Cara Menanam Bawang Merah Hidroponic

Cara Menanam Bawang Merah Hidroponic

Urbanina.com – Bawang merah merupakan salah satu jenis bumbu yang kerap ditambahkan dalam beragam masakan. Seolah-olah bawang merah adalah bumbu wajib yang harus selalu ada sesudah bawang putih. Pada intinya, bawang merah merupakan jenis tanaman yang bisa hidup dengan baik, baik di dataran sedang maupun dataran rendah. Bahkan sekarang ada bawang merah hidroponic yang dihasilkan dari budidaya secara hidroponic.

Dalam pembudidayaannya, bawang merah hidroponic memerlukan suplai sinar matahari yang memadai, tetapi tidak memerlukan air dalam jumlah yang banyak. Bawang merah bernilai ekonomi cukup tinggi, malah kerap terjadi kenaikan harga. Hal ini membuat orang-orang ingin mencobanya untuk membudidayakan sendiri, baik untuk konsumsi sendiri atau sebagai peluang bisnis.

Cara Menanam Bawang Merah Hidroponic []

Belakangan ini ada juga orang yang membudikayakan bawang merah hidroponic. Pada intinya  bercocok tanam bawang merah secara hidroponic maupun sayuran yang lainnya nyaris sama. Untuk lebih gamblangnya, simak bahasan cara menanam bawang merah hidroponic berikut ini.

Bahan dan alat-alat yang digunakan, diantaranya:

  • Botol plastik bekas
  • Sekam bakar
  • Tanah
  • Benih bawang merah
  • Nutrisi hidroponik
  • Tanah
  • Air
  • Sekam bakar
  • Gunting atau cutter
  • Kain Flanel

Persiapan Media Tanam

Pembuatan media tanam menggunakan botol plastik bekas,.diantaranya:

  • Botol dipotong menjadi 2 bagian dengan botol bagian bawahnya lebih panjang kira-kira 4 cm.
  • Lubangi tutup botol secara melingkar dengan cutter dan sebuah lubang yang besar di tengah-tengah tutup botol. Anda pun dapat memakai solder supaya lebih mudah saat melubangi tutup botol.
  • Botol bagian atas leher diberi lubang dengan diameter kira-kira 1 cm. Lakukan hal yang sama pada botol bagian bawah, tetapi tidak boleh terlampau ke bawah.
  • Kain flanel dengan lebar kira-kira 2-3 cm dimasukkan melewati lubang tengah tutup botol. Kain flanel ini berfungsi sebagai sumbu untuk mengalirkan air ke tanaman. Anda dapat menggantinya sumbu kompor.
  • Nutrisi hidroponik dimasukkan pada bagian bawah botol sampai sekira di bawah lubang supaya nutrisi hidroponik tidak keluar dari botol.
  • Tutup botol yang telah dipasang sumbu diterapkan pada botol bagian atas kemudian dimasukkan ke botol bagian bawah dalam kedudukan terbalik.
  • Media tanam berupa sekam padi dan tanah disiapkan, namun sebelumnya tanah diayak sampai didapat tanah yang halus, lalu keduanya dicampurkan dengan proporsi 1:1 dan diaduk hingga merata.
  • Media tanam dimasukkan ke dalam botol.

Penanaman

  • Benih bawang merah disiapkan. Pilih benih yang telh tua, benar-benar kering dan mengkilap. Pilihlah umbi bawang merah yang telah berakar. Anda dapat membeli bibit uanggul di toko pertanian atau toko yang menjual benih.
  • Bawang merah dibersihkan lalu ujungnya dipotong sedikit memakai gunting (cutter).
  • Media tanam disiram terlebih dahulu sampai basah sebelum umbi bawang merah ditanam.
  • Bawang merah ditanam hingga tertutup oleh tanah, tetapi cukup separuh badan umbinya saja.
  • Simpanlah di tempat yang terlindung, tetapi masih dapat memperoleh cahaya matahari.

Disamping mempergunakan botol air mineral bekas, cara menanam bawang merah hidroponic dapat juga memakai teknik lainnya, seperti memanfaatkan pipa paralon (PVC). Akan tetapi cara yang paling mudah dan sederhana tentu saja memakai botol air mineral bekas dengan sistem wicks (sumbu) yang cocok sekali untuk para pemula atau yang cuma sekadar untuk menyalurkan hobi saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *