Cara Membersihkan Perangkat Hidroponik

Cara Membersihkan Perangkat Hidroponik

Urbanina.com – Menanam tanaman dengan metode hidroponik memiliki banyak kelebihan terutama jika ditanam dalam ruangan. Metode hidroponik memungkinkan pembudidaya untuk memproduksi hasil panen tumbuhan sendiri untuk memenuhi kebutuhan keluarga maupun untuk tujuan komersil.  Dengan metode ini, kita bisa menumbuhkan tanaman dan memenuhi kebutuhan makanan sehat sehari-hari, meskipun dengan usaha dan perhatian yang lebih dibandingkan dengan menanam tanaman secara konvensional. Disamping segala kelebihan dan keuntungan yang ditawarkan oleh sistem tanam hidroponik, sebagai seorang pembudidaya, anda harus memperhatikan segala aspek yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Diantaranya adalah memperhatikan kebersihan perangkat atau sistem hidroponik. Anda harus dapat meluangkan waktu untuk membersihkan perangkat hidroponik karena jika tidak dibersihkan, akan terdapat endapan nutrisi atau kotoran yang dapat merangsang pertumbuhan bakteri, jamur maupun mikroorganisme lain seperti alga yang daoat mengganggu pertumbuhan tanaman dan tentunya akan mempengaruhi hasil panen. Anda tidak ingin hal itu terjadi bukan?

membersihkan perangkat hidroponik

Langkah membersihkan perangkat hidroponik

Cara terbaik untuk mencegah gagal panen atau pertumbuhan yang tidak optimal pada tanaman adalah membersihkan perangkat tanam hidroponik secara rutin. Dengan membersihkan perangkat secara rutin, anda tidak hanya membantu tanaman untuk tumbuh lebih optimal, anda juga dapat menghemat waktu dan tenaga untuk membersihkannya di lain hari. Berikut ini empat langkat yang dapat dipraktekkan untuk membersihkan perangkat berkebun hidroponik :

  1. Pemindahan tanaman

 

Sebelum membersihkan perangkat hidroponik yang anda miliki maka terlebih dahulu tanaman harus dipindahkan bersama media tanamnya pada perangkat lain yang telah disiapkan atau dengan menggunakan wadah untuk meletakkan tanaman sementara. Sebaiknya wadah atau perangkat yang digunakan untuk memindahkan tanaman juga dilengkai dengan air dan nutrisi yang sama dengan yang digunakan pada perangkat hidroponik.

 

  1. Sterilisasi Sistem

 

Setelah tanaman dipindahkan pada perangkat lain, mulailah membersihkan perangkat hidroponik dan mensterilkannya dengan menggunakan air atau cairan klorin yang khusus digunakan untuk membersihkan perangkat. Jangan lupa untuk membersihkan juga wadah media tanam atau netpot yang digunakan untuk menampung tanaman dan media tanam. Cairan yang digunakan untuk mensterilkan sistem hidroponik bisa diperoleh dari toko pertanian atau online store yang menyediakan alat-alat hidroponik.

 

  1. Bersihkan dan bilas

 

Setelah menggunakan cairan pembersih pada sistem hidroponik, biarkan cairan tersebut selama 24 jam. Cairan klorin tersebut akan mengikis dan membersihkan residu nutrisi, bakteri dan alga yang menempel pada perangkat secara otomatis.  Setelah itu bilas perangkat dengan menggunakan air bersih beberapa kali. Selain itu, pastikan kolam atau wadah penampung air dan nutrisi juga telah dibersihkan dengan baik. Perhatikan juga aliran air yang melewati sistem jika anda menggunakan sistem NTF. Sirkulasikan air beberapa kali pada perangkat beberapa kali dan jika perangkat dan air sudah bersih anda dapat melakukan langkah berikutnya.

 

  1. Penanaman kembali

 

Setelah perangkat dibersihkan, tanaman dapat dipindahkan kembali pada perangkat tersebut. Letakkan dan tanam kembali tanaman pada tempat semula dan perhatikan kondisi tanaman setelah beberapa hari. Lakukan monitoring tanaman dengan teliti untuk mencegah terjadinya stress pada tanaman.

 

Setiap sistem hidroponik dibangun dengan model yang berbeda dan cara membersihkannya juga bisa berbeda seperti halnya perangkat hidroponik NTF tentunya berbeda dengan model dutch bucket atau sistem Raft. Cara membersihkan perangkat hidroponik juga dapat menyesuaikan model atau metode yang digunakan pada sistem tersebut. Ingat, membersihkan perangkat hidroponik secara teratur akan membantu anda untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal. Semoga bermanfaat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *