Budidaya Jeruk Lemon Dengan Cara Hidroponik

Budidaya Jeruk Lemon Dengan Cara Hidroponik

Urbanina.com – Budidaya jeruk lemon dengan cara hidroponik menarik untuk dilakukan. Jeruk adalah buah yang mengandung banyak manfaat untuk kehidupan manusia, mulai dari penyuplai vitamin C yang bisa dimakan dengan cara langsung maupun dijadikan minuman yang menyegarkan plus menyehatkan, seperti jus jeruk lemon.

Nah, apabila Anda tertarik ingin melakukan budidaya jeruk lemon dengan cara hidroponik maka berikut ini akan urbanina bagikan tips dan caranya.

Budidaya Jeruk Lemon Dengan Cara Hidroponik []

Bibit Tanaman

Pilih bibit yang kualitasnya sudah terjamin yang dapat dibeli di toko-toko pertanian bersertifikat. Pasalnya pembibitan menjadi salah satu diantara kunci utama dari kualitas buah yang akan dihasilkannya nanti.

Penanaman

Jeruk lemon bisa ditanam kapan saja sebab pada dasarnya jeruk ini sanggup bertahan hidup pada segala musim. Bibit tanaman jeruk lemon harus memperoleh cukup air dan sinar matahari. Bibit dapat ditanam di pot-pot karena Anda sedang melakukan budidaya jeruk lemon dengan cara hidroponik. Dengan demikian Anda tidak usaha lagi memupuk tanaman secara berkala sebab sistem hidroponik mempergunakan air nutrisi yang telah berisi unsur mikro dan makro yang dibutuhkan oleh tanaman.

Sistem hidroponik yang sangat sederhana dapat memakai sistem wicks (sistem sumbu) dengan memanfaatkan ember bekas cat berukuran 25 kg untuk menampung nutrisi dan untuk bagian atasnya dapat memakai pot yang besarnya dapat dimasukkan sebagian ke dalam ember cat berukuran 25 kg tadi yang sudah diberi sumbu (sumbu kompor atau kain flanel) dan diisi dengan media tanam berupa campuran tanah dan sekam bakar maupun media khusus lainnya untuk hidroponik.

Perawatan

Pemberian pupuk bisa dilakukan paling banyak 4 kali dalam 1 tahun dengan memakai campuran pupuk yang dianjurkan seperti pupuk kompos, pupuk kandang, ZK dan TPK. Pemupukan mesti dilakukan tepat waktu dan sesuai dosis anjuran. Bagi Anda yang menggunakan sistem hidropnik wicks tidak perlu melakukan pemupukan manual seperti tadi karena sudah didapat melalui larutan nutrisi.

Perawatan lainnya yang harus diperhatikan dalam budidaya jeruk lemon dengan cara hidroponik yaitu pengendalian hama tanaman berbentuk tungau, ulat, lalat buah dll. Anda dapat memasang perangkap untuk membasmi lalat buah atau melakukan penyemprotan dengan zat khusus/pestisida organik.

Selain itu melakukan penebangan/pemangkasan pada sebagian batang utama penting dilakukan untuk meningkatkan jumlah cabang tanaman supaya produktivitas tanaman jeruk lemon bisa terjaga dan bertambah setiap tahunnya. Kecuali itu, jumlah buah yang terlampau banyak pada saat panen pertama boleh dipangkas untuk meningkatkan produktivitas buah pada tahun-tahun yang akan datang.

Pemanenan

Pemanenan pada tanaman jeruk lemon bisa dilakukan ketika buah sudah benar-benar matang. Karena buah jeruk adalah jenis buah yang cuma bisa mematangkan diri di pohon dan sesudah dipetik maka tanaman jeruk lemon tersebut akan menghentikan semua proses pematangan. Umur buah yang layak untuk dipanen yaitu yang sudah berumur 30-36 minggu setelah tanam.

BTW, jika Anda mau memulai urban farming, menanam sayuran hidroponik, sayuran organik, mau menanam sistem akuaponik, sebaiknya Anda berkunjung ke www.store.urbanina.com di sini tersedia berbagai starterkit dan juga alat serta bahan untuk Anda yang mau mulai menanam. Atau bisa konsultasi ke 082227639118.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *