Apa itu metode tanam Bioponik?

Apa itu metode tanam Bioponik?

Urbanina.com – Kita tentunya sering mendengar istilah hidroponik, metode tanam tanpa menggunakan tanah tapi mungkin jarang sekali yang mengetahui tentang metode budidaya tanaman bioponik. Metode tanam bioponik sebenarnya dapat dikatakan sebagai metode budidaya tanaman hybrid yang menggabungkan sistem tanam hidroponik dengan sistem pertanian organik. Metode ini ditemukan untuk mengatasi masalah-masalah dan menggabungkan kebaikan dari dua metode tanam yang kini popular tersebut.

metode tanam bioponik

Metode tanam bioponik muncul karena kebutuhan akan suatu sistem hidroponik yang efektif dan dapat menghasilkan tanaman dengan rasa yang enak seperti hasil panen pertanian organik. Sehingga hasil tanaman hidroponik atau bioponik tersebut dapat diberi label sebagai produk organik. Jadi bisa disimpulkan bahwa metode bioponik adalah sistem hidroponik yang menggunakan nutrisi organik yang berasal dari bahanp-bahan alami. Mungkin menggabungkan dua metode tanam tersebut tidaklah mudah akan tetapi hal tersebut bukanlah tidak mungkin. Metode tanam bioponik telah banyak dikembangkan di Negara Amerika untuk memproduksi sayuran dan buah organik dan metode hidroponik tersebut juga tersertifikasi sebagai metode tanam organik.

Bioponik Sebagai Sistem Hidroponik Organik

Kombinasi antara sistem tanam hidroponik dan organik ini ditemukan dan dikembangkan oleh seorang ahli pertanian hidroponik di Eropa, William Texier. Sejak tahun 2004, selama bertahun-tahun William mengembangkan nutrisi organik yang disebut Biosevia dalam suatu penelitian. Nutrisi organik tersebut terbuat dari bahan-bahan alami dan juga mengandung mikroba yang juga mendukung pertumbuhan tanaman budidaya.

Manfaat Metode Tanam Bioponik

Sebagai gabungan dua sistem pertanian, bioponik memiliki banyak manfaat dan kelebihan dibandingkan metode tanam lainnya. Diantara manfaat metode budidaya tanaman bioponik antara lain :

  • Lebih ramah lingkungan karena tidak menggunakan pupuk dan pestisida kimia buatan pabrik. Metode tanam hidroponik ini hanya menggunakan nutrisi dan pestisida kimia sehingga tidak mencemari lingkungan.
  • Lebih efisien dalam penghematan lahan, buruh dan nutrisi.
  • Menggunakan lebih sedikit air dibandingkan dengan metode hidroponik pada umumnya sehingga bisa dikatakan metode ini lebih hemat air.
  • Dapat mengurangi sampah atau limbah yang dihasilkan oleh sistem pertanian.
  • Memberikan nutrisi tanaman dengan kadar yang lebih tepat dan presisi sehingga tanaman menghasilkan panen dengan kualitas yang lebih baik, rasa lebih enak dan lebih sehat untuk dikonsumsi.
  • Mendukung populasi mikroba yang bermanfaat bagi akar tanaman. Dalam bioponik media tanam yang digunakan berupa media tanam organik seperti sekam, cocopeat, dan lain sebagainya karena mikroba atau mikroorganisme tidak bisa hidup dan berkembang pada akar tanaman yang ditanam dalam media tanam anorganik.
  • Lebih terjangkau, biaya yang digunakan untuk membudidayakan tanaman secara bioponik relatif lebih ekonomis dibandingkan dengan metode hidroponik pada umumnya.

Dengan manfaat tersebut maka sistem bioponik bisa dikatakan sebagai suatu sistem yang revolusioner dalam budidaya tanaman. Dengan menggunakan ini seseorang bahkan bisa memproduksi tanaman organik sendiri dirumah dengan menggunaan peralatan hidroponik dan nutrisi organik.

Selain itu, berdasarkan penelitian para ahli pertanian di Amerika, sistem bioponik juga bisa diintegrasikan dalam sistem aquaponik yakni sistem hidroponik yang digabungkan dengan metode aquakultur atau budidaya ikan air tawar. Nutrisi yang diperoleh oleh tanaman yang ditanam secara aquaponik berasal drai kotoran dan sisa makanan ikan sehingga sistem tanam aquaponik juga semestinya bisa menghasilkan produk organik, tentunya jika tidak menggunakan bahan-bahan kimia termasuk pestisida yang berbahaya bagi lingkungan.

2 Comments

  1. YTH Redaksi ,
    Terima kasih ats Informasi dan Penjelasan yg cukup jelas.
    Mhn info, dimana km bs belajar secara langsung utk bioponik tsb.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *