Cara Budidaya Kangkung Hidroponik Sistem Wick

Cara Budidaya Kangkung Hidroponik Sistem Wick

Urbanina.com – Sebenarnya menanam kangkung hidroponik sistem wick lebih menguntungkan sebab mudah dalam perawatannya dan tidak perlu ribet melakukan penyiraman. Sistem wick atau sistem sumbu merupakan teknik hidroponik yang sangat sederhana sebab cuma menggunakan prinsip kapilaritas air. Yakni larutan nutrisi yang berasal dari bak penampungan mengalir menuju perakaran tanaman pada posisi di atas dengan bantuan sumbu. Hal ini mirip dengan cara kerjanya kompor minyak.

Kelebihan dari menanam kangkung hidroponik sistem wick adalah mudah dalam hal perakitannya sehingga tepat sekali buat tingkat pemula.  Sedangkan kekurangan dari sistem wick ini adalah oksigen dan nutrisi mudah mengendap dikarenakan air tidak mengalir mengakibatkan tanaman tidak cukup mendapatkan suplai nutrisi dan oksigen.

Kangkung Hidroponik Sistem Wick 2

Cara menanam kangkung hidroponik sistem wick ini cukup praktis, mudah, sederhana dan murah tentunya. Pasalnya Anda bisa memanfaatkan berbagai barang bekas yang ada di rumah Anda sebagai media untuk menanamnya.

Bahan dan Alat-alat

Berikut ini beberapa bahan dan alat yang perlu disediakan, antara lain:

  • Botol plastik air mineral bekas ukuran 1,5 liter-2 liter
  • Sumbu (kain nilon, kain flanel, sumbu kompor)
  • Media tanam (rockwool, serbuk kayu, spons, kerikil, serbuk kelapa, sekam bakar)
  • Solder
  • Gunting
  • Larutan nutrisi hidroponik atau pupuk hidroponik, misalnya nutrisi hidroponik AB mix
  • Benih/bibit kangkung.

Tahap Persiapan

Langkah-langkah pada tahap persiapan adalah sebagai berikut :

  • Siapkanlah botol plastik air mineral bekas 1,5 liter-2 liter.
  • Potonglah  botol tersebut menjadi 2 bagian.
  • Lubangilah botol tadi menggunakan solder dengan diameter lubangnya kira-kira 1 cm.
  • Tutup botol itu dilubangi dan siapkanlah sumbu. Anda bisa menggunakan sumbu kompor, kain nilon dengan lebar 2-3 cm maupun kain flannel dengan lebar 2-3 cm. Sumbu ini berfungsi sebagai alat untuk menyalurkan/mengalirkan air nutrisi dari bawah botol kepada tanaman.
  • Lalu pasanglah tutup botol dan sumbu. Isilah nutrisi hidroponik pada botol di bagian bawah.
  • Kemudian isilah juga botol atas dengan media tanam, seperti serbuk kelapa, sabut kelapa, arang sekam, dan sebagainya.

Penanaman dan Panen

Sesudah langkah-langkah di atas Anda lakukan, ikutilah langkah berikut ini :

  • Benih/bibit disemai pada gelas air mineral yang duah memiliki sumbu (sumbu kompor, kain flanel atau kain nilon) dengan media tanamnya berupa campuran sabut kelapa dan sekam bakar dengan rasio 1:1 yang telah dibasahi sebanyak kira-kira 10-15 butir. Lalu ditutup tipis dengan media tanam dan jagalah kelembaban media tanam tersebut.
  • Selanjut simpanlah pada box plastik atau sterofoam dengan jarak tanam sekitra 10 cm.
  • Tempatkanlah box tersebut di tempat yang aman dari guyuran hujan.
  • Setelah kangkung sudah memiliki daun 2 helai berilah larutan nutrisi AB Mix pada box plastik atau sterofoam dengan EC 2,5 – 3,0 mS/cm, pH 5,5 – 6,5.
  • Pastikanlah larutan nutrisi tersebut selalu ada dan tambahkan bila ada penyusutan air.
  • Panen bisa dilakukan setelah berusia 25-30 hari setelah ditanam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *