Bagaimana Cara Menanam Microgreens?

Bagaimana Cara Menanam Microgreens?

Urbanina.com –¬†Sayuran Microgreens saat ini cukup populer dikalangan mereka yang hobi berkebun dan mengkonsumsi makanan sehat. Microgreens sebenarnya adalah sayuran yang dipetik saat masih muda hampir seperti kecambah tapi microgreens dipetik ketika batangnya tumbuh cukup tinggi. Karena dipetik saat masih muda rasa sayuran microgreen lebih manis, renyah dan enak apabila dikonsumsi sebagai salad atau campuran masakan lainnya. Beberapa jenis tanaman untuk kegiatan menanam microgreens antara lain

menanam microgreens

  • Selada
  • Kubis
  • Brokoli
  • Kale
  • Bayam
  • Lobak
  • Bit
  • Selada air
  • Buckwheat
  • Tanaman herbal seperti basil, cilantro, seledri, oregano dsb

Jika Anda ingin menanam Microgreens yang sering dijumpai pada menu-menu direstoran atau disupermarket dengan harga yang cukup mahal, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut.

Alat dan Bahan yang diperlukan :

  • Wadah tanam atau baki plastik
  • Media tanam bisa menggunakan tanah yang dicampur dengan pupuk organik atau media potting soil
  • Benih microgreens, bisa menggunakan benih sayuran yang disukai atau bervariasi.
  • Spray untuk menyemprotkan air

Cara menanam :

Menanam microgreens dirumah sangatlah mudah dan bisa dilakukan kapan saja. Tidak hanya itu, sayuran microgreens juga dapat ditanam pada baki atau wadah dengan ukuran yang tidak terlalu besar. Tempat yang cocok untuk menanam microgreens adalah ditempat yang cukup mendapatkan cahaya seperti di sisi jendela. Untuk menanam microgreens, ikuti langkah-langkah berikut ini

  1. Sediakan alat dan bahan yang diperlukan dan tentukan tempat untuk meletakkan wadah media tanam nantinya.
  2. Letakkan tanah yang sudah dicampur pupuk organik dengan perbandingan 1 : 1 atau potting soil pada wadah media tanam atau baki plastik maupun nampan yang sudah disiapkan. Letakkan tanah dengan ketinggian sekitar 3 cm.
  3. Sebarkan benih secara merata pada wadah tersebut tapi perlu diingat jangan menyebar benih terlalu sedikit atau terlalu banyak. Perhatikan juga benih sayuran apa yang akan ditanam, hal tersebut akan menentukan kerapatan tanamnya.
  4. Taburkan tanah tipis-tipis pada permukaan tanah yang sudah ditaburu benih. Kemudia semprotkan air dengan menggunakan sprai dan lakukan secara perlahan. Jangan terlalu banyak menyemprotnya dengan air, pastikan saja tanahnya lembab dan bukan becek setelah disiram.
  5. Letakkan wadah tersebut ditempat yang mendapatkan cahaya tapi tutuplah dengan kain selama 2 hingga 3 hari.
  6. Semprot tanah beserta benih pada wadah secara teratur 2 hingga 3 kali dalam sehari untuk menjaga kondisi tanah agar tetap lembab. Benih microgreens tidak dapat tumbuh dengan optimal pada tanah yang kering.
  7. Jika Anda menggunakan potting soil atau media tanam hidroponik, tambahkan nutrisi khusus hidroponik pada air yang digunakan untuk menyemprot tanaman.
  8. Setelah dua atau tiga hari bukalah kain dan biarkan tanaman tumbuh lebih besar dan jangan lupa untuk menyiramnya setiap hari.
  9. Tanaman microgreens yang terawat dengan baik dapat dipanen setelah dua hingga empat minggu tergantung jenis benih tanaman yang digunakan.

Tanaman microgreens hanya bisa dipanen sekali dan bukannya berulang-ulang. Oleh sebab itu jika Anda ingin kembali menanamnya maka gantilah media tanam dan tanam kembali tanaman dengan cara yang sama seperti sebelumnya. Anda juga bisa menanam jenis sayuran yang berbeda dalam satu wadah tanam agar hasil yang didapat juga bervariasi. Jadi, Apakah Anda berminat untuk mencobanya dirumah?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *