Bercocok Tanam Dengan  Media Tanam Vermiculite

Bercocok Tanam Dengan Media Tanam Vermiculite

Urbanina.com –┬áPada kegiatan berkebun saat ini, sudah dikenal dengan istilah Hidroponik, yaitu menanam dengan menggunakan media air. Apabila kita menanam dengan menggunakan air, otomatis kita akan membutuh media tanam pada tanaman, dimana akar tanaman tumbuh dan akan menopang berat tanaman tersebut. Pada hidroponik banyak media tambahan yang digunakan, salah satu nya adalah media tanam Vermiculite.

media tanam vermiculite

Apa itu media tanam vermiculite? Vermiculite adalah hasil pemanasan mineral mika dan mineral lainnya yang berwarna kuning atau coklat. Vermiculite digunakan sebagai media tambahan pada hidroponik karena dapat menjaga kelembapan di dalam media tanam tersebut. Selain itu vermiculite memiliki struktur yang padat sehingga bisa menyangga berat tanaman yang tumbuh pada media hidroponik.Vermiculite dapat diletakkan dalam pot atau diwadah yang berbeda. Biasanya media tanam Vermiculite memiliki tingkat keasaman yang netral. Tapi bergantung pada lingkungan dimana vermiculite tersebut terbentuk.

Lalu bagaimanakah cara menggunakan vermiculite sebagai media tanam? Caranya cukup mudah. Yaitu hanya dengan meletakkan media tersebut dalam netpot. Fungsi dari vermiculite ini untuk menjaga kadar air dan sebagai tempat penyimpanan nutrisi bagi tanaman. Perlite mungkin bisa juga digunakan dalam alternatif untuk menanam dalam media hidroponik tapi vermiculite memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menyimpan air terutama jika air yang diberikan pada media hanya sedikit.

Beberapa hal yang bisa diperhatikan saat menggunakan media tanam vermiculite adalah sebagai berikut :

  1. Tambahkan vermiculite ke dalam pot. Boleh hanya dengan vermiculite saja atau menambahkan kompos sebagai pengganti tanah dalam menanam. Hal tersebut akan mempercepat pertumbuhan dan menjaga system pertumbuhan akar di dalam pot.
  2. Menggunakan vermiculite sebagai media tanam juga memudahkan nutrisi cepat terserap ke tanaman.
  3. Vermiculite berukuran medium dapat langsung digunakan untuk menanam tumbuhan yang dipotong pada bagian batangnya atau stek.
  4. Untuk media penyemaian atau perkecambahan, vermiculite dapat dicampur dengan tanah atau kompos untuk mempercepat proses pertumbuhan atau penyemaian. Jika vermiculite digunakan tanpa menggunakan tanah maka berikan kompos (satu sendok makan dilarutkan dalam satu gallon air) sekali dalam seminggu untuk menjaga nutrisi yang diperoleh tanaman terutama saat tanaman baru memiliki daun pertama.
  5. Agar dapat menyimpan air dengan baik, Anda dapat menambahkan vermiculite dalam pot yang berisi tanah dengan perbandingan 50:50. Hal ini akan membantu Anda menghemat air dan akar tanaman dapat tumbuh dengan lebih baik
  6. Untuk mengaplikasikan vermiculite dalam suatu wadah tanam atau pot berisi tanah makai lubangi tanah sedalam 15 cm atau lebih besar dari akar tanaman. Kemudian Isi lubang tersebut dengan vermiculite atau campuran vermiculite dan tanah.
  7. Letakkan potongan akar yang akan ditanam tadi di wadah dan letakkan vermiculite di dalamnya. Vermiculite akan menyerap embun yang berlebih serta mencegah dari pembusukan atau jamur.
  8. Jika Anda ingin menanam rumput pada halaman, Anda dapat mencampurkan 3% vermiculite pada tanah yang akan ditanami. Hal ini akan membantu proses penanaman menjadi lebih mudah

Mengaplikasikan vermiculite cukup mudah dan bisa menghemat waktu dalam berkebun. Tidak hanya itu vermiculite bisa menjaga tangan tetap bersih dan tanaman akan lebih cepat tumbuh. Biasanya untuk mengoptimalkan penggunaannya dalam metode tanam hidroponik, vermiculite dicampur dengan perlite dengan perbandingan 1 : 1. Kombinasi keduanya akan membuat kondisi tanam lebih baik dan lebih lembab sehingga proses irigasi atau pengairan dapat dilakukan dengan lebih efisien.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *