Alternatif Nutrisi Hidroponik

Alternatif Nutrisi Hidroponik

Urbanina.com – Sebagaimana yang kita ketahui, sistem hidroponik adalah suatu sistem atau metode tanam dimana nutrisi diberikan langsung pada tanaman dan tidak menggunakan media tanam berupa tanah. Pada prakteknya sistem hidroponik memerlukan nutrisi yang bisa dilarutkan dalam air dan selanjutnya nutrisi tersebut akan diserap oleh tanaman dalam bentuk ion. Selama ini pembudidaya tanaman atau petani lebih memilih menggunakan nutrisi hidroponik instant yang dapat dengan mudah diperoleh di toko-toko pertanian misalnya saja larutan nutrisi AB Mix.

nutrisi hidroponik

Nutrisi AB Mix adalah suatu nutrisi lengkap yang khusus diciptakan untuk budidaya tanaman organik. Nutrisi ini mengandung baik mineral mikro maupun mineral makro dan terbagi dalam dua komponen yakni komponen A dan B yang mudah dilarutkan dalam air. Meskipun demikian, AB Mix bukanlah satu-satunya nutrisi yang bisa digunakan oleh petani atau pembudidaya tanaman karena ada alternatif nutrisi lain yang bisa digunakan. Pada dasarnya semua komposisi nutrisi dapat digunakan dalam metode tanam hidroponik asalkan mengandung cukup nutrisi Salah satunya adalah nutrisi yang dibuat sendiri dengan menggunakan bahan dasar pupuk NPK atau Nitrogen, Potassium dan Kalium.

Penggunaan Pupuk NPK Sebagai Nutrisi Hidroponik

Memang menggunakan larutan nutrisi ABmix lebih mudah dan simple dibandingkan menggunakan jenis pupuk atau nutrisi lainnya. Namun jika nutrisi ABMix sulit didapatkan didaerah Anda maka ada alternatif nutrisi yang bisa digunakan. Salah satu jenis pupuk yang dapat digunakan sebagai alternatif larutan ABMix adalah pupuk NPK mutiara. Pupuk ini dapat mudah larut dalam air sehingga bisa digunakan sebagai larutan nutrisi hidroponik.

Pupuk mutiara dapat diperoleh di toko pertanian dan pupuk ini mudah dikenali karena butirannya berwarna biru. Meskipun pupuk NPK mutiara hanya mengandung beberapa jenis mineral penting seperti Nitrogen, potassium, kalium, magnesium dan kalsium dengan perbandingan tertentu. Untuk digunakan sebagai nutrisi hidroponik sebaiknya gunakan pupuk NPK mutiara 16-16-16. Beberapa unsur mikro yang tidak terkandung dalam pupuk NPK sebenarnya sudah ada dalam air yang digunakan untuk melarutkan pupuk dan tidak begitu diperlukan mengingat tanaman hanya membutuhkannya dalam jumlah sedikit.

Dosis penggunaan nutrisi yang berasal dari pupuk NPK adalah ½ sendok teh perliter air. Berikan nutrisi dengan kadar yang tepat karena pemberian nutrisi yang berlebihan dapat mengganggu pertumbuhan tanaman. Selain itu,  penggunaan NPK sebagai nutrisi hidroponik hanya cocok untuk tanaman dengan usia yang pendek dan bukan untuk skala komersil atau skala besar. Jika ditemukan tanda-tanda defisiensi unsur mikro pada tanaman maka petani atau pembudidatya dapat menambahkan pupuk atau nutrisi sesuai yang diperlukan oleh tanaman dengan melihat gejala defisiensinya.

Penggunaan Pupuk Organik

Jika pupuk NPK maupun nutrisi AB Mix tidak bisa diperoleh maka nutrisi untuk tanaman hidroponik tetap bisa dibuat dengan bahan-bahan alami melalui proses fermentasi. Pupuk organik cukup efektif dalam memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman dan tentunya lebih ekonomis dan lebih ramah lingkungan. Tidak hanya itu tanaman hidroponik yang menggunakan nutrisi alami akan menghasilkan tanaman dengan rasa yang lebih enak dan lebih sehat serta harga jual dipasaran akan lebih tinggi karena ditanam secara organik (tentunya jika pestisida yang digunakan juga berasal dari bahan-bahan alami). Menentukan nutrisi yang digunakan dalam sistem hidroponik akan menentukan hasil panen yang dihasilkan.

Sebaiknya gunakan nutrisi yang khusus diperuntukkan untuk budidaya tanaman hidroponik dan jika sulit diperoleh maka alternatif nutrisi tersebut bisa digunakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *