Cara Menanam Bawang Putih Hidroponik

Cara Menanam Bawang Putih Hidroponik

Urbanina.com – Bawang putih adalah salah satu bumbu dapur yang penggunaannya seolah-seolah wajib. Diantara beberapa jenis bumbu dapur yang ada, bawang putih atau Allium sativum menjadi yang paling terkenal. Tanaman yang termasuk ke dalam keluarga Liliaceae ini, disamping berperan penting dalam memberikan cita rasa masakan, juga bermanfaat untuk pengobatan, seperti digigit ular, reumatik, influenza, sakit gigi, obat untuk tekanan darah tinggi, dan sebagainya. Kecuali ditanam langsung di tanah sawah atau kebun, bawang putih pun bisa dibudidayakan memakai teknik hidroponik. Namun cara menanam bawang putih hidroponik belum begitu banyak diketahui orang.

Apabila Anda tertarik untuk menanam sendiri, baik untuk kebutuhan intern atau usaha (bisnis), sebaiknya Anda menggunakan cara menanam bawang putih hidroponik ini supaya hasilnya optimal dan mudah mengerjakannya.

Menanam Bawang Putih Hidroponik

Persiapan Bahan dan Media Tanam

Jenis media tanam yang digunakan pada hidroponik bawang putih berupa nutrisi hidroponik dan arang sekam. Sementara itu bahan-bahan yang perlu disiapkan adalah air, kain flanel, tanah dan botol plastik. Sedangkan untuk alatnya cuma terdiri atas gunting dan cutter (pemotong) serta  bibit atau benih bawang putih itu sendiri.

Pembuatan Media

Sesudah tersedia semuanya, botol plastik dipotong menjadi dua bagian. Bagian bawah dari botol ini mesti mempunyai ukuran yang lebih panjang, sekitar 4 cm. Tutup botol dilubangi dengan cutter dengan cara melingkar dan bagian tengahnya dibikin dalam diameter berukuran lebih besar.

Pada bagian atasnya pun dibuatkan lubang dengan ukuran 1 cm di sebelah atas leher botol. Hal yang tidak jauh berbeda juga dilakukan juga pada bagian bawah, tetapi jangan terlampau bawah. Setelah itu masukkan kain flanel ke dalam lubang tengah pada tutup botol. Bila tidak mempunyai kain flanel dapat digantikan dengan sumbu kompor.

Kemudian nutrisi hidroponik bawang putih dimasukkan ke dalam botol yang berada di bagian bawah, tetapi jangan melebihi lubang supaya larutan nutrisi itu tak dapat keluar. Selanjutnya tutup yang telah diberi kain flanel atau sumbu dipasang di bagian atas kemudian dimasukkan pada botol yang terletak dibagian bawah secara terbalik. Setelah itu media tanam yang terdiri dari sekam padi dan tanah dihaluskan serta dicampurkan dengan perbandingan 1:1. Media ini bisa dimasukkan ke dalam botol bila telah diaduk hingga rata.

Penanaman

Bibit bawang putih mesti dipilih yang umurnya sudah tua, kulitnya kelihatan mengkilap, kering dan akarnya telah tumbuh. Bila ingin mendapatkan benih/bibit yang bermutu sebaiknya membeli benihnya langsung di toko pertanian.

Benih tersebut dipotong dengan gunting pada bagian ujungnya, lalu siramlah dengan air hingga basah. Kemudian dimasukkan ke media tanam sampai separuhnya dan diletakkan di area yang teduh, tetapi masih bisa terkena sinar matahari. Selanjutnya lakukan perawatan sampai menjelang masa panen, yakni kira-kira 3 bulan setelah penanaman.

Pemakaian botol plastik pada cara menanam bawang putih hidroponik ini disebut sistem hidroponik wicks. Disamping botol plastik Anda pun dapat menggunakan pipa paralon, tetapi pasti biayanya tambah mahal sebab harus membelinya, sedang botol plastik dapat menggunakan yang bekas.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *