Cara Budidaya Mentimun Secara Hidroponik

Urbanina.com – Mentimun atau timun/ketimun merupakan salah satu tanaman yang dapat dibudidayakan secara hidroponik. Tanaman sayur yang serupa dengan lalapan ini memang mempunyai banyak kegunaan. Tidak aneh bila orang yang menanam mentimun, entah itu untuk dimakan sendiri atau dijual akan mendapatkan berbagai keuntungan. Mentimun pun mempunyai banyak manfaat buat kesehatan tubuh. Salah satu diantaranya ialah mentimun diyakini dapat mengurangi hipertensi (tekanan darah tinggi). Lalu bagaimanakah cara budidaya mentimun secara hidroponik?

Mentimun adalah salah satu jenis tanaman merambat yang buahnya dapat dikonsumsi menjadi sayur dan lalapan. Tanaman ini tergolong ke dalam anggota keluarga Cucurbitaceae alias labu-labuan. Mentimin yangdalam bahasa Latin disebut Cucumis sativus diduga datang dari daerah pegunungan Himalaya, India Utara. Di negeri asalnya itu mentimun sudah dibudidayakan selama 3000 tahun.

Cara Budidaya Mentimun Secara Hidroponik

Mentimun dapat ditanam dimana pun, seperti sawah, kebun, pekarangan rumah, di rumah kaca (green house) dan dengan cara budidaya mentimun secara hidroponik. Tanaman ini tidak bisa tahan dengan curahan hujan yang terus-menerus. Dalam pertumbuhannya mentimun membutuhkan cukup sinar matahari, tanah subur yang gembur, kelembaban udara yang tinggi, dan drainase yang baik.

Berikut ini urbanina akan membagikan tips cara budidaya mentimun secara hidroponik agar Anda dapat menerapkannya di rumah.

Pembibitan

Pembibitan adalah hal pertama yang harus dilakukan untuk menanam tanaman ini. Anda harus menyemai terlebih dulu bila bibitnya dari biji. Penyemaian dapat Anda lakukan di baki (nampan) yang sudah dikasih tanah lalu ditaburi dengan biji mentimun dan ditutupi tanah tipis-tipis. Disamping memakai tanah Anda pun dapat mempergunakan rockwool untuk media semainya.

Penanaman

Tahap berikutnya dalam cara budidaya mentimun secara hidroponik yaitu memindahkan benih/bibit ke media tanam yang ada dalam kit hidroponik. Pindahkan benih ke media tanam pada kit hidroponik ketika biji telah tumbuh jadi benih dan memiliki 2 helai daun.  Cabutlah bibit yang sudah disemai dengan hati-hati, upayakan akarnya jangan sampai patah. Kemudian ditanamkan pada arang sekam yang ada di dalam gelas plastik sedalam kira-kira 2-3cm. Selanjutnya gelas plastik diletakkan pada lubang paralon yang ada kit hidroponik. Pastikanlah ujung gelas plastik yang berisi bibit mentimun terkena air nutrisi.

Perawatan Tanaman

Tanaman mentimun pastinya perlu perawatan. Perawatan yang bisa dilakukan berupa pemasangan ajir/lanjaran, pemupukan dan penyiangan. Pemupukan dapat Anda lakukan melalui larutan nutrisi. Rumput liar dan gulma lainnya harus disingkirkan (disiangi) bila tumbuh di sekeliling pohon mentimun yang Anda tanam.

Penting sekali untuk diperhatikan kalau air nutrisi hidroponik jangan sampai kekurangan sebab itulah yang menjadi satu-satunya sumber makanan untuk tanaman mentimun. Pasang ajir (lanjaran) guna menahan tanaman mentimun yang makin tumbuh besar. Pemasangan ajir dapat dilakukan dengan cara horizontal ataupun vertikal sesuai yang Anda inginkan.

Itulah cara budidaya mentimun secara hidroponik yang dapat diaplikasikan dengan mudah di rumah. Jika Anda mau memulai urban farming, menanam sayuran hidroponik, sayuran organik, mau menanam sistem akuaponik, sebaiknya Anda berkunjung ke www.store.urbanina.com di sini tersedia berbagai starterkit dan juga alat serta bahan untuk Anda yang mau mulai menanam. Atau bisa konsultasi ke 082227639118.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *