Mahalnya Bibit Lengkeng Merah Tak Jadi Penghalang Untuk Menanamnya

Mahalnya Bibit Lengkeng Merah Tak Jadi Penghalang Untuk Menanamnya

Urbanina.com – Anda selama ini mungkin mengenal buah lengkeng merupakan buah yang bentuknya bulat dengan kulitnya berwarna kecokelatan, tetapi pernahkah Anda mendengar bahkan melihat lengkeng merah? Lengkeng ini memang mempunyai kulit buah dengan warna merah eksotis. Kecantikan warna buahnya inilah menyebabkan kita betah untuk memandangnya. Keindahannya memang setara dengan mahalnya bibit lengkeng merah dibanding jenis lengkeng lainnya.

Lengkeng merah atau yang sering disebut juga dengan julukan ruby longan ini benar-benar istimewa ketimbang jenis lengkeng yang lainnya. Lengkeng merah bukanlah hasil dari rekayasa persilangan, tetapi hasil dari mutasi gen. Gen lengkeng biasa yang memiliki warna cokelat mengalami mutasi gen lantaran pengaruh radiasi sinar kosmik seperti energi atom, proton dan elektron yang mengakibatkan perubahan pada tanaman lengkeng. Tak cuma buahnya yang memiliki warna merah, bunga, tangkai daun, daun juga mengalami perubahan warna menjadi kemerah-merahan.

Mahalnya Bibit Lengkeng Merah

Lengkeng merah ini pun dikenal dengan kemampuannya melakukan adaptasi di beragam kondisi alam. Lengkeng merah dapat tumbuh subur di dataran rendah ataupun dataran tinggi dengan tingkat pH tanah antara 5,5 – 5,6. Sementara itu iklim yang ideal untuk bertanam lengkeng adalah jenis iklim B (basah), iklim C (agak basah) dan iklim D (sedang). Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di tempat yang terbuka sehingga bisa mendapatkan cukup sinar matahari langsung.

Mahalnya bibit lengkeng merah setara dengan rasa buahnya yang manis mencapai level 21 briks. Hal tersebut menyebabkan lengkeng merah ini menjadi primadona bagi para pecinta buah lengkeng. Daun lengkeng merah mengalami pergantian warna pada saat pertumbuhannya. Ketika daunnya masih muda mempunyai warna cokelat kemerah-merahan, lalu menjadi hijau ketika dewasa dan ketika daun telah tua, maka akan kembali berwarna cokelat kemerahan-merahan.

Bibit lengkeng merah bisa dibudidayakan di lahan tanah ataupun di dalam pot (tabulampot). Untuk bertanam langsung di lahan tanah hal yang butuh dipersiapkan ialah lubang tanamnya memiliki ukuran 60 x 60 x 60 cm dengan jarak antar lubang tanamnya 10 x 10 m. Sesudah membuat lubang tanam, isilah dengan campuran berupa pupuk kandang dan tanah dengan rasio 1:3. Setelah itu bibit tanaman lengkeng merah dapat ditanam. Untuk pemupukan dapat dilakukan dengan pemberian NPK bunga sebulan sekali dan pada bulan berikutnya dilanjutkan dengan pemberian NPK buah. Lakukan juga penyiraman dengan air 1 kali sehari di awal pertumbuhan.

Tanaman lengkeng merah telah mulai tumbuh bunga dan menghasilkan buah dalam waktu sekitra 6 bulanan. Untuk budidaya di dalam pot memakai pot dengan diameter 60 cm atau lebih dengan media tanamnya berupa campuran tanah dengan kompos. Kemudian pemupukan dan penyiramannya tidak berbeda dengan cara pemeliharaan di lahan (tanah sawah atau kebun). Frekuensi penyiraman untuk lengkeng merah di dalam pot mesti dilakukan 1 kali sehati untuk menjaga pasokan air tanaman tetap terjaga. Mahalnya bibit lengkeng merah ini bisa dilihat dari banderolnya yang dihargai pada kisaran Rp 150.000 – Rp 350.000.

Kelengkeng Super Bikin Ngiler Lihat Hasilnya

Kelengkeng Super Bikin Ngiler Lihat Hasilnya

Urbanina.com – Kelengkeng super banyak diburu oleh para pecinta dan penikmat buah-buahan. Hal ini wajar mengingat kelengkeng jenis ini memang memiliki berbagai keunggulan. Selain karena ukuran buahnya yang  memang super besar juga ditilik keadaan rasa buah, daging buah dan aromanya.

Dari beberapa jenis kelengkeng yang saat ini berhasil dibudidayakan di Indonesia, berikut ini kelengkeng super yang perlu Anda ketahui.

Kelengkeng Pingpong

Kelengkeng Pingpong

Kelengkeng pingpong tergolong ke dalam jenis kelengkeng dataran rendah yang mudah menghasikan buah. Kelengkeng ini tergolong jenis kelengkeng super sebab ukuran buahnya  yang memang super, yakni nyaris seukuran bola pingpong. Disamping harum wangi buahnya, rasanya pun amat manis. Daging buahnya tipis dengan biji besar dan cenderung tidak berarir.

Secara fisik ciri-ciri kelengkeng pingpong ditandai dengan hal-hal berikut:

  • Buah dan biji buahnya berukuran besar, sedangkan daging buahnya tipis.
  • Dompolan buahnya banyak, namun jarang percabangannya sehingga secara keseluruhan jumlah buahnya sedikit untuk setiap pohon.
  • Pucuk pohonnya cenderung untuk terus tumbuh memanjang dengan percabangannya yang jarang. Jika tumbuhnya  dibiarkan  tanpa  dilakukan pemangkasan dan pengikatan dari awal menyebabkan cabangnya akan cenderung menghabiskan  lahan tempat pohon ini diletakkan.
  • Memiliki daun dengan bentuk oval dan melengkung ke bawah berwarna sedikit gelap.

Kelengkeng Itoh

Kelengkeng Itoh

Kelengkeng itoh merupakan jenis kelengkeng yang tak asing lagi untuk penggemar kelengkeng di Tanah Air ini. Dengan rasa buahnya yang nikmat, daging buahnya yang tebal dan bijinya yang terbilang kecil membuat kelengkeng itoh sebagai kelengkeng super. Dibandingkan dengan jenis kelengkeng yang lainnya, kelengkeng itoh kualitasnya termasuk lebih unggul.

Kelengkeng itoh adalah hasil persilangan dari kelengkeng diamond river dengan kelengkeng yang berasal dari Thailand yang dilakukan oleh Bapak Isto di Klaten, Jawa Tengah.  Salah satu ciri khas dari jenis tanaman kelengkeng ini adalah perlunya diadakan perangsangan agar memproduksi banyak buah yang menjadi salah satu keunggulan dari kelengkeng itoh ini.  Kelengkeng itoh dapat hidup dengan baik di daerah dataran rendah dengan kondisi suhunya berkisar 27-32oC. Tanaman kelengkeng itoh dapat tumbuh secara maksimal hingga mencapai lebih dari 500 cm dan keistimewaan lainnya dari tanaman kelengkeng ini yakni dapat ditanam di dalam pot.

Disamping rasanya yang dikenal nikmat, kelengkeng itoh pun mempunyai berbagai manfaat untuk tubuh disebabkan kelengkeng itoh memiliki kandungan asam tartaric, vitamin A, vitamin B, lemak, protein nabati, glukosa, sukrosa dan senyawa fitokimia kimia lainnya. Senyawa fitokimia adalah zat-zat kimia yanmg dibuat tumbuhan dengan memberikan berbagai manfaat dan khasiat yang berguna untuk tubuh kita.

Kelengkeng Aroma Durian

Kelengkeng Aroma Durian

Kelengkeng aroma durian mempunyai daging yang rasanya merupakan perpaduan antara rasa khas kelengkeng dengan rasa durian yang setengah matang. Demikian pula dengan aroma buahnya. Kelengkeng jenis aroma durian ini dipercaya ada hubungannya dengan jenis kelengkeng pingpong. Dalam kondisi tanaman yang normal, besar buah yang dihasilkan kelengkeng aroma durian nyaris sama besarnya dengan buah dari kelengkeng pingpong. Jenis kelengkeng super ini  memiliki percabangan yang banyak sehingga mudah rimbun.

Kelengkeng Merah Produktif Tanpa Perangsang

Kelengkeng Merah Produktif Tanpa Perangsang

Urbanina.com – Kelengkeng merah merupakan salah satu varietas lengkeng yang unik berwarna merah. Buah tanaman ini mempunyai bagian kulit dengan warna merah. Ukuran buahnya nyaris lebih besar daripada jenis kelengkeng yang lainnya. Daging buahnya terbilang tebal dan manis rasanya. Buah berwarna merah ini bisa langsung dinikmati atau dibuat jadi jus buah yang rasanya segar dengan campuran buah sehat yang lainnya.

Buah yang juga dikenal dengan nama Ruby Longan ini banyak mengandung nutrisi seperti vitamin dan mineral diantaranya kalori, karbohidrat, mineral, riboflavin, serat, protein, thiamine, kalsium, mangan, niasin, vitamin A, kalium, fosfor, magnesium, dan zat besi. Seluruh gizi itu adalah gizi yang lengkap untuk mencukupi keperluan tubuh Anda supaya menjadi tahan terhadap penyakit dan lebih sehat.

Kelengkeng Merah 2

Berikut ini beberapa manfaat dan khasiat kelengkeng merah untuk kesehatan tubuh Anda, yakni:

  1. Mencegah penuaan dini yang terlalu cepat
  2. Menjaga imun tubuh
  3. Mencerahkan kulit
  4. Membuat rambut sehat
  5. Baik untuk organ pencernaan
  6. Mengobati peradangan
  7. Meningkatkan nafsu makan
  8. Obat herbal diare
  9. Sumber makanan berenergi
  10. Mencegah radikal bebas
  11. Sumber buah sehat
  12. Memperlancar aliran darah
  13. Anti stress
  14. Menyehatkan jantung

Lengkeng merah cocok untuk dibudidayakan di tabulampot karena penampilannya menarik. Pohonnya pendek dan rajin menghasilkan buah. Dompolan buahnya memiliki warna merah seronok yang senada dengan warma daunnya yang merah kecoklatan. Yang membuatnya semakin spesial adalah citarasa buahnya ini mempunyai tingkat kemanisan tinggi.

Kelengkeng merah ini cocok sekali untuk pembudidaya yang supersibuk sebab tidak memerlukan perawatan khusus. Lengkeng merah aditif di beragam ketinggian tempat dan berbuah tanpa perlu bantuan zat perangsang seperti pada jenis-jenis lengkeng lainnya yang perlu dirangsang dengan asupan potasium klorat dan kalium.

Walau tidak dibantum dengan perangsang, namun tetap diperlukan perawatan intensif jika ingin lengkengnya berbuah. Rahasia utama sukses menanam lengkeng merah ini ialah mempersiapkan media tumbuhnya yang nyaman. Sebaiknya media yang digunakan adalah media porous yang banyak mengandung unsur hara.

Di bawah ini Urbanina jabarkan rangkaian menanam kelengkeng merah (Dimocarpus longan) di dalam pot.

  • Siapkanlah media tanamnya berupa campuran serbuk sabut kelapa, sekam bakar, pupuk kandang fermentasi, dan tanah. Campurkan campuran media tanam itu dan masukkan ke dalam pot, lalu tanamkan bibit berukuran 75 cm.
  • Ajir dipasang dalam pot supaya bibit tidak mudah roboh. Taburkan anticendawan yang memiliki bahan aktif karbofuran.
  • Siramkanlah vitamin sebanyak 1 ml per liter air setiap minggu selama tiga minggu terus menerus.
  • Berikan pupuk NPK seimbang dengan rasio 20:20:20 pada dosis 0,75 gram/liter air ketika tanaman berusia 1 bulan. Semprotkan teratur seminggu dua kali sampai tanaman berusia 5-6 bulan atau tajuknya terlihat rimbun. Pangkaslah tajuknya supaya percabangan tanaman bagus.
  • Saat tanaman berumur 6 bulan, Semprotkanlah pupuk cair NPK yang berisi kadar fosfor dan kalium tinggi dengan rasio 6:30:30 dan dosisnya 0,7 ml/liter air. Lakukan tiap-tiap minggu sampai tanaman tumbuh bunga dan muncul calon buah. Ketika calon buah muncul hentikanlah pemupukan dan teruskan lagi ketika buah sebesar kacang tanah.
  • Jika aroma khas lengkeng keluar buah pun siap dipanen. Dianjurkan untuk menaruh pot kelengkeng merah di tempat yang mendapatkan sinar matahari penuh supaya jalannya fotosintesis terjadi sempurna.

 

 

Jenis Kelengkeng Yang Cepat Berbuah

Jenis Kelengkeng Yang Cepat Berbuah

Urbanina.com – Kelengkeng merupakan sejenis buah-buahan yang rasanya manis sehingga disukai banyak orang. Buah ini sangat diminati oleh kaum petani sebab cukup tinggi harga jualnya. Apalagi saat ini ada  beberapa jenis kelengkeng yang cepat berbuah membuat para petani ingin membudidayakannya, baik untuk dikonsumsi sendiri atau untuk tujuan bisnis.

Dari sekian banyaknya varietas kelengkeng yang ada, berikut ini 7 jenis kelengkeng yang cepat berbuah dan paling banyak dibudidayakan di Indonesia.

Kelengkeng Puangray

Kelengkeng Puangray

Kelengkeng ini asalnya dari Thailand. Kelengkeng Puangray mirip perpaduan antara kelengkeng Diamond River dan kelengkeng Pingpong dalam hal ukuran buah dan rasa manisnya, namun cenderung tidak berair dan kecil bijinya. Kelengkeng yang adaptif dataran rendah ini buahnya lebih lebat ketimbang ‘Pingpong’ dengan dagingnya yang tebal. Pada umur 1 tahun pascasambung kelengkeng Puangray telah bisa menghasilkan buah.

Kelengkeng Aroma Durian

Kelengkeng Aroma Durian

Kelengkeng ini memiliki aroma yang harum layaknya durian dan rasanya pun seperti durian berasa setengah matang. Kelengkeng yang seringkali juga disebut kelengkeng mata naga ini memiliki kulit tipis berwarna putih, bijinya kecil, namun tebal daging buahnya. Kelengkeng Aroma Durian  memiliki cabang lebih lebat daripada kelengkeng Pingpong dengan daunnya berwarna hijau tua dan bertekstur kaku. Varietas ini termasuk genjah karena sudah bisa berbuah setelah ditanam selama 1,5 tahun.

Kelengkeng Itoh

Kelengkeng Itoh

Kelengkeng ini adalah hasil persilangan antara kelengkeng Diamond River dan kelengkeng dari Thailand yang dilakukan oleh Bapak Isto dari Klaten. Kelengkeng Itoh memiliki buah yang rasanya manis sekali. Buahnya berdaging tebal, cenderung kering dan bijinya kecil. Dengan bantuan obat perangsang buah, pohon kelengkeng Itoh dapat dibuahkan kapan saja. Walaupun membutuhkan waktu 2-3 tahun untuk bisa berbuah, namun ketika panen tiba produksi buahnya melimpah.

Kelengkeng Kristalin

Kelengkeng Kristal

Kelengkeng ini disebut Kristalin ternyata karena daging buahnya terlihat transparan dan bening sehingga saat memakan buah ini maka biji buahnya cenderung dapat terlihat. Rasa buahnya super manis dan aromanya harum sekali. Daging buah kelengkeng Kristalin agak tebal, kenyal dan cenederung tidak berair. Semua pucuk dari kelengkeng jenis ini berbuah dengan serentak. Kelengkeng Kristalin sudah bisa berbuah hanya dalam waktu 1 tahun sejak menanam bibit.

Kelengkeng Pingpong

kelengkeng pinggpong

Kelengkeng ini mendapat julukan Pingpong karena ukuran buahnya yang memang sebesar bola pingpong dengan bijinya yang besar, aromanya segar dan daging buahnya tipis. Pohon ini tumbuhnya memanjang dengan cabang yang jarang-jarang, bentuk daunnya oval memanjang. Kelengkeng Pingpong sudah bisa berbuah setelah berumur 9-12 bulan bila bibitnya hasil dari okulasi atau cangkokan.

Kelengkeng Merah (Ruby Longan)

Kelengkeng Merah

Kelengkeng ini termasuk salah satu buah ekslusif karena produksinya masih terbatas.  Kelengkeng Merah mempunyai penampilan yang menarik, terlebih waktu berbuah. Buahnya berwarna merah, sementara daunnya berwarna merah kecokelatan. Pohonnya pendek dan rajin menghasilkan buah. Citarasa buahnya memiliki tingkat kemanisan hingga 21 briks. Kelengkeng Merah sudah mulai bisa berbuah setelah ditanam selama 1 tahun.

Kelengkeng Diamond River

Kelengkeng Diamond River

Kelengkeng ini rasanya manis sekali dan termasuk jenis kelengkeng yang cepat berbuah. Butuh waktu 1 tahun setelah ditanam untuk berbuah. Daging buahnya mengandung air sehingga lengket di tangan dengan aroma khas. Pohonnya bercabang banyak dan tajuk daunnya pun lebat sehingga cocok sebagai tanaman peneduh di halaman rumah agar sejuk. Kelengkeng ini dapat memproduksi buah 5-10 kg dalam 1 tahun.

Cara Budidaya Lengkeng Itoh Dengan Hasil Optimal

Cara Budidaya Lengkeng Itoh Dengan Hasil Optimal

Urbanina.com  – Lengkeng atau kelengkeng dan dalam bahasa ilmiah disebut Dimocarpus longan adalah tanaman buah-buahan yang asalnya dari kawasan Asia Tenggara. Tinggi pohon kelengkeng ini bisa mencapai hingga kira-kira 40 meter dan batangnya berdiameter kira-kira 1 meter. Pohon ini memiliki daun majemuk dengan buahnya berbentuk bulat. Saat ini lengkeng Itoh tengah populer di kalangan masyarakat dan cara budidaya lengkeng Itoh cukup mudah sehingga Anda layak mencobanya.

Lengkeng Itoh merupakan kelengkeng varietas baru yang dikembangkan oleh Bapak Isto, yaitu seorang petani lengkeng yang berasal dari Desa Tlogo, Kecamatan Prambanan, Klaten. Berikut ini cara budidaya lengkeng Itoh kami sajikan untuk Anda.

Budidaya Lengkeng Itoh

Penanaman

Bersihkan lahan yang akan digunakan dari sisa akar tanaman dan rumput-rumputan. Lalu buatlah lubang tanam dan sesuaikan terhadap jarak tanamnya, yaitu 6 x 6 meter. Adapun ukuran lubang tanam yang ideal untuk bibit yang tingginya 1 meter adalah 1 x 1 x 1 meter. Sebelum lubang ditutup dengan tanah lakukan penaburan menggunakan pupuk kompos sebanyak 6o kg setiap lubang. Aduklah tanah dan pupuk tersebut setelah 5-6 hari. Diamkan sampai esok hari. Setelah itu lubang bisa ditanami dengan bibit. Bibitnya dapat dibeli di Bapak Isto.

Pemeliharaan

Setelah penanaman dilakukan penyiraman. Selanjutnya penyiraman dilakukan bila lahan kelihatan sudah kering. Pemupukan dilakukan dengan menggunakan pupuk kompos padat dan cair. Pemberian pupuk padat dilakukan tiap tiga bulan sekali dengan dosis 25-35 kg  per pohon pada tahun kedua pasca penamanan atau masa sebelum berbunga. Dengan ukuran sama pada masa berbunga dan berbuah lakukan pemupukan setiap satu bulan sekali. Sedangkan pupuk cair diberikan pada masa vegetatif setiap 2 minggu sekali dengan dosis 1-2 liter. Pada masa generatif lakukan pemupukan setiap seminggu sekali dengan dosis yang sama.

Hama dan penyakit yang kerap mengganggu pohon ini adalah serangga, jamur, kupu putih dan ulat. Gunakan pestisida organik untuk membasminya. Kecuali itu lakukan penyemprotan rutin dengan 1 liter pestisida organik di sekitar akar dan daun setiap dua minggu sekali. Lakukan 3-4 kali penyiraman tiap-tiap 2 hari sekali bila gangguan semakin parah.  Sementara itu untuk merangsang buah bisa menggunakan booster alami yang diracik sendiri dari berbagai bahan alami yang ditumbuk hingga halus menjadi larutan.

Saat pohon akan berbuah dan sesudah panen dilakukan pemangkasan cabang. Pada lima tahun pertama pemangkasan rutin dilakukan sebanyak 4-5 kali dalam satu tahun. Hal ini membuat tanaman menjadi pendek terus setinggi kira-kira 3 meter sehingga akan mempermudah pemanenan dan mempercepat timbulnya banyak percabangan.

Panen

Pada budidaya lengkeng Itoh dengan cara organik memungkinkan pohon dapat menghasilkan buah bagus maksimal hingga berumur 20 tahun, sedang pada teknik anorganik daya produksi tanaman cuma hingga berumur 5 tahun dan kemudian mati. Sesudah itu perlu penggantian dengan bibit yang baru (regenerasi).

Biar masa panen tidak terputus saat menjelang regenerasi (sekitar umur 14 tahun) sebaiknya melakukan potong eskrim. Yaitu menanam bibit Lengkeng Itoh yang baru di tengah-tengah jarak tanam Lengkeng Itoh lama sesudah umurnya mencapai 10 tahun supaya pas umur 14 tahun lengkeng itoh lama dapat diganti langsung dengan pohon baru yang sudah siap berbuah.

Ciri-ciri buah lengkeng yang siap dipanen diantaranya kulitnya licin berwarna kekuning-kuningan dan buahnya empuk. Pemanenan sebaiknya dilakukan sebelum pukul 9 pagi agar buah tetap segar dan beratnya maksimal.

 

 

Cara Mudah Memberi Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng

Cara Mudah Memberi Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng

Urbanina.com – Ada beberapa pilihan cara yang dapat dilakukan oleh seseorang ketika hendak menggunakan pupuk perangsang buah kelengekeng. Setidaknya ada tiga pilihan cara yang dapat dipilih yaitu dengan cara pemberian melalui daun tanaman, melalui batang, dan melalui akar. Diantara ketiga pilihan tersebut, cara yang paling diminati adalah cara pemberian melalui akar karena banyaknya kemudahan yang ada didalamnya. Orang tentu menginginkan kemudahan dalamsetiap langkah yang ia lalui untuk dapat menggunakan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng. Dengan cara mudah memberi pupuk perangsang buah kelengkeng tersebut, orang tidak perlu susah payah untuk dapat menikmati buah kelengkeng/lengkeng yang melimpah bila proses yang ia lakukan berjalan lancar.

cara mudah memberi pupuk perangsang buah kelengkeng

Memang diperlukan cara mudah memberi pupuk perangsang buah kelengkeng yang dapat dilakukan siapa saja bahkan oleh pemula sekalipun. Karena, pemberian pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut dapat menghasilkan sesuatu yang besar yaitu dapat membuahkan tanaman kelengkeng/lengkeng yang hidup di dataran rendah. Apalagi negara Indonesia termasuk negara yang masih mengimpor buah yang satu ini. Jika lebih banyak orang yang tahu cara mudah memberi pupuk perangsang buah kelengkeng ini, maka akan lebih banyak pula tanaman kelengkeng/lengkeng yang dapat dibuahkan dengan cara mudah tersebut. Jika produksi kelengkeng/lengkeng dalam negeri semakin meluas dan semakin banyak, bukan tidak mungkin suatu saat Indonesia menjadi negara yang lebih baik karena sudah tidak perlu lagi mengimpor buah kelengkeng/lengkeng dari negara asing.

Dengan adanya cara-cara mudah yang dapat dilakukan untuk melakukan usaha pertanian kelengkeng/lengkeng, dampak positif yang diharapkan salah satunya adalah memang kemandirian negara dalam menyediakan buah kelengkeng/lengkeng. Dan adanya cara mudah memberi pupuk perangsang buah kelengkeng tersebut adalah salah satunya. Lalu, seperti apa prosedur yang dapat dilakukan untuk memberikan pupuk perangsang buah melalui akar tanaman tersebut? Berikut langkah-langkahnya.

  1. Siapkan pupuk perangsang buah

Penyiapan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng dapat dilakukan dengan mudah. Untuk jenis pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng yang diberikan melalui akar, dapat diperoleh dengan membelinya di toko pertanian. Cukup dengan menukarkan sebagian uang, seseorang dapat memiliki pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut.

  1. Lakukan pelarutan pupuk perangsang buah

Pupuk perangsang buah yang diberikan melalui akar harus dilarutkan terlebih dahulu. Untuk pelarutan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng ini juga dapat dikatakan mudah karena sudah ada dosis tertentu yang terletak di label kemasan pupuk yang dibeli tersebut. Yang perlu disiapkan mungkin adalah tempat larutan semacam ember dengan ukuran yang cukup besar apabila tanaman yang akan diberi pupuk tersebut cukup banyak.

  1. Memberikan larutan pupuk perangsang buah untuk tanaman

Dan setelah pupuk perangsang buah tersebut dilarutkan, maka tinggal diberikan terhadap tanaman melalui akar. Caranya, yaitu dengan mengocorkan larutan pupuk tersebut di sekitar tanaman agar nantinya akar tanaman dapat menyerapnya dengan mudah. Dan selesai.

Itulah prosedur yang dapat dilakukan ketika memberikan pupuk perangsang buah melalui akarnya. Cara diatas tentu dapat dilakukan dengan mudah, bahkan pemula juga bisa belajar dan mudah memahami prosedur diatas. Karena, pemberian pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng melalui akar tanaman diatas memiliki prosedur yang hampir sama dengan cara penyiraman tanaman pada umumnya.

Apabila pemberian pupuk dapat dilakukan dengan baik sesuai prosedur, maka tanaman akan segera berbunga. Semakin banyak bunga yang tumbuh, maka semakin baik. Dalam beberapa bulan, bunga-bunga yang tumbuh tersebut akan berubah menjadi buah kelengkeng/lengkeng yang dapat dipanen sehingga dapat segera dinikmati kesegaran buahnya.

Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng Membantu Cepat Panen

Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng Membantu Cepat Panen

Urbanina.com – Pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng banyak dicari petani bukan karena harganya yang terjangkau, melainkan karena manfaat pupuk tersebut yang luar biasa. Sehingga, meskipun kedai yang menjual pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut jaraknya jauh dengan rumah, tidak mengurangi semangatnya untuk membeli pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut. Hal ini dikarenakan manfaat yang didapatkan dari pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut memang dapat dikatakan luar biasa. Pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut dapat membuahkan tanaman yang tadinya belum berbuah. Tak hanya itu, panen buah kelengkeng/lengkeng dari penggunaan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut juga dapat dikatakan cepat. Karena pupuk perangsang buah kelengkeng membantu cepat panen, pemilik tanaman tidak memerlukan waktu yang lama untuk dapat menikmati panen buah kelengkeng/lengkeng dari tanaman yang ia punya.

pupuk perangsang buah kelengkeng membantu cepat panen

Pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng memang diciptakan oleh ilmuwan di bidang pertanian untuk membuat pekerjaan petani menjadi lebih efektif dan efisien. Sehingga, selain dapat membuahkan tanaman kelengkeng/lengkeng dataran rendah, cara penggunaan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut juga tidaklah sulit. Harapannya, dengan memanfaatkan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut, petani dengan mudah dapat memanfaatkan lahan didataran rendah untuk dijadikan lahan pertanian kelengkeng/lengkeng dataran rendah. Tetapi, seiring berkembangnya ilmu pertanian, pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut juga bisa dipelajari oleh masyarakat luas sehingga mereka juga bisa membuahkan tanaman kelengkeng/lengkeng yang ia tanam di pekarangan rumah misalnya. Peran pupuk perangsang buah kelengkeng membantu cepat panen juga dapat dirasakan oleh masyarakat luas. Lalu, seberapa cepat masa panen yang pada tanaman kelengkeng/lengkeng apabila menggunakan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut?Berikut penjelasannya.

Karena tidak banyak memakan waktu, dapat dikatakan bahwa pupuk perangsang buah kelengkeng membantu cepat panen. Dalam waktu kurang dari setengah tahun, petani maupun masyarakat yang memiliki tanaman kelengkeng/lengkeng akan dapat memanen buah kelengkeng/lengkeng setelah penggunaan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut. Proses tersebut dapat dikatakan cepat mengingat hasil panen atau dompolan buah kelengkeng/lengkeng yang dihasilkan tanaman juga cukup banyak jika tidak terserang hama.

Jika dihitung lebih teliti lagi, rincian waktu yang dibutuhkan tanaman dalam sekali panen dengan bantuan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng adalah sebagai berikut. Semisal hari ini adalah hari pemberian pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng, maka hari ini disebut hari ke-0. Pada hari ke-0 tersebut, tanaman kelengkeng/lengkeng telah diberi pupuk perangsang buah dengan proses pemberian yang berjalan lancar. Dengan perawatan yang benar, tanaman kelengkeng/lengkeng akan memperlihatkan reaksi  atau tanda yang positif di hari ke-40. Di hari ke-40 tersebut, tanaman kelengkeng/lengkeng akan mulai tumbuh bunga kelengkeng/lengkeng diujung rantingnya. Lebih banyak ranting yang tumbuh bunga tentu akan lebih baik.

Tanda tumbuhnya bunga  di hari ke-40 tersebut adalah tanda yang harus disyukuri dan diteruskan dengan merawat tanaman tersebut dengan baik di hari berikutnya hingga panen. Setelah dengan perawatan yang baik, maka buah kelengkeng/lengkeng akan dapat dipanen pada hari ke-150, atau sekitar 4-5 bulan setelah pemberian pupuk perangsang buah. Itulah gambaran waktu yang dibutuhkan untuk membuahkan tanaman kelengkeng/lengkeng dalam satu kali pembuahan.

Dengan hanya membutuhkan waktu yang cukup singkat tersebut, petani ataupun pemiliki tanaman kelengkeng/lengkeng juga disuguhkan dengan hasil panen yang berkualitas. Karena, pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng ini akan bereaksi dengan pupuk kandang maupun NPK yang telah diberikan pada tanaman sebelumnya sehingga pada akhirnya dapat membentuk dompolan buah yang banyak dan lezat. Selama tidak terserang hama, bantuan pupuk perangsang pembuahan ini dapat membuahkan tanaman kelengkeng/lengkeng dengan cepat dan dengan kualitas buah yang terjamin. Itulah bagaimana pupuk perangsang buah kelengkeng membantu cepat panen.

Kesalahan Penggunaan Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng

Kesalahan Penggunaan Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng

Urbanina.com – Pupuk perangsang pembuahan adalah pupuk yang harus dimiliki bagi mereka yang memiliki tanaman kelengkeng/lengkeng dataran rendah. Apalagi sebagai petani kelengkeng/lengkeng dataran rendah, tentu mereka tidak asing lagi dengan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut. Namun selain pupuk tersebut memang dibutuhkan, pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut memang memiliki peran penting yang menguntungkan sang pemilik tanaman kelengkeng/lengkeng dataran rendah. Keuntungan tersebut apalagi kalau bukan panen buah kelengkeng/lengkeng yang dapat dinikmati manis buahnya. Karena kegunaannya yang sangat bermanfaat, penggunaan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut juga membutuhkan ilmu yang perlu dipelajarai. Apabila tanaman tetap tidak dapat berbuah walaupun sudah diberi pupuk perangsang pembuahan, itu berarti ada yang sesuatu yang salah. Dan kesalahan penggunaan pupuk perangsang buah kelengkeng bisa jadi adalah penyebabnya.

kesalahan penggunaan pupuk perangsang buah kelengkeng

Kesalahan penggunaan pupuk perangsang buah kelengkeng tersebut tentu hanya akan menyebabkan kerugian yang dialami sendiri oleh petani atau sang pemiliki tanaman. karena, dia sudah berusaha keras untuk dapat membeli, mempelajari, kemudian memberikan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut tetapi hasilnya kosong atau zonk. Seolah-olah usahanya selama ini hanyalah sia-sia. Namun meskipun hal tersebut dapat membuat putus asa, sudah sepatutnya bahwa orang tersebut harus mau mengakui kesalannya dalam menggunakan pupuk perangsang buah kelengken gsehingga tanaman gagal berbuah. Dengan mengakui kesalannya tersebut, dia bisa belajar dan bisa kembali mencoba menggunakan pupuk perangsang pembuahan. Percobannya yang kedua tentu dengan menghindari kesalahan penggunaan pupuk perangsang buah kelengkeng yang dia lakukan sebelumnya.

Beberapa kesalah penggunaan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng yang berpotensi pernah dilakukan oleh petani maupun pemilik tanaman buah tersebut diantaranya ada 3, yaitu :

  1. Salah menentukan waktu pemberian pupuk

Ketiga kesalahan yang berpotensi dilakukan seseorang dalam menggunakan pupuk perangsang pembuahan tersebut akan kami bahas satu-persatu, untuk urutan yang pertama adalah salah dalam menentukan waktu pemberian pupuk. Hal ini wajar dilakukan oleh pemula yang menggunakan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut. Aturan yang benar mengatakan bahwa tanaman yang siap diberi pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng adalah yang sudah memiliki umur tertentu dengan kondisi pucuk daun berumur setengah tua.

Kesalahan pertama ini lebih baik dihindari dengan cara mematuhi aturan yang ada. Pemberian pupuk perangsang pembuahan sebaiknya didahului dengan mengecek kesiapan tanaman yang dilihat dari umur tanaman dan juga umur pucuk daun.

  1. Salah pemilihan lingkungan

Kesalahan yang berpotensi dilakukan yang nomor dua adalah salah memilih lingkungan untuk tanaman kelengkeng/lengkeng yang ditanam. Kesalahan ini berpotensi terjadi bagi mereka yang menanam kelengkeng/lengkeng di pekarangan rumah yang rimbun. Lingkungan yang rumbun justru tidak baik untuk tanaman kelengkeng/lengkeng yang umurnya telah cukup untuk diberi pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut. Karena, tanaman kelengkeng/lengkeng dataran rendah membutuhkan pancaran sinar matahari yang cukup, bukannya lingkungan yang sejuk atau rimbun.

  1. Salah perawatan setelah pemberian pupuk

Dan kesalahan yang berpotensi dilakukan yang ketiga adalah salah dalam merawat tanaman disaat tanaman tersebut telah diberi pupuk perangsang pembuahan. Salah satu ancaman yang besar terhadap tanaman yang baru saja diberi pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng adalah turunnya hujan. Dengan turunnya hujan, maka air hujan akan meresap ke tanah yang sama dengan tanah tampat meresapnya pupuk perangsang buah yang baru saja diberikan. Apabila hal itu terjadi, maka dosis pupuk perangsang buah tersebut terancam pudar. Dan pada akhirnya, tanaman kelengkeng/lengkeng tidak dapat mengolah dengan baik pupuk perangsang buah yang dosisnya pudar tersebut.

Itulah ketiga kesalahan penggunaan pupuk perangsang buah kelengkeng yang berpotensi dilakukan. Oleh karena itu, kewaspadaan untuk menghindari kesalahan-kesalahan diatas sekiranya perlu ditingkatkan.

Apakah Petani Butuh Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng?

Apakah Petani Butuh Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng?

Urbanina.com – Petani kelengkeng/lengkeng yang menanam kelengkeng/lengkeng di dataran rendah tentu membutuhkan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng agar usaha pertaniannya tersebut dapat berjalan dengan lancar. Dalam usahanya tersebut, petani menggunakan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng untuk membuahkan tanaman kelengkeng/lengkeng yang mereka tanam. Karena, jenis kelengkeng/lengkeng dataran adalah salah satu jenis tanaman kelengkeng/lengkeng yang tidak bisa berbuah apabila tidak mendapatkan asupan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut. Lalu, pertanyaan yang berbunyi apakah petani butuh pupuk perangsang buah kelengkeng muncul ke permukaan dan seolah-olah membutuhkan jawaban yang dapat dipertanggungjawabkan. Namun, jawaban dari pertanyaan tersebut sebenarnya sudah terjawab jelas yaitu bahwa petani memang butuh pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng.

apakah petani butuh pupuk perangsang buah kelengkeng

Pertanyaan apakah petani butuh pupuk perangsang buah kelengkeng sudah terjawab jelas bahwa petani membutuhkan pupuk tersebut. Namun, sampai sekarang terkadang masih ada yang mengajukan pertanyaan serupa dan tentu jawabannya pun juga serupa. Jawaban yang diberikan dari pertanyaan apakah petani butuh pupuk perangsang buah kelengkeng tersebut meskipun uraiannya berbeda, tetapi pada intinya tetap sama, yaitu petani membutuhkan pupuk tersebut. Karena bagi petani, pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut akan mereka manfaatkan sebagai obat perangsang pembuahan tanaman kelengkeng/lengkeng dataran rendah yang ia tanam. Dengan kata lain, tanaman kelengkeng/lengkeng yang dirawat dengan perawatan sebaik apapun, apabila tidak diberi pupuk perangsang buah tersebut tentu tidak akan dapat berbuah dengan baik pula.

Dengan penjalasan singkat tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa petani memang membutuhkan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng yang mereka gunakan sebagai salah satu bahan untuk prosese pertanian kelengkeng/lengkeng yang ia geluti.

Apabila pertanyaan apakah petani butuh pupuk perangsang pembuahan sudah terjawab tetapi orang masih belum yakin juga, mungkin pertanyaan perlu diganti. Pertanyaan tersebut dapat diganti kata depannya sehingga berubah menjadi mengapa petani butuh pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng?. Dengan sedikit mengubah pertanyaannya, bisa saja jawaban yang didapatkan juga akan sedikit berbeda namun lebih jelas dari pertanyaan sebelumnya. Nah, lalu mengapa petani butuh pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng? Berikut ulasannya.

Untuk dapat menjawab pertanyaan diatas, maka perlu dijelaskan sedikit mengenai karakteristik tanaman kelengkeng/lengkeng dataran rendah di Indonesia. Langsung saja, karakteristik tanaman kelengkeng/lengkeng dataran rendah dapat dilihat dari penjelasan singkat berikut ini. Menurut sejarah, tanaman kelengkeng/lengkeng dataran rendah memiliki karakteristik khusus yang tentunya berbeda dengan tanaman kelengkeng/lengkeng dataran tinggi. Ketika tanaman kelengkeng/lengkeng dataran tinggi dapat berbuah dengan baik, maka berbeda dengan tanaman kelengkeng/lengkeng dataran rendah yang tidak dapat berbuah walaupun sudah berumur lebih dari 5 tahun.

Singkat cerita, tanaman kelengkeng/lengkeng dataran rendah yang memiliki karakteristik yang tidak menguntungkan tersebut mulai dipikirkan kembali oleh para ilmuwan agar dapat berbuah. Pada akhirnya, para ilmuwan menemukan formula yang tepat untuk dapat membuahkan tanaman kelengkeng/lengkeng dataran rendah tersebut, yaitu dengan cara pemberian pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut. Sejak saat itu, tanaman kelengkeng/lengkeng yang hidup didataran rendah sudah dapat berbuah tetapi dengan satu syarat yaitu harus diberi pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng terlebih dahulu.

Dari penjelasan yang singkat diatas, maka pertanyaan mengapa petani butuh pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng sudah terjawab dengan jelas. Dengan terjawabnya pertanyaan diatas, maka semakin jelas bahwa petani memang membutuhkan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut. Pertanian kelengkeng/lengkeng dataran rendah pun hanya akan dapat berjalan dengan baik dan dapat memproduksi buah kelengkeng/lengkeng apabila pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut telah diaplikasikan atau diterapkan pada pertanian tersebut. Dan tidak perlu ditanyakan lagi apakah petani butuh pupuk perangsang buah kelengkeng karena jawabannya tentu iya.

Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng Dengan NPK, Samakah?

Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng Dengan NPK, Samakah?

Urbanina.com – Dalam usaha pertanian kelengkeng, ketrampilan petani memang harus diperhitungkan agar mendapatkan hasil panen yang memuaskan nantinya. Dan petani kelengkeng yang telah sukses tentu adalah sosok yang telah terbukti ketrampilannya untuk dapat merawat hingga memanen tanaman kelengkeng yang ia tanam. Salah satu ketrampilan petani adalah untuk dapat menggunakan pupuk bagi tanaman kelengkeng dengan baik dan benar. Karena, terdapat beberapa macam pupuk yang harus digunakan petani dalam usahanya bertani kelengkeng. Sebut saja salah satu pupuk yang digunakan tersebut adalah pupuk perangsang buah kelengkeng. Karena pupuk tersebut bersifat kimia, terkadang orang mengira bahwa pupuk perangsang buah tersebut merupakan pupuk NPK. Sehingga, mereka mengira bahwa pupuk perangsang buah kelengkeng dengan NPK adalah jenis pupuk yang sama. Lalu, apakah benar demikian ? Berikut penjelasannya.

pupuk perangsang buah kelengkeng dengan npk

Untuk mengetahui kebenaran dari pernyataan bahwa pupuk perangsang buah kelengkeng dengan NPK adalah jenis pupuk yang sama, sebenarnya dapat dilakukan dengan cara yang sederhana. Pertama-tama, seseorang harus memahami bahwa terdapat berbagai macam pupuk yang digunakan petani dalam usahanya bertani kelengkeng terutama jenis tanaman kelengkeng dataran rendah. Berbagai macam pupuk yang digunakan tersebut diantaranya adalah pupuk kandang, pupuk NPK, dan pupuk perangsang buah kelengkeng. Dari pemahaman tentang berbagai macam pupuk yang digunakan dalam pertanian kelengkeng tersebut orang dapat dengan mudah mengetahui bahwa tidak benar jika pupuk perangsang buah kelengkeng dengan NPK adalah jenis pupuk yang sama. Setelah mengetahui bahwa kedua jenis pupuk diatas adalah jenis pupuk yang berbeda tetapi sama-sama digunakan untuk tanaman kelengkeng, akan lebih mudah untuk membahas tentang dimana letak perbedaannya di paragraf berikutnya.

Perbedaan yang menonjol dari pupuk perangsang buah kelengkeng dengan NPK adalah pada penggunaannya atau fungsinya bagi proses pertumbuhan tanaman kelengkeng. Kita tahu bahwa pupuk perangsang buah kelengkeng adalah pupuk atau obat yang digunakan petani khusus untuk merangsang tanaman kelengkeng agar dapat berbuah. Sedangkan pupuk NPK adalah jenis pupuk yang digunakan petani hanya untuk memberi nutrisi yang berfungsi untuk membuat tanaman tumbuh lebih optomal, dan bukan untuk membuahkan tanaman kelengkeng. Dari perbedaan fungsi diatas, maka semakin jelas bahwa kedua jenis pupuk tersebut adalah jenis pupuk yang berbeda. Karena memiliki fungsinya masing-masing, pemakaian kedua jenis pupuk tersebut juga harus dioptimalkan dengan baik oleh petani kelengkeng itu sendiri.

Untuk lebih memperjelas adanya perbedaan antara pupuk perangsang pembuahan dengan pupuk NPK diatas,dapat kita lihat juga asal usul pupuk NPK yang sebenarnya sudah familiar di kalangan petani. Pupuk NPK adalah pupuk majemuk yang sudah umum digunakan oleh petani pada umumnya. Pupuk NPK ini mengandung komposisi dengan takaran tertentu yang terdiri dari nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K). Ketiga zat kimia tersebut merupakan salah satu zat penting yang dibutuhkan tanaman untuk membantu pertumbuhan vegetatif,               membantu pertumbuhan akar dan tunas, serta membantu pembungaan. Sehingga, pupuk NPK ini banyak digunakan sebagai pupuk pembantu pula, yaitu untuk membantu pupuk utama yang digunakan pada suatu tanaman. Dengan begitu, jelas bahwa pupuk NPK ini tidak dapat disamakan dengan pupuk perangsang buah kelengkeng yangmenjadi pupuk utama yang berfungsi untuk membuat tumbuhan kelengkeng dapat berbuah.

Pada pertanian tanaman kelengkeng sendiri, pupuk NPK tersebut juga digunakan sebagai pupuk yang bersifat membantu. Pupuk NPK tersebut biasanya digunakan petani kelengkeng untuk diberikan kepada tanaman ketika bunga kelengkeng telah tumbuh. Harapannya, dengan pemberian pupuk NPK tersebut dapat membantu mengoptimalkan pertumbuhan bunga yang dimasa tersebut rawan diserang hama. Sehingga, ketika bunga yang dirawat dengan bantuan pupuk NPK tersebut dapat tumbuh dengan lebih sempurna dan dapat berubah menjadi buah kelengkeng yang lebih sempurna pula.