Cara Menanam Cabe Sistem NFT

Cara Menanam Cabe Sistem NFT

Urbanina.com – Cabe seolah-olah menjadi menu yang wajib hukumnya untuk masyarakat Indonesia karena biasa digunakan sebagai bumbu dan untuk olahan masakan. Tidak heran harga cabe sering naik dan persediaan di pasar menipis dikarenakan tingginya permintaan yang tidak diimbangi dengan pasokan yang memadai dari para pembudidaya atau petani cabe. Untuk mensiasati hal itu Anda dapat bercocok tanam cabe di pekarangan rumah. Namun sebaiknya pahami dahulu cara menanam cabe sistem NFT di pekarangan rumah Anda agar hasilnya memuaskan.

Langkah pertama untuk membudidayakan cabe sistem NFT di pekarangan rumah ialah pembibitan. Anda dapat membeli bibitnya yang dipasarkan di toko-toko pertanian atau membuat sendiri bibitnya dari cabe-cabe yang telah matang. Caranya yaitu dengan memilih cabe yang telah matang, lalu cabe diiris dan bijinya dikeluarkan. Biji cabe itu dicuci bersih. Biji cabe direndam, pilih biji cabe yang tenggelam saja.

Cara Menanam Cabe Sistem NFT di Pekarangan Rumah []

Sesudah mendapakant biji-biji cabe siap tanam, tahap berikutnya adalah penyemaian. Caranya yaitu siapkanlah wadah lalu meletakkan tisu basah. Bibit cabe diletakkan di atas tisu basah dan lapisi bibit cabe tersebut menggunakan selembar tisu basah. Biarkan beberapa hari hingga bibit cabe mengeluarkan akar dan tunas. Disamping memakai tisu basah, penyemaian bibit dapat menggunakan rockwool atau cocopeat.

Biji cabe yang telah bertunas dan berakar bisa dipindahkan ke media tanam. Bagi Anda yang mau mencoba cara menanam cabe sistem NFT dari teknik hidroponik bisa mempergunakan netpot yang telah diisi dengan rockwool atau akar pakis atau rockwool. NFT atau Nutrient Film Technique adalah salah satu jenis sistem dalam teknik hidroponik yang dikembangkan untuk pertama kalinya oleh Dr. A.J Cooper di Inggris pada akhir tahun 1960-an.

Prinsip dasar hidroponik dengan sistem NFT ialah sebuah pola budidaya tanaman dimana akar tanaman tersebut tumbuh pada lapisan bernutrisi yang dangkal dan teredar sehingga tanaman bisa mendapatkan oksigen nutrisi, dan air yang cukup. Tanaman hidup dalam lapisan polyethylene dimana akar tanamannya tergenang dalam air yang mengandung larutan nutrisi yang diedarkan secara kontinyu dengan pompa. Bagian perakaran dalam larutan nutrisi bisa tumbuh dan berkembang secara normal.

Tiap-tiap sistem hidroponik mempunyai cara pemeliharaan yang berbeda-beda. Untuk cara menanam cabe sistem NFT agar selalu memeriksa level air berisi larutan yang menyentuh perakaran tanaman. Bila level air turun, cukup dengan menambahkan air hingga menyentuh akar tanaman itu lagi.

Tanaman cabe sebetulnya tahan pada hama. Namun bukan pertanda kebal terhadap serangan hama. Hama yang umumnya menyerang tanaman cabe antara lain aphid, kepik, lalat buah, dan lain-lain. Penanganan hamanya dapat dilakukan dengan cara alami atau memakai insektisida.

Tanaman cabe dapat dilakukan pemanenan sesudah berusia 3 bulan lebih. Cabe dapat dipanen sebanyak 15-18 kali, namun semakin tua usia tanaman akan semakin tidak produktif untuk memproduksi cabe. Sebaiknya tanaman cabe dipelihara hingga berumur 12 bulan saja atau 4 kali melakukan pemanenan. Pemanenan ada baiknya dilaksanakan pada pagi hari dengan cara memetik buah cabe beserta tangkai-tangkainya.

Demikianlah uraian singkat mengenai cara menanam cabe sistem NFT hidroponik pada pekarangan rumah yang sempit.

Jenis Kelengkeng Yang Cepat Berbuah, Kenali Yuk!

Jenis Kelengkeng Yang Cepat Berbuah, Kenali Yuk!

Urbanina.com – Kelengkeng merupakan salah satu jenis tanaman buah-buahan yang sangat populer karena banyak digemari orang-orang. Tak heran jika banyak orang ingin menanamnya walaupun dalam bentuk tabulampot sekalipun. Namun sebelum Anda melakukan budidaya kelengkeng dalam tabulampot, sebaiknya ketahui terlebih dahulu jenis jenis kelengkeng yang cepat berbuah agar Anda tidak terlalu lama menanti saat ingin memetik buahnya.

Saat ini ada beberapa jenis kelengkeng yang telah dibudidayakan oleh para petani atau pembudidaya tanaman, baik kelengkeng jenis lokal maupun yang berasal dari luar negeri. Semuanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing dan kita tinggal pandai-pandainya memilih dan merawatnya dengan baik agar hasilnya maksimal sesuai harapan. Tapi yang jelas Anda harus memilih jenis kelengkeng yang cepat berbuah supaya tidak memakan waktu lama dalam perawatannya yang berarti menghemat biaya perawatan.

Jenis Kelengkeng yang Cepat Berbuah

Berikut ini 5 jenis kelengkeng yang cepat berbuah yang layak dipertimbangkan saat Anda ingin menanam tanaman ini.

Kelengkeng Kristalin

Identik dengan namanya, kelengkeng jenis ini memiliki daging buah yang bening seperti kristal sehingga terlihat biji buahnya. Kelengkeng kristalin memiliki aroma harum, daging buahnya tebal,  rasa daging buahnya manis serta semua pucuk serentak berbuah pada waktu musim berbuah. Dari mulai bibit ditanam, kelengkeng ini hanya perlu waktu 1 tahun untuk berbuah. Menariknya, di dalam kelengkeng kristalin telah terdapat bunga jantan dan betina sehingga dengan hanya menanam satu pohon kelengkeng ini telah pasti dapat berbuah.

Kelengkeng Diamond River

Kelengkeng diamond river merupakan jenis lengkeng dataran rendah yang terbilang cepat berbuah dan selalu berbuah hampir setiap tahun. Rasa buahnya super manis, namun cenderung mengandung air. Cocok sebagai tanaman peneduh di pekarangan rumah karena tajuk daunnya rimbun dimana daunnya memiliki warna hijau cerah, lebar, dan sedikit bergelombang pada tepian daunnya.

Kelengkeng Puan Ray

Menilik dari namanya kelengkeng dataran rendah ini berasal dari Thailand. Kelengkeng ini berbuah besar dan lebat dimana daging buahnya tebal, tidak berair serta bijinya kecil. Kendati baru ditanam 1 tahun kelengkeng puan ray cepat berbuah tanpa adanya pemberian hormon dan perlakuan khusus.

Kelengkeng Pingpong

Kelengkeng ini memiliki tajuk daun berbentuk memanjang, daunnya oval dengan lebar 4 cm dan panjang 10-11 cm. Pada sisi daunnya berbentuk melengkung dengan batang menggelincir. Kelengkeng Pingpong memiliki buah sebesar ukuran bola pingpong, aromanya segar, kulit buahnya tipis. Bila bibit kelengkeng pingpong berasal dari hasil cangkokan atau okulasi biasanya setelah berumur 9-12.

Kelengkeng Aroma Durian

Kelengkeng aroma durian mempunyai aroma yang harum layaknya durian, begitu juga rasanya seperti durian yang setengah matang. Kulit buahnya tipis dan warnanya putih, buahnya berdaging tebal dengan biji berukuran kecil. Tanaman ini memiliki cabang yang lebih banyak ketimbang kelengkeng pingpong. Disamping itu, daunnya bertekstur kaku dan warnanya hijau tua. Tanaman yang dijuluki kelengkeng mata naga akan mulai berbuah sesudah ditanam selama 1,5 tahun dan mampu menghasilkan buah kira-kira 4 kg setiap tahunnya.

Tabulampot Kelengkeng yang Lebat Buahnya

Tabulampot Kelengkeng yang Lebat Buahnya

Urbanina.com – Tabulampot kelengkeng telah banyak dibudidayakan sebab buahnya disenangi oleh orang-orang. Jenis kelengkeng yang banyak dibudidayakan tersebut lantaran cepat berbuah, antara lain kelengkeng phuangray, pingpong, diamond river, itoh dan masih banyak lagi. Namun bagaimana caranya membuat tabulampot kelengkeng di pekarangan rumah karena tidak memiliki lahan yang luas?

Tidak sedikit orang yang menyenangi buah kelengkeng ini. Selain rasa buahnya yang memang manis, tanaman ini cocok bila dibudidayakan di dalam pot untuk dikonsumsi buahnya atau hanya sekedar untuk penghias ruangan/halaman rumah saja. Sementara itu banyaknya bibit kelengkeng yang dijual di pasaran menyebabkan masyarakat ingin mencoba menanamnya, apalagi bila melihat buah yang dihasilkannya sangat lebat.

Tabulampot Kelengkeng yang Lebat Buahnya

Cara Budidaya Tabulampot Kelengkeng

Bercocok tanam tanaman yang dalam bahasa Latinnya disebut Dimocarpus longan ini di dalam pot tentunya akan menjadi pemandangan istimewa di halaman atau taman rumah kita. Untuk Anda yang ingin menanam kelengkeng di rumahan sebaiknya Anda memanfaatkan teknik tabulampot kelengkeng.

Berikut ini cara budidaya tabulampot kelengkeng yang lebat buahnya.

Memilih Bibit

Anda bisa mendapatkan bibit kelengkeng dengan membelinya di toko tanaman hias/pertanian terdekat atau tempat pembibitan tanaman yang berada di sekitar kota Anda. Pilihlah bibit kelengkeng dari hasil cangkokan yang cuma memerlukan waktu 1 tahun atau kurang untuk menghasilkan buah.

Pilih bibit kelengkeng dari hasil cangkokan yang ukuran pohonnya tidak terlalu tinggi dan lebih kecil. Pastikan bibit kelengkeng yang Anda pilih itu benar-benar berkualitas, yakni sehat dan subur supaya saat ditanam nanti akan berbuah lebat.

Membuat Media Tanam

Setelah Anda berhasil memperoleh bibit kelengkeng yang berkualitas, maka Anda mesti menyediakan media tanam yang baik. Untuk itu, gunakan bekam, kotoran hewan, tanah berpasir dan tanah gembur. Dengan demikian tanaman yang ditanam menggunakan media tanam tersebut akan cepat tumbuh subur di dalam pot itu.

Pemangkasan atau Pemotongan

Pada waktu masa pertumbuhan harus dilakukan pemangkasan untuk merangsang tumbuhnya bunga dan buah. Dengan dilakukannya pemangkasan membuat tanaman akan membentuk cabang-cabang baru yang akan memproduksi buah nantinya. Kecuali pada masa pertumbuhan, pemangkasan juga perlu dilakukan setelah panen untuk menstimulir kembali tumbuhnya bunga dan buah.

Pemupukan dan Penyiraman

Pemupukan perlu dilakukan supaya tanah tempat dimana tanaman kelengkeng ditanam tetap subur dan gembur sehingga mudah dalam penyerapan air. Lakukan pemupukan dengan pupuk kandang 2 minggu sekali. Sementara itu untuk irigasi, lakukan penyiraman sebanyak 2 kali sehari yakni pagi hari dan sore hari. Saat menyiraminya upayakan agar jangan sampai tergenang karena bisa membuat tanah menjadi padat. Siram dengan intensitas yang cukup.

Panen

Pemanenan kelengkeng umumnya bisa dilakukan sesudah sekitar 1 tahun setelah masa tanam, namun untuk jenis kelengkeng tertentu bisa dilakukan panen lebih awal, seperti kelengkeng itoh 2-3 bulan setelah masa tanam. Ciri-ciri buah kelengkeng siap dipanen diantaranya buahnya terlihat telah padat, warna kulit buah menjadi kuning kecokelatan, tercium harum aroma buahnya, dan buahnya nampak mulai merunduk ke bawah. Bila ingin, setelah panen bisa dilakukan pencangkokan untuk persedian bibit-bibit baru.

Demikianlah cara budidaya tabulampot kelengkeng yang lebat buahnya. Selamat bertanam dan semoga sukses!

Cara Merangsang Pembuahan Pada Kelengkeng

Cara Merangsang Pembuahan Pada Kelengkeng

Urbanina.com – Teknik budidaya kelengkeng berbuah lebat amat mudah dilakukan, tetapi Anda mesti mengetahui bagaimana rahasianya. Kelengkeng merupakan tanaman yang sangat terkenal dan termasuk pada buah-buahan yang digemari banyak orang. Barangkali lantaran rasanya yang enak dan manis. Tidak cuma itu, buah kelengkeng di pasaran harganya stabil dan tinggi sehingga petani gemar sekali menanamnya. Namun cara merangsang pembuahan pada kelengkeng masih belum begitu banyak diketahui para pembudidaya.

Tanaman kelengkeng yang usianya telah puluhan tahun tetapi sukar berbuah, ini umumnya berhubungan erat pada varietas atau jenisnya. Memang ada berbagai faktor penyebab pohon kelengkeng yang dibudidayakan di kebun susah berbuah. Beberapa faktor itu diantaranya asal bibit, kesuburan tanah , dan ketinggian tempat. Bila Anda tinggal di dataran rendah tetapi menanam pohon kelengkeng dataran tinggi, tentunya akan sulit sekali untuk berbuah, walaupun telah berusia puluhan tahun.

Cara Merangsang Pembuahan Pada Kelengkeng

Hal itu dikarenakan iklim mikro yang tidak sesuai atau suhu dan kelembabannya yang tidak cocok hingga tanaman tidak mau mengeluarkan bunga. Maka dari itu dibutuhkan perlakuan dan nutirsi tersendiri untuk membuat kelengkeng-kelengkeng itu memproduksi buah. Salah satunya dengan cara merangsang pembuahan pada kelengkeng tersebut melalui pemupukan tanaman menggunakan pupuk yang berisi unsur potassium klorat. Potassium klorat adalah bahan dasar pembuat mercon yang dikenal juga sebagai pupuk booster kelengkeng.

Cara merangsang pembuahan pada kelengkeng dengan pemberian pupuk booster memiliki tujuan untuk memacu waktu menghasilkan buah atau memilih kapan waktunya untuk bisa berbuah sesuai dengan  yang dibutuhan. Adapun pupuk booster kelengkeng umumnya terdiri atas potassium klorat, KNO3, asam amino  serta unsur makro dan mikro yang komplit. Kelengkeng yang telah dapat dibooster umumnya sudah berusia 6 bulan dan dalam keadaan sehat. Pemboosteran sebaiknya dilakukan pada waktu pagi hari selama paling sedikit 4 jam. Biar nutrisinya meresap sempurna sebaiknya upayakan supaya tidak terkena hujan.

Berikut cara merangsang pembuahan pada kelengkeng dengan pemboosteran supaya tanaman kelengkeng mudah berbuah:

  • Tanaman atau pohon kelengkeng mesti tidak terkena sinar matahari penuh, pucuk daun berwarna hijau muda (setengah tua), sehat dan berumur minimum 6 bulan.
  • Kulit ari pada batang pokok dan cabang-cabang utama dikerok, namun jangan terluka, bagian kulitnya yang tipis berwarna kecoklatan cukup dikelupas saja.
  • 1 paket pupuk booster dicampur dengan air bersih sebanyak 4-5 liter lalu diaduk sampai semuanya larut.
  • Lap kain bersih dicelupkan ke dalam larutan berisi pupuk booster. Gunakanlah lap tersebut untuk membasuh cabang primer dan batang pokok hingga basah dengan merata. Ulangilah hingga 2 kali bila perlu.
  • Sisa larutan pupuk booster disiramkan pada seputar ujung batang tanaman kelengkeng.

Pada umumnya bakal bunga akan keluar pada usia 21 hari sesudah diberikan pupuk booster. Bila bakal buah belum juga terlihat sebaiknya tunggu hingga maksimal 2 bulan. Tetapi bila lebih dari 2 bulan bakal bunga belum pula muncul dan yang keluar cuma tunas daunnya saja, jadi penerapan pupuk booster dinilai gagal. Tapi tidak perlu cemas bila keadaan tanaman sehat dapat segera dibooster kembali.

Cara Budidaya Terong Dengan Hasil Melimpah

Cara Budidaya Terong Dengan Hasil Melimpah

Urbanina.com – Terong atau dunia tumbuhan mengenalnya dengan sebutan Solanum melongena adalah jenis tanaman yang tergolong ke dalam keluarga Solanaceae. Dari usia anak-anak sampai dewasa pastinya kenal dengan terong karena pernah mengkonsumsinya. Buah yang bentuknya lonjong ini sering dijadikan olahan sayuran, seperti terong goreng, terong sambal atau sayur lodeh. Rasanya agak gurih dan cukup enak. Tetapi tidak sedikit orang yang belum mengetahui cara budidaya terong dengan hasil melimpah itu seperti apa.

Tanaman yang berasal dari India dan Srilanka ini mempunyai banyak manfaat yang amat baik bagi kesehatan dan kecantikan. Tanaman yang menghasilkan buah namun dijadikan sayuran ini tingginya sekitar 60-240 cm. Batangnya mengandung air, bulu dan duri. Tanaman terong berupa perdu dengan tunas yang bermunculan terus dari ketiak daunnya membuat tanaman ini nampak menyebar merunduk atau tegak.

Cara Budidaya Terong Dengan Hasil Melimpah [ ]

Budidaya terong bisa dilakukan di dataran rendah hingga dataran tinggi. Terong dapat tumbuh subur pada tanah lempung atau berpasir, tidak terkena genangan air, pengairan yang lancar dan pH 5-6. Menurut cara budidaya terong dengan hasil melimpah, waktu tanam yang baik untuk membudidayakan terong ini jatuh pada awal musim penghujan (Oktober/November) atau awal musim kemarau (Maret/April). Beberapa jenis terong yang umum dibudidayakan oleh petani atau pembudidaya, yakni terong acar, terong gelatik/terong lalab, terong bogor/terong kelapa, terong craigi, dan terong kepok.

Adapun tahapan dalam cara budidaya terong dengan hasil melimpah adalah sbb :

Benih

Sesudah 10 hari disemai biji akan tumbuh. Benih yang bagus didapat dari buah yang kulit buahnya minimal 75% telah berwarna menguning, khususnya pada terong jenis besar. Dalam 1 hektar diperlukan benih kira-kira 150-500 gr untuk budidaya terong.

Persemaian

  • Benih direndam selam 1 jam di dalam air hangat sebelum disemai.
  • Sebarkan benih pada bedengan persemaian secara merata dengan media tanam berbentuk campuran pupuk kandang/kompos dan tanah proporsinya 1:1.
  • Tutup media tanam selama 2-3 hari dengan daun pisang.
  • Beri atap (naungan) dari plastik transparan pada bedengan persemaian.
  • Tutup persemaian dengan kasa guna mencegah serangan hama dan penyakit.
  • Pindahkan bibit ke pot plastik/bumbungan daun pisang sesudah berusia 7-8 hari dengan metan yang sama, yaitu pupuk kandang steril dan tanah.
  • Setiap hari lakukan penyiraman.
  • Sesudah berusia 4-5 minggu bibit siap untuk ditanam atau telah memiliki 4-5 helai daun.

Pengolahan Tanah

  • Cangkullah tanah 2-3 kali dan dalamnya 20-30 cm.
  • Buat bedengan dengan ketentuan lebarnya 120-140 cm, panjangnya disesuaikan dengan keadaan lahan.
  • Buat parit diantara bedengan, kedalamannya 20-30 cm.
  • Sebelum ditanam beri pupuk kandang/kompos yang telah matang sebanyak 0,5-1 kg pada setiap lubang.

Penanaman

  • Atur jarak dalam barisan 50-70 cm dan jarak antarbarisannya 80-90 cm.
  • Buat 2 baris tanaman pada setiap bedengan.
  • Pindahkan bibit yang sudah berusia 1,5 bulan atau sudah tumbuh 4 helai daun lahan/tempat yang sudah disiapkan.

Pemupukan

  • Berikan pupuk buatan sesudah tanaman berusia 1-2 minggu sesudah ditanam.
  • Berikan pupuk Urea sebanyak 65 kg/ha.
  • Di sekitar tanaman berjarak 5 cm dari pangkal batang berikan pupuk campuran ZA dan ZK dengan proporsi 1:1 sebanyak 10 g/tanaman.
  • Ketika tanaman berusia 2,5-3 bulan berikan pupuk lanjutan berupa ZA 150 kg dan ZK 150 kg untuk 1 ha lahan. 

Hama dan Penyakit

  • Hama utama yang sering menyerang diantaranya oteng-oteng, pengorok daun, kutu kebul dan kutu daun.
  • Penyakit yang sering menyerang adalah karat dan embun tepung.
  • Gunakan perangkap kuning untuk pengendalian sebanyak 40 buah/ha.
  • Gunakan insektisida piretroid sintetik, biologi atau nabati untuk pencegahan penyakit atau fungisida yang dianjurkan.

Pemanenan

Sesudah tanaman berusia 4 bulan bisa dilakukan panen pertama sebanyak 1-2 kali setiap minggu. Budidaya terong dengan cara budidaya terong dengan hasil melimpah bisa menghasilkan sekitar 10-30 ton buah terong setiap hektarnya. Buah terong yang baik untuk dikonsumsi ialah yang permukaan kulitnya mengkilat dan padat.

 

 

Menanam Tomat Beef Secara Hidroponik

Menanam Tomat Beef Secara Hidroponik

Urbanina.com – Tomat beef merupakan salah sebuah jenis tomat yang sangat besar ukurannya diantara seluruh jenis tomat. Jenis ini, paling besar dan banyak mengandung daging. Meskipun dia besar, tomat jenis ini sedikit mengandung air dan biji. Sehingga berbeda sekali bila dibandingkan dengan seluruh jenis tomat yang ada. Lalu bagaimana cara menanam tomat beef secara hidroponik?

Tomat Beef amat serbaguna untuk dijadikan beragam macam masakan, khususnya untuk dibuat jadi pelengkap sandwich atau begitu saja dimakan mentahnya. Tomat Beef mempunyai tekstur yang padat dan lezat rasanya. Apalagi, tomat beef mengandung banyak nutrisi sehingga banyak orang yang berminat untuk menanam tomat beef ini.

Cara Menanam Tomat Beef Secara Hidroponik

Tomat merupakan sumber vitamin A hingga E dan sumber kalium yang baik. Tomat amat sehat untuk dimakan sebab mengandung antioksidan dan vitamin C yang istimewa. Kandungan itu bermanfaat untuk menurunkan risiko menderita penyakit kanker dan jantung. Bila Anda tertarik ingin membudidayakan tomat beef, berikut ini cara menanam tomat beef secara hidroponik. 

Agar bisa mendapatkan tomat beef berkualitas dan berproduksi tinggi maka dimulai dari pembibitan sebagai langkah pertama. Benih tomat disemai dalam media tray dengan media tanam berupa arang sekam. Bibit dipindahkan ke dalam polibag berukuran 10 x 10 cm setelah berusia satu minggu. Setiap hari sirami dengan air tapi tanpa tambahan nutrisi selama satu minggu. Minggu berikutnya selama dua minggu sebelum dipindahkan kembali ke polibag berukuran 30 x 30 cm dengan media berisi arang sekam sebaiknya tanaman diberi larutan nutrisi AB Mix dengan kepekatan 0,5 mS.

Ketika menyusun polibag di dalam greenhouse (greenhouse perlu guna menurunkan risiko terserang hama dan penyakit), jarak antarpolibagnya diatur seluas 60 x 40 cm. Batang tanaman dirambatkan pada seutas tali dengan cara vertikal supaya memudahkan panen saat tinggi tanaman sampai 1 meter. Batang tanaman itu perlu juga dilengkungkan sebab tinggi batang bisa hingga 4-5 meter. Setelah 1,5 bulan atau kira-kira 40 hari dari polibag, tandan buah akan tumbuh  pertamakali pada ruas tanaman. Masing-masing tandan akan keluar berjarak 3 ruas.

Penyerbukan mempunyai fungsi penting. Penyerbukan dikerjakan manual dengan mengguncangkan tandan menggunakan tongkat yang dibelit busa. Maksudnya agar serbuk sari jatuh di kepala putik. Saat paling baik melakukan penyerbukan manual itu antara pukul 09.00-10.00. Pada saat itu kelopak bunga mekar secara sempurna. Ketika tanaman telah berbuah seukuran kelereng, lakukanlah seleksi supaya buah tumbuh optimal, tidak saling menghimpit, dan seragam. Sisakanlah 4-5 buah setiap tandan.

Budidaya hidroponik memerlukan perlakuan yang tepat, termasuk pemberian nutrisi. Umumnya pemberian nutrisi ini dijalankan dengan metode irigasi tetes. Dalam keadaan suhu normal 26oC  pemberian nutrisi dilakukan sebanyak sehari tiga kali. Ketika cuaca panas hingga 31oC, nutrisi diberikan sampai sehari lima kali. Pastikanlah juga media selalu lembab. Tingkat kepekatan nutrisi sebelum tanaman mengeluarkan buah sekitar 1-2 mS dan 3-5 mS ketika menghasilkan buah. Dengan cara itu produksi tomat beef bisa mencapai 3-4 kg per tanaman. Produksi tersebut relatif tinggi sebab kebanyakan produksi tomat di dataran tinggi kira-kira 2-3 kg per tanaman dan di dataran rendah 1-2 kg per tanaman.

Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng Agar Berbuah Lebat

Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng Agar Berbuah Lebat

Urbanina.com – Kita seringkali menjumpai tanaman kelengkeng yang umurnya sudah bertahun-tahun, namun tidak mau berbunga. Berbagai cara dan kiat telah dilakukan tapi tetap saja tanaman kelengkeng tersebut tidak mau mengeluarkan bunga. Sebenarnya pada kelengkeng yang tidak mau berbuah itu masih dapat ditangani dengan perlakuan khusus berupa pemberian pupuk perangsang buah kelengkeng yang bisa Anda dapatkan di toko-toko pertanian.

Pupuk perangsang buah kelengkeng merupakan sejenis pupuk yang memiliki kandungan unsur N, P, K, asam amino, dan potasium chlorat. Selama ini potasium chlorat kita kenal sebagai bahan dasar peledak dan salah satu bahan baku untuk membuat kembang api.

Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng []

Budidaya tanaman kelengkeng dapat dibilang gampang-gampang susah. Terasa gampang bagi mereka yang sudah terbiasa dan berpengalaman serta ulet. Namun bagi kaum pemula barangkali masih suka menderita kegagalan. Hal ini umumnya terjadi lantaran bibit kelengkeng yang mereka pilih kurang baik dan tidak benar cara perawatannya.

Bibit kelengkeng yang dipilih mesti bibit yang benar-benar mempunyai kualitas. Cirinya adalah bibit tersebut mempunyai daun lebat yang berwarna hijau dab segar. Disamping itu batangnya juga kelihatan kokoh dan kuat. Akarnya pun lebat yang menunjukkan sebuah kesuburan.

Sesudah Anda memilih bibit yang baik dan benar, maka hal selanjutnya yang mesti dilakukan dalam masa penanaman ialah menjalankan perawatan yang benar. Perawatan yang dilakukan dapat berbentuk penyiraman dan pemupukan mempergunakan pupuk perangsang buah kelengkeng agar berbuah lebat serta pemangkasan.

Penyiraman dapat dilakukan tiap hari pada waktu pagi hari dan sore hari. Lakukan penyiraman air secukupnya saja agar bagian batang tidak tergenang sebab hal ini akan membuatnya membusuk. Selain itu penggenangan air menyebabkan tanah menjadi liat hingga sulit diserap oleh air.

Saat bibit masih kecil, penyiraman dapat dilakukan dengan memakai handsprayer (semprotan) yang disemprotkan pada bagian ranting pohon dan daun-daunnya sehingga air siram tersebut dapat meresap lebih merata.

Bicara pemupukan, Anda dapat menggunakan beragam jenis pupuk perangsan buah kelengkeng agar berbuah lebat. Jenis-jenis pupuk tersebut antara lain:

Pupuk Organik dari Kotoran Hewan

Pupuk organik ini mengandung unsur hara yang amat baik bagi kesuburan tanah. Apabila Anda menggunakan pupuk organik, jadi pemupukan mesti dilakukan tiap-tiap 2 minggu sekali. Pemupukan dilakukan dengan cara memberikannya di sekeliling pohon pada jarak yang tidak terlampau dekat.

Pupuk Nutriling

Pupuk jenis ini dapat Anda peroleh di toko-toko pupuk terdekat. Dengan mempergunakan pupuk ini maka tanaman kelengkeng akan mudah tumbuh bunga dan menghasilkan buah walaupun di luar musim berbuah. Pupuk ini berbentuk cairan yang bisa dicampur dengan air biasa untuk disiramkan di bagian bawah tanaman saat memupuknya.

Pupuk Power Nutrition

Pupuk jenis ini pun cara kerjanya sama seperti pupuk lainnya yakni merangsang tumbuhnya bunga dan buah. Berkat digunakannya pupuk ini alhasil buah yang diproduksi mampu lebih banyak dari pada biasanya dan manis rasanya.

Disamping melakukan pemupukan dengan pupuk perangsang buah kelengkeng Anda pun mesti mengadakan pemangkasan daun agar tanaman tetap subur dan bercabang banyak. Pemangkasan dapat Anda lakukan pada saat pertumbuhan dan setelah panen.

Dengan dilakukannya pemangkasan membuat ujung ranting menjadi terangsang untuk mengeluarkan bunga dan buah yang baru. Pertumbuhan cabang baru pun dapat menambah banyaknya ranting yang akan menjadi tempat berbuahnya kelengkeng.

Seperti Buah Kelengkeng Tapi Punya Duri Itu Buah Apa

Seperti Buah Kelengkeng Tapi Punya Duri Itu Buah Apa

Urbanina.com – Leci seringkali dicampuradukkan dengan kelengkeng lantaran bentuk pohon dan buahnya mirip satu dengan lainnya. Sepintas buah leci seperti buah kelengkeng tapi punya duri pada bagian kulit luar buahnya. Sebenarnya bukan duri sungguhan hanya sekedar mirip karena keadaan permukaaan kulitnya tidak gundul sebagaimana umumnya buah kelengkeng. Wajar memang jika kedua tanaman tersebut memiliki kesamaan atau kemiripan sebab keduanya masih satu kerabat dalam dunia tumbuh-tumbuhannya.

Leci atau yang dalam bahasa Latinnya dijuluki dengan nama Litchi chinensis Sonn ini adalah sejenis buah tropis yang datang dari kawasan Cina. Buah yang masih satu family dengan kelengkeng ini adalah tanaman khusus dari daerah beriklim tropis dan subtropis. Disamping rasanya yang spesial yaitu rasa asam bercampur manis menyegarkan, buah leci memiliki khasiat untuk kesehatan. Pasalnya kandungan vitamin C-nya yang tinggi dapat menghambat pertumbuhan beragam sel kanker.

Seperti Buah Kelengkeng Tapi Punya Duri Itu Buah Apa

Tanaman yang memiliki buah seperti buah kelengkeng tapi punya duri ini mempunyai kandungan lemak yang amat rendah. Oleh karena itu mengonsumsi leci bagus untuk seseorang yang tengah menjalani program penurunan berat badan. Disamping itu leci pun bagus untuk orang yang dalam keadaan lemah dan baik untuk orang berusia lanjut. Buah leci dikonsumsi secara langsung sebagai buah segar. Kecuali itu pula diolah jadi buah dalam kemasan kaleng. Kulit akar, kulit batang, kulit buah dan biji leci bisa dimanfaatkan sebagai bahan obat-obatan tradisional.

Leci tergolong ke dalam kelompok tanaman tahunan yang memiliki batang keras. Cukup mudah untuk mengenali tanaman ini karena secara umum tanaman ini mempunyai daun majemuk yang terangkai saling berhadapan dalam satu tangkai. Setiap tangkainya terdiri atas 3-6 pasang anak daun. Sedangkan, untuk bunganya bisa diketahui dari warnanya yang berwarna putih kekuning-kuningan dan terbentuk dari bunga majemuk dengan ukuran cukup kecil sehingga tidak terlihat jelas bila dilihat dengan mata.

Umumnya tanaman yang buahnya seperti buah kelengkeng tapi punya duri ini mulai keluar bunga dan tumbuh buah di awal musim hujan sekitar bulan September sampai Oktober. Saat buah siap untuk dipanen memiliki ciri-ciri warna kulit buahnya sudah berubah dari hijau jadi berwarna kemerah-merahan dan memiliki aroma wangi yang khas. Waktu memetik buah leci sebaiknya ketika cuaca sedang cerah dengan cara menggunting atau memotong bagian ujung percabangan di bawah tangkai buahnya.

Biasanya tanaman leci bisa tumbuh dan menyesuaikan diri dimana saja, malahan sekarang orang-orang menanamnya sebagai tanaman buah dalam pot (tabulampot). Leci merupakan salah satu buah-buahan eksotik yang harganya cukup mahal. Tidak jarang cuma konsumen tertentu yang bisa menikmati rasa asam manis menyegarkan dari buah ini. Lalu, apa yang memikat dari buah yang menggoda ini? Ternyata dari bentuk buahnya yang seperti buah kelengkeng tapi punya duri itu lho.

 

 

 

 

Kelengkeng Untuk Dataran Rendah Ini Cepat Berbuah

Kelengkeng Untuk Dataran Rendah Ini Cepat Berbuah

Urbanina.com – Pada awalnya dataran tinggi di Jawa Tengah dan Jawa Timur adalah daerah penghasil lengkeng di Indonesia, namun belkangan ini beberapa pembudidaya tanaman sudah berhasil mengembangkan kelengkeng untuk dataran rendah seperti di daerah Semarang dan Demak (Jawa Tengah), Pontianak dan Singkawang (Kalimantan Barat), dan Selarong (Yogyakarta) menghasilkan beberapan varietas baru unggulan, diantaranya kelengkeng itoh, pingpong, dan diamond river.

Ketiga varietas tersebut mendapatkan animo besar sebab mempunyai kelebihan ketimbang jenis kelengkeng yang telah ada, seperti umurnya lebih genjah dan rajin berbuah, ukuran buahnya lebih besar, daging buahnya lebih tebal, rasanya lebih manis, dan pemeliharaannya relatif lebih gampang. Adaptasi yang baik dari varietas kelengkeng untuk dataran rendah tersebut yang bibitnya diimpor dari Thailand (Bie Kiew, Ido, dan Sichompu), Malaysia (Itoh) dan Vietnam (Ping Pong, Diamond River) adalah salah satu petunjuk jika kelengkeng mempunyai potensi besar untuk dikembangkan di Indonesia, khususnya pada dataran rendah.

Kelengkeng untuk dataran rendah

Tidak sedikit orang yang belum tahu bila tanaman kelengkeng yang dalam bahasa Mandarin disebut ong ya guo (long yan) yang artinya mata naga ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan kecantikan. Khasiat dan manfaat tersebut diantaranya untuk menghaluskan kulit, penglihatan kabur, asma, batuk, diare, pusing, kurang nafsu makan, mudah berkeringat, mudah marah, depresi, cemas, insomnia, dan meningkatkan vitalitas.

Disamping buahnya, daun kelengkeng berisi quercetin yaitu sejenis antioksidan dan antiviral yang dimanfaatkan untuk mengatasi penyakit kardiovaskuler, diabetes, kanker, dan alergi. Bahkan bubuk biji kelengkeng yang mengandung busa bisa dimanfaatkan untuk keramas (sampo). Sementara itu di Cina dan Vietnam, buah kelengkeng pun dimanfaatkan untuk menangkal racun.

Menanam kelengkeng genjah dengan buahnya yang lebat dan manis memang telah menjadi sebuah tren yang marak dilakukan masyarakat Indonesia. Dimocarpus longan yang dibudidayakan adalah kelengkeng untuk dataran rendah yang mudah berbuah. Pada usia sekitar 8-18 bulan tanaman kelengkeng tersebut sudah mulai belajar mengeluarkan buah. Dewasa ini ada tiga varietas kelengkeng dataran rendah yang sering dianjurkan untuk ditanam, yaitu kelengkeng itoh, kelengkeng pingpong, dan kelengkeng diamond river. Ketiga-tiganya cocok ditanam di halaman rumah.

Dari ketiga varietas di atas, kelengkeng pingpong dan kelengkeng  diamond river adalah kelengkeng untuk dataran rendah sejati. Berikut ini untuk lebih jelasnya.

Kelengkeng Diamond River

Kelebihan kelengkeng ini berada pada sosok tanamannya yang memiliki banyak percabangan dan produktivitas buahnya tinggi. Varietas ini dapat menghasilkan buah sepanjang tahun. Rasa buahnya manis, namun kualitasnya rendah. Daging buahnya tipis, transparan, dan mengandung air.

Kelengkeng Pingpong

Walau buahnya jumbo sebesar bola pingpong, tetapi besar juga ukuran bijinya. Pucuk yang dimilikinya relatif tumbuh secara memanjang dengan percabangan yang jarang sehingga walaupun dompolannya cukup lebat tetapi keseluruhan buah pada setiap pohon kelihatan sedikit. Biasanya kelengkeng pingpong yangg berusia 2 tahun kebanyakan memiliki 4-5 cabang/dompol dimana tiap-tiap dompolnya berisi sekitar 20-25 buah.

Kelengkeng Itoh

Berdasarkan kualitas kelengkeng itoh sangat bagus sehingga dapat disejajarkan dengan kelengkeng impor yang kerap dijajakan di supermarket-supermarket. Daging buahnya tebal dan kering, rasanya manis dan renyah.

Dari ketiga jenis kelengkeng dataran rendah tersebut salah satunya layak untuk Anda budidayakan.

Pupuk Perangsang Buah Lengkeng Bikin Lebat Berbuah

Pupuk Perangsang Buah Lengkeng Bikin Lebat Berbuah

Urbanina.com – Tidak sedikit orang yang tertarik untuk membudidayakan tanaman lengkeng di kebun ataupun di rumah sebagai tabulampot. Namun bagi semua orang menanam tanaman lengkeng tidak selalu mudah. Apalagi untuk yang masih pemula memungkinkan akan mengalami kegagalan karena tanaman ini sulit berbuah. Salah satu cara mensiasatinya adalah dengan penggunaan pupuk perangsang buah lengkeng seperti yang telah dilakukan oleh beberapa pembudidaya tanaman ini.

Memang terdapat beberapa faktor yang membuat tanaman lengkeng  sulit berbuah. Beberapa faktor itu diantaranya adalah asal bibit, kesuburan tanah dan ketinggian tempat. Salah satu cara mengakali tanaman lengkeng yang sulit menghasilkan buah adalah dengan memupuk tanaman tersebut dengan pupuk perangsang buah lengkeng yang dikenal juga dengan nama pupuk booster lengkeng.

Pupuk Perangsang Buah Lengkeng []

Kini sudah banyak tersedia berbagai obat-obat perangsang yang dipasarkan di toko-toko pertanian atau toko tanaman. Malahan saat ini telah ada obat spesial untuk perangsang buah lengkeng yang mandul sekalipun. Dengan demikian Anda tidak perlu khawatir lagi tanaman lengkengnya tidak berbuah, bahkan Anda juga dapat mengatur kapan waktu yang tepat untuk tanaman lengkeng itu berbuah di luar musim.

Salah satu caranya membuat tanaman lengkeng yang tidak berbuah/mandul menjadi terangsang untuk menghasilkan buah adalah dengan mempergunakan pupuk booster lengkeng. Pupuk jenis ini umumnya berbentuk cair dan terbuat dari unsur-unsur makro dan mikro yang cukup lengkap seperti potassium klorat, KNO3, dan asam amino. Bertujuan untuk mempercepat pembungaan tanaman lengkeng tanpa adanya efek samping yang merugikan bagi tanaman.

Selain dengan pupuk booster, Anda pun masih bisa menggunakan pemupukan cara lainnya agar tanaman lengkeng yang dibudidayakan cepat berbuah dan buahnya lebat. Anda dapat mempergunakan berbagai jenis pupuk, pupuk organik dan pupuk non-organik. Pupuk jenis organik sangat mirip dengan pupk kandang (kotoran hewan). Pupuk organik mengandung unsur hara yang baik sekali bagi kesuburan tanah.

Apabila Anda ingin tanaman lengkeng yang berbuah lebat sebaiknya gunakan pupuk organik atau pupuk kandang dari kotoran kambing sebab mengandung banyak unsur fosfor. Pemupukan dilakukan setiap dua minggu sekali. Langkah memupuknya yaitu dengan cara memberikan pupuk tersebut di samping pohon dan jaraknya jangan terlalu dekat. Bulan berikutnya pada pangkal batang semprotkan/taburkan ZPT. Bulan selanjutnya gunakan pupuk NPK secara rutin. Sebelum lengkeng mulai berbunga janganlah lupa untuk melakukan penyiraman secara teratur sebanyak 3 hari sekali sampai jenuh.

Cara kerja dari pupuk perangsang buah lengkeng supaya dapat berbuah lebih cepat dan lebih lebat sebenarnya nyaris sama dengan pupuk-pupuk pada umumnya, yaitu merangsang terhadap pertumbuhan bunga dan buah dari tanaman itu. Dengan mempergunakan jenis pupuk ini, maka diharapkan tanaman yang Anda budidayakan akan mampu menghasilkan buah yang lebih banyak daripada biasanya dan buahnya pun memiliki rasa yang cenderung lebih manis.