaiknya persiapkan terlebih dahulu alat dan bahan yang diperlukan, antara lain :

  • Benih tanaman sawi (sebaiknya beli benih di toko tanaman atau online shop terpercaya dan hindari membeli benih repakcage)
  • Media tanam, ada beberapa media tanam yang dapat digunakan namun ada baiknya gunakan rockwool atau sekam yang banyak dijual dipasaran.
  • Netpot atau pot kecil sebagai wadah tanaman. Jika anda tidak memilliki netpot maka anada dapat membuatnya dari gelas bekas air mineral.
  • Kain flanel yang digunakan untuk sumbu
  • Kaleng plastik bekas beserta tutupnya yang digunakan untuk menampung air dan nutrisi. Kaleng plastik yang digunakan harus dilubangi bagian atas atau tutupnya sesuai dengan ukuran netpot agar netpot dapat diletakkan dibagian atas wadah nutrisi dan dilewati kain flanel.
  • Nutrisi yang nantinya akan dilarutkan dalam air seprti Ab mix atau nutrisi siap pakai yang tersedia di toko yang menjual peralatan dan bahan hidroponik.

 

  1. Penyemaian benih

Setelah alat dan bahan yang digunakan siap proses selanjutnya adalah penyemaian benih sawi. Benih yang akan dibuat menjadi bibit tanaman dapat disemai pada wadah atau baskom yang telah diberi media tanam seperti rockwool atau sekam. Letakkan benih pada media tersebut secara teratur kemudian siram permukaan atasnya dengan air. Letakkan baskom tersebut pada lingkungan gelap atau tutup baskom dengan plastik hitam.Setelah benih sprout langsung bawa ke tempat yang terkena sinar matahari langsung minimal 4 jam dari pagi.  semaian bisa dipindah ke sisttem hidroponik setelah 10-14 hari

  1. Transplantasi atau pemindahan bibit tanaman

Bibit tanaman yang telah disemai kemudian dapat dipindahkan ke netpot yang telah disediakan sebelumnya beserta media tanam. Cabut tanaman dengan hati-hati dan pastikan netpot dapat tersangga dengan baik pada bagian atas wadah air dan nutrisi. Kain flanel yang digunakan sebagai sumbu dapat diletakkan disisi netpot dan pastikan ujung bawahnya menyentuh air dan ujung bagian atas menyentuh media tanam.

  1. Pemberian nutrisi

Nutrisi dapat diberikan setelah muncul daun sejati pertama dengan melarutkan larutan nutrisi siap pakai ke dalam air yang diletakkan dalam wadah kaleng plastik tempat media tanam dan tanaman diletakkan. Pemberian nutrisi dan pH air harus dicek secara berkala untuk memastikan tanaman memperoleh nutrisi yang baik. Setelah beberapa minggu masa tanam, sawi siap untuk dipanen dan diolah sesuai selera anda.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *