Tips Agar Tanaman Kelengkeng Berbuah Lebat

Tips Agar Tanaman Kelengkeng Berbuah Lebat

Urbanina.com – Bertanam tenaman kelengkeng/lengkeng dapat dilakukan siapa saja yang ingin melakukannya. Namun, untuk dapat menghasilkan buah, penanam harus lebih bersabar karena beberapa jenis kelengkeng/lengkeng baru bisa dipanen setelah 2-3 tahun. Misalnya jenis kelengkeng/lengkeng itoh, kelengkeng/lengkeng jenis ini baru bisa dipanen ketika sudah berumur 2,5 tahun. Untuk dapat tumbuh mencapai umur 2,5 tahun tersebut, tanaman tidak bisa hanya dibiarkan begitu saja. Tanaman yang dapat ditanam dipekarangan rumah ini akan tumbuh dan berbuah lebat hanya jika penanam dapat merawat tanaman yang ia tanam sesuai dengan prosedur yang benar. Untuk memudahkan perawatan tersebut, biasanya penanam membutuhkan tips-tips sederhana yang dapat dilakukan untuk merawat pohon kelengkeng/lengkeng ini. Oleh karena itu, kali ini Urbanina akan menulis tentang tips agar tanaman kelengkeng berbuah lebat, yaitu:

tips agar tanaman kelengkeng berbuah lebat

  1. Perawatan tanaman kelengkeng/lengkeng adalah kuncinya

Seseorang yang menanam bibit tanaman kelengkeng/lengkeng dan ingin memanennya, harus paham bahwa kunci pertumbuhan tanamannya adalah perawatan tanaman. Dengan memiliki pemahaman semacam ini, maka akan tertanam di benak penanam bahwa tanaman kelengkeng/lengkeng yang ia tanam sangat membutuhkan perawatan yang didapat darinya. Oleh sebab itu, tips agar tanaman kelengkeng berbuah lebat yang pertama adalah perawatan tanaman sebagai kuncinya. Sebagai gambaran, ketika orang hendak membuka pintu, kunci yang ia butuhkan adalah kunci pintu itu sendiri. Sedangkan untuk dapat menumbuhkan kelengkeng/lengkeng agar berbuah lebat, kuncinya adalah perawatan yang benar dari penanam itu sendiri.

Apalagi untuk petani kelengkeng/lengkeng, tentu mereka tidak hanya menanam satu dua pohon di pekarangan rumahnya. Sebagai petani kelengkeng/lengkeng, ia dapat menanam tanaman kelengkeng/lengkeng dengan jumlah yang lebih banyak. Sehingga, petani harus siap dalam melakukan perawatan tanaman kelengkeng/lengkeng yang dilakukan terhadap lebih banyak tanaman dengan mengeluarkan tenaga yang lebih besar dan ketelitian yang lebih tinggi.

  1. Pemupukan tanaman

Tips agar tanaman kelengkeng berbuah lebat yang kedua adalah pemupukan tanaman. Pemupukan adalah salah satu tips yang dengan mudah dilakukan untuk dapat mengembangkan tanaman kelengkeng/lengkeng agar dapat berbuah lebat. Karena, pupuk mengandung zat-zat yang dibutuhkan tanaman untuk dapat tumbuh dengan cepat serta agar memiliki produktivitas yang baik. Pertumbuhan tanaman kelengken itu sendiri dapat dilihat dari tumbuhnya daun yang semakin lebat dan juga batang pohon yang terlihat kokoh.

Pupuk tersebut dapat diberikan setiap 6 bulan sekali. Jenis pupuk yang baik adalah pupuk kandang dari kotoran kambing, karena mengandung banyak zat fosfor didalamnya. Setelah penggunaan pupuk kandang ini, penanam dapat menambahkan pupuk kimia sebagai pupuk tambahan.

  1. Pemangkasan tanaman

Tips agar tanaman kelengkeng berbuah lebat yang ketiga adalah pemangkasan tanaman. Tanaman kelengkeng/lengkeng yang tumbuh besar akan memiliki daun yang banyak dan lebat. Dengan begitu, perlu dilakukan pemangkasan daun ranting yang terlalu banyak. Hal ini dilakukan agar tanaman cukup mendapatkan sinar matahari serta memiliki sirkulasi udara yang baik. Selain itu, pemangkasan ini akan membuat nutrisi pupuk yang diberikan tidak hanya sampai di daun, tetapi juga bisa di alihkan untuk pertumbuhan pembungaan dan pembuahan.

  1. Penyiraman tanaman

Jangan remehkan tips yang kelima ini, yaitu penyiraman tanaman. Terutama di musim kemarau, tanaman kelengkeng/lengkeng memerlukan asupan air yang cukup. Penyiraman terhadap tanaman kelengkeng/lengkeng ini dapat dilakukan selama 3 kali sehari, dengan volume secukupnya.

Itulah beberapa tips yang dapat dilakukan agar tanaman kelengkeng/lengkeng yang ditanam mampu menghasilkan buah yang lebat. Dengan tips sederhana diatas, maka pertumbuhan tanaman kelengkeng/lengkeng akan menjadi lebih tertata sehingga memudahkan proses pembuahan nantinya.

Cara Membuahkan Kelengkeng Itoh Agar Berbuah Lebat

Cara Membuahkan Kelengkeng Itoh Agar Berbuah Lebat

Urbanina.com – Kelengkeng/lengkeng itoh telah banyak mengalami kemajuan dibidang teknologi pertanian. Jenis kelengkeng/lengkeng yang dulunya hanya cocok ditanam didataran tinggi ini sudah mulai dapat ditumbuhkan di dataran tinggi. Bila melihat pningkatan permintaan pasar terhadap buah kelengkeng/lengkeng ini, membudiayakan kelengkeng/lengkeng itoh dapat menjadi salah satu usaha yang berpotensi menguntungkan. Salah satu hal yang dapat dimanfaatkan petani yang mengusahakan budidaya kelengkeng/lengkeng adalah masa panen pohon kelengkeng/lengkeng yang dapat diatur sendiri. Karena, pohon kelengkeng/lengkeng adalah salah satu jenis pohon yang dapat berbuah dengan dibantu nutrisi tertentu. Lalu, bagaimana cara membuahkan kelengkeng itoh yang dibudidayakan agar dapat berbuah lebat? Urbanina akan menjawab pertanyaan ini dengan artikel berikut ini.

cara membuahkan kelengkeng itoh

Untuk mengetahui cara membuahkan kelengkeng itoh, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan pemberian bahan kimia yang juga bisa disebut nutrisi perangsang pembuahan pada pohon kelengkeng/lengkeng. Dengan memberikan perangsang dari bahan kimia tersebut, pohon kelengkeng/lengkeng kemudian akan dapat mengalami pembuahan yang diawali dengan munculnya bunga. Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan mengenai cara membuahkan kelengkeng itoh ini. Namun, terlebih dahulu petani harus yakin bahwa pohon kelengkeng/lengkeng tersebut telah siap untuk dapat dibuahkan dengan pemberian bahan kimia. Salah satu ciri-ciri umum pohon kelengkeng/lengkeng itoh yang siap dibuahkan adalah yang telah berusia 2-3 tahun, dengan memiliki daun tua. Setelah pohon yang siap berbuah tersedia, maka proses pembuahan dengan bahan kimia atau nutrisi perangsang buah dapat dimulai.

Cara membuahkan kelengkeng itoh agar dapat berbuah lebat adalah sebagai berikut.

  1. Terlebih dahulu bersihkan tanah tempat pohon ditanam dari sampah, gulma dan juga kerikil.
  2. Pangkas ranting yang ujunganya adalah daun yang masih terlalu muda, hal ini dilakukan agar pohon kelengkeng/lengkeng yang akan diberi bahan kimia atau nutrisi perangsang berisikan daun tua semua.
  3. Pangkas juga ranting daun yang terlalu rimbun. Hal ini dilakukan agar pohon kelengkeng/lengkeng itoh tetap mendapatkan sinar matahari yang merata serta sirkulasi udara yang baik.
  4. Siapkan bahan kimia atau nutrisi perangsang tersebut, lalu larutkan dengan air yang disesuaikan dengan dosis pada label produk.
  5. Lalu, siramkan larutan tersebut pada tanaman kelengkeng/lengkeng, tepatnya pada bagian bawah kanopi tanaman bagian luar.
  6. Setelah seminggu, perlu lakukan pemupukan menggunakan pupuk NPK yang juga disesuaikan dengan dosis pada label produk.
  7. Selai dengan pemupukan diatas, tanaman kelengkeng/lengkeng kemudian memerlukan penyiraman juga yang dilakukan secara rutin.
  8. Hasilnya, setelah 40-60 hari pohon kelengkeng/lengkeng akan dapat menghasilkan bunga. Sedangkan masa panen dapat dilakukan dalam waktu sekitar 4-5 bulan setelah pohon kelengkkeng itoh dibuahkan.

Itulah salah satu cara membuahkan kelengkeng itoh agar dapat berbuah lebat. Sebenarnya, masih ada cara lain yang dapat dilakukan petani untuk membuahakan kelengkeng/lengkeng itoh ini. Karena, bahan kimia atau nutrisi pembuahan tersebut ada juga yang diberikan tidak melalui penyiraman seperti langkah diatas. Ada beberapa nutrisi yang dapat diberikan dengan cara memasukkan ke pohon kelengkeng/lengkeng melalui batangnya yang di bor terlebih dahulu. Ada juga yang melalui akarnya, dan ada juga yang diberikan melalui daunnya dengan cara disemprotkan. Hal ini adalah salah satu bentuk dari kemajuan teknologi pembuahan tanaman kelengkeng/lengkeng dengan bantuan bahan kimia.

Dilihat dari sejarah perkembangannya, dulu pembuahan pohon kelengkeng/lengkeng dilakukan dengan cara fisik. Yaitu dengan mengerat atau mengelupas batang utama pohon kelengkeng/lengkeng. Namun, cara ini dinilai kurang terukur meskipun biaya yang dikeluarkan lebih murah. Dengan menggunakan bahan kimia atau nutrisi perangsang pembuahan tersebutlah akhirnya didapatkan pembuahan kelengkeng/lengkeng yang lebih terukur.

Cara Menanam Kelengkeng Itoh Di Dataran Rendah

Cara Menanam Kelengkeng Itoh Di Dataran Rendah

Urbanina.com – Menanam kelengkeng itoh dapat menjadi suatu kesenangan tersendiri untuk seseorang. Karena, dengan berhasil menanmnya, akan ada kemungkinan baginya untuk mengatur waktu kapan tanaman miliknya itu akan berbuah. Hal ini dikarenakan salah satu keunggulan pohon kelengkeng/lengkeng jenis itoh adalah dapat diatur jadwal panennya dengan cara memberikan nutrisi khusus terhadap pohon kelengkeng/lengkengnya. Selain untuk ditanam sendiri di pekarangn rumah, kelengkeng/lengkeng itoh ini memiliki potensi yang bagus untuk ditanamn dan dibudidayakan. Asalkan memiliki lahan di dataran rendah yang mencukupi, dengan jarak per tanaman 6-7 meter, hasil panen setiap pohon dapat mencapai 50-75 kg. Tanpa basa-basi, Urbanina akan membahas tentang cara menanam kelengkeng itoh di dataran rendah.

menanam kelengkeng itoh

  1. Tahapan pemilihan bibit

Sebelum menanam kelengkeng itoh, pertama-tama anda harus terlebih dahulu memiliki bibit yang baik. Adapun cara memilih bibit yang baik telah kami tulis di artikel sebelumnya. Secara fisik, bibit yang baik harus memiliki akar yang basah, batang yang kuat, serta daun yang segar. Bibit yang biasa dijual di polybag dapat anda peroleh dari toko bibit kelengkeng/lengkeng yang terpercaya.

  1. Tahapan penanaman

Langkah penanaman memiliki beberapa tahapan, pertama lubangi tanah disesuaikan dengan ukuran bibit. Misalnya ukuran bibit adalah 1 meter, lubang dpat dibuat dengan ukuran 1 x 1 x 1 meter. Jika ingin menanam bibit dalam jumlah yang banyak, berikan jarak per tanaman sekitar 6-7 meter. Kedua, tidak langsung meletakkan bibit ke tanah yang dilubangi, tetapi terlebih dahulu dengan menaburkan pupuk kompos sebanyak kurang lebih 60 kg per lubang, lalu tutup kembali lubang dengan tanah.

Ketiga, biarkan tanah yang telah ditutup kembali tersebut selama 5-6 hari. Keempat, setelah didiamkan, pupuk diaduk kembali dengan tanah, kemudian perlu didiamkan kembali namun selama 1 hari saja. Barulah tahapan kelima adalah dengan menanam bibit kelengkeng/lengkeng itoh yang telah dipersiapkan di area tanah yang telah diolah tersebut.

  1. Tahapan perawatan

Perawatan pohon kelengkeng/lengkeng menjadi tahapan yang ketiga dari cara menanam kelengkeng itoh. Perawatan pohon kelengkeng/lengkeng sendiri dapat dikatakan cukup mudah, yaitu dengan penyiraman ketika tanah kering, pemberian pupuk dan mengantisipasi serangan hama. Serangan hama dapat dilakukan dengna penyemprotan insektisida, sedangkan pupuk yang diberikan dapat berupa pupuk kompos padat dan cair dan diberikan ketika pohon belum berbunga(masa vegetatif). Pupuk kompos padat diberikan setiap 3 bulan sekali sebanyak 25-35 kg per pohon, sedangkan pupuk kompos cair diberikan setiap 2 pekan sekali sebanyak 1-2 liter per pohon. Maka setelah 2-3 tahun, pohon kelengkeng/lengkeng itoh siap berbuah.

  1. Tahapan pembuahan

Pembuahan pohon kelengkeng/lengkeng itoh dapat dilakukan ketika pohon siap berbuah yaitu pada usia 2-3 tahun. Tahapan pembuahan ini bertujuan agar pohon kelengkeng/lengkeng mampu menghasilkan bunga dan akhirnya berubah menjadi buah kelengkeng/lengkeng. Pertama-tama, penanam harus menyediakan nutrisi pembuahan kelengkeng/lengkeng itoh terlebih dahulu. Kedua, nutrisi dapat diberikan sesuai dosis yang ada di label melalui batang pohon yang di bor terlebih dahulu. Setelah itu, lubang di batang pohon dapat ditutup kembali dan selesai.

  1. Tahapan pemanenan

Tahapan  pemanenan diawali dengan munculnya bunga pada hari ke-35 setelah diberi nutrisi diatas. Ketika bunga sudah muncul, pohon perlu dirawat kembali dengan memberikan pupuk kandang dan pupuk NPK. Bunga terus dirawat hingga berubah menjadi kelengkeng/lengkeng sebesar kelereng. Kelengkeng/lengkeng sebesar kelengkeng/lengkeng tersebut perlu dibungkus atau dibrongsong dengan jaring khusus agar terhindar dari hama seperti kelelawar. Setelah pembungkusan tersebut, pohon kelengkeng/lengkeng yang terus dirawat dapat menghasilkan buah kelengkeng/lengkeng yang menjadi lebih besar dan dapat segera dipanen.

Cara Memilih Bibit Kelengkeng/lengkeng Yang Baik

Cara Memilih Bibit Kelengkeng/lengkeng Yang Baik

Urbanina.com – Petani kelengkeng/lengkeng akan disibukkan dengan memilih bibit kelengkeng/lengkeng yang baik sebelum memulai menanamnya di kebun miliknya. Petani tentu tidak dapat sembarangan dalam memilih bibit kelengkeng/lengkeng yang akan ditanamnya. Pemilihan bibit yang tidak baik dapat berakibat pada panen yang tidak baik pula. Bila terlanjur memilih bibit yang buruk, bisa jadi pohon kelengkeng/lengkeng yang sudah ditanam lebih dari 5 tahun tidak akan menghasilkan buah dan tentu akan sia-sia. Kasus semacam ini biasanya karena pemilihan bibit yang berasal dari biji kelengkeng/lengkeng yang ditanam. Maka dari itu, petani harus benar-benar paham dalam memilih bibit kelengkeng/lengkeng tersebut.

memilih bibit kelengkeng

Kali ini, Urbanina akan membahas tentang cara memilih bibit kelengkeng/lengkeng yang baik. petani tentu tahu bahwa ada berbagai macam cara pembibitan pada tanaman. Seperti yang disebutkan diatas, pembibitan dengan cara menanam biji adalah salah satu cara yang kurang baik apabila pohon kelengkeng/lengkeng akan dijadikan pohon yang produktif menghasilkan buah. Sehingga, petani harus teliti ketika memilih mana bibit kelengkeng/lengkeng yang akan dibeli. Berikut ini adalah tips dari kami mengenai hal ini.

  1. Membeli dari penjual yang terpercaya

Ini adalah salah satu tips atau cara yang termudah yang dapat dilakukan oleh petani, yaitu dengan membeli dari penjual yang terpercaya. Terdapat beberapa penjual bibit yang memiliki standard kualitas bibit yang berbeda. Petani dapat menanyakan kredibilitas penjual bibit tersebut ke petani lain yang pernah membeli bibit di tempatnya. Apalagi dengan kemajuan teknologi komunikasi saat ini, petani dapat dengan mudah mendapatkan informasi tentang penjual yang terpercaya misalnya dengan media sosial di internet.

  1. Berasal dari pembibitan okulasi atau cangkok

Seperti yang diketahui, bahwa ada banyak cara yang dapat dilakukan dalam membibitkan pohon kelengkeng/lengkeng ini. Dan cara yang terbaik untuk menghasilkan bibit unggul adalah dengan menggunakan pemibibitan secara okulasi atau cangkok. Karena, dengan menggunakan kedua cara pembibitan diatas, dapat menghasilkan bibit baru dengan kualitas yang baik untuk dapat menghasilkan panen yang baik pula.

  1. Memiliki batang yang kuat dan daun yang segar

Ciri-ciri fisik bibit pohon kelengkeng/lengkeng yang baik adalah yang memiliki batang yang kuat dan daun yang segar. Dengan cara memijat batangnya, petani dapat mengetahui batang tersebut kuat jika batang memiliki tekstur yang kuat. Namun, jika batang tersebut lunak, lebih baik membeli bibit di tempat lain. Sedangkan untuk mengecek kesegaran daun, dapat dilihat dari ciri fisiknya. Daun yang segar tidak akan terlihat lembek serta tidak akan rontok ketika batangnya digoyangkan sedikit.

  1. Memiliki akar yang tidak kering

Selain batang yang kuat dan daun yang segar, bibit yang baik juga harus memiliki akar yang tidak kering. Biasanya bibit dijual di polybag dan akarnya akan kelihatan apakah basah atau kering. Dengan kondisi akar yang basah, berarti akar bibit tersebut berfungsi dengan baik untuk menyerap air.

  1. Berasal dari pohon kelengkeng/lengkeng yang berkualitas

Untuk dapat memastikan hal ini, petani dapat langsung bertanya kepada penjual bibit kelengkeng/lengkeng. Bibit kelengkeng/lengkeng yang berasal dari pohon kelengkeng/lengkeng yang berkualitas, maka kemungkinan bibit dapt tumbuh dan dapat dipanen akan semakin besar. Patokan pohon kelengkeng/lengkeng yang berkualitas adalah pohon yang telah berbuah selama 3 musim berturut-turut. Demikianlah 5 tips yang dapat dipraktekan ketika memilih bibit kelengkeng/lengkeng yang baik agar dapat menghasilkan panen yang berkualitas.

Kelengkeng Itoh Super Manis Buahnya Manis Bisnisnya

Kelengkeng Itoh Super Manis Buahnya Manis Bisnisnya

Urbanina.com – Kelengkeng/lengkeng itoh adalah salah satu jenis kelengkeng/lengkeng yang dapat ditumbuhkan di dataran tinggi. Jenis kelengkeng/lengkeng itoh biasa dijual di pasar untuk memenuhi permintaan pasar. Hal ini tidak mengherankan mengingat jenis kelengkeng/lengkeng ini memiliki rasa yang sangat manis yang disukai masyarakat. Selain memiliki rasa manis, daging didalamnya juga tebal dengan biji yang kecil. Daging kelengkeng/lengkeng jenis ini kering dan tidak begitu berair, sehingga tidak mudah busuk ketika disimpan. Selain memiliki rasa yang super manis, rupanya kelengkeng/lengkeng itoh juga manis bisnisnya. Manis tersebut diartikan dalam arti yang positif, karena bisnis kelengkeng/lengkeng itoh sangat didukung oleh keunggulan jenis kelengkeng/lengkeng ini sebagai berikut.

manis bisnisnya

Kelengkeng/lengkeng itoh rupanya memiliki masa panen yang dapat ditentukan oleh petani yang menanamnya. Tentu ini menjadi keunggulan yang bisa dimanfaatkan petani untuk dapat memenuhi kebutuhan pasar secara efektif. Kadang-kadang, petani buah harus mendapat keuntungan yang sedikit dikarenakan harga komoditas, ketika harganya menurun karena panen yang banyak. Namun, dengan bertani kelengkeng/lengkeng itoh, petani dapat menentukan kapan pohon kelengkeng/lengkeng yang ia tanam dipanen. Karena, pohon kelengkeng/lengkeng yang ditanam dapat dipanen dengan memberikan nutrisi khusus untuk merangsang pohon agar berbuah. Sehingga, kelengkeng/lengkeng itoh dapat dipanen ketika masa luar panen dan memiliki harga yang cenderung stabil. Inilah salah satu indikator kelengkeng/lengkeng itoh yang manis bisnisnya.

Dalam sekali panen, pohon kelengkeng/lengkeng itoh juga dapat menghasilkan panen yang banyak. Setiap satu pohon kelengkeng/lengkeng, dapat dipanen dan menghasilkan kelengkeng/lengkeng segar sebanyak 50-75 kg. Dengan harga kelengkeng/lengkeng yang stabil atau bahkan menai ketika lengkeng sedang langka, petani tetap dapat memperoleh keuntungan yang ingin diperolehnya. Pemberian nutrisi untuk pohon kelengkeng/lengkeng itoh tersebut dapat dilakukan kira-kira 5,5 bulan sebelum masa panen yang diinginkan petani. Dengan keunggulan ini, selain harus merawat pohon kelengkeng/lengkeng, juga bisa menikmati manis bisnisnya.

Sebelum menikmati manis bisnisnya, petani kelengkeng/lengkeng harus terlebih dahulu bersabar dalam menunggu masa panen pohon kelengkeng/lengkeng yang ia tanam. Karena, pohon kelengkeng/lengkeng itoh hanya akan dapat dipanen ketika sudah berumur 2,5 tahun. Umur ini dihitung dari bibit yang ditanam dengan tinggi 1 meter dan berusia 5 bulan. Walaupun begitu, petani tidak perlu dikhawatirkan tentang pemilihan lahan yang harus di dataran tinggi. Karena, jenis kelengkeng/lengkeng itoh saat ini sudah dapat ditanam di dataran rendah seiring kemajuan teknologi pertanian. Kemajuan teknologi pertanian tersebut layak dikembangkan meskipun masih baru. Dengan bantuan dari sinar matahari, tanaman kelengkeng/lengkeng itoh dapat tumbuh subur di dataran rendah dengan jarak ideal antar pohon kira-kira 6-7 meter.

Meskipun harus bersabar untuk menunggu masa panen, petani kelengkeng/lengkeng itoh tidak akan terlalu direpotkan dengan harus merawat kelengkeng/lengkeng. Karena, perawatan tumbuhnya tanaman kelengkeng/lengkeng ini tergolong mudah dan dapat dilakukan oleh semua petani asal mau belajar. Secara garis besar, perawatan pohon kelengkeng/lengkeng cukup dilakukan diberikan pupuk kambing sebanyak 3 kali dalam setahun dan pupuk pertumbuhan NPK. Selain itu, dengan petani memberikan pasokan air yang cukup di munism kemarau, pohon kelengkeng/lengkeng akan tumbuh dengan cepat. Dan juga, penjagaan tunas baru yang biasa diserang hama dapat dicegah petani dengan salah satunya menyemprotkan insektisida.

Dengan berbagai keunggulan tanaman kelengkeng/lengkeng itoh diatas, tentu kelengkeng/lengkeng itoh adalah salah satu tanaman yang disukai petani. Selain kemudahan dalam bertanam, kelengkeng/lengkeng itoh juga mudah untukdipasarkan. Karena, saat ini masih sedikit pasokan kelengkeng/lengkeng dari dalam negeri dan kebanyakan pasokan kelengkeng/lengkeng adalah dengan mengimpor dari negara asing seperti Thailand atau Vietnam.

Peluang Bisnis Dibalik Buah Kelengkeng/Lengkeng

Peluang Bisnis Dibalik Buah Kelengkeng/Lengkeng

Urbanina.com – Dilihat dari sejarah masuknya ke Indonesia, kelengkeng tentu jauh dibelakang dari buah lain seperti buah pisang maupun rambutan. Ketika masyarakan di desa dapat memetik pisang maupun rambutan di pekarangan rumah, mereka harus pergi membeli ke pasar jika ingin mengkonsumsi buah kelengkeng. Hal ini setidaknya menjadi gambaran bahwa pohon kelengkeng merupakan salah satu pohon yang jarang dimiliki masyarakat. Walaupun begitu, rasa khas dari buah kelengkeng ini sudah sampai ke masyarakat dan banyak disukai. Sehingga, jika orang dapat menumbuhkan pohon kelengkeng yang dapat menghasilkan buah yang banyak, bukan tidakmungkin buah tersebut akan laku dijual di masyarakat tersebut. Inilah yang ada di pikiran orang yang memikirkantentang  peluang bisnis dibalik buah kelengkeng.

peluang bisnis dibalik buah kelengkeng

Peluang bisnis dibalik buah kelengkeng tentu tidak hanya dapat diperoleh dengan hanya berpikir dari satu sudut pandang saja. Namun, ide untuk menjual kelengkeng diatas adalah salah satu awal dari munculnya ide lain untuk melakukan bisnis buah kelengkeng ini. Untuk dapat memulai sebuah usaha, seseorang harus meyakini dahulu seberapa besar peluang usaha yang hendaka ia kerjakan itu tak terkecuali untuk usaha bisnis kelengkeng ini. Untuk mengetahui seberapa besar peluang bisnis dibali buah kelengkeng ini, dapat diperoleh dengan memahami beberap ulasan yang kami tulis berikut ini. Sebagai catatan awal, tanpa datangnya peluang, orang kadang-kadang harus membuat peluangnya sendiri untuk bisa melakukan bisnis. Jadi, peluang bisnis dibalik buah kelengkeng ini juga akan menjadi lebih besar ketika terdapat lebih banyak wawasan yang membuka peluang tersebut.

Terdapat dua jenis tanaman buah kelengkeng yang dapat hidup si Iindonesia ini. kelengkeng merupakan salah satu tumbuhan sub-tropis yang tetap dapat hidup ketika ditumbuhkan di iklim tropis seperti di Indonesia. Bisnis buah kelengkeng di Indonesia telah diawali oleh beberapa petani yang ada di Indonesia di provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Karena menanam buah di dataran tinggi yang terkenal lebih mudah, kedua provinsi diatas telah berhasil menjadi provinsi penyedia kelengkeng yang dapat diandalkan. Namun, permintaan buah kelengkeng di indonesia terus meningkat dan tidak cukup hanya dengan mengandalkan dua daerah tersebut untuk memenuhi permintaan pasar. Akhirnya, pemerintah tetap melakukan impor kelengkeng dalam jumlah yang banyak dari negara lain.

Meski belum bisa memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat, setidaknya Indonesia telah berhasil melakukan usaha pertanian kelengkeng ini. Perkembangan pertanian kelengkeng pun terus diupayakan. Kelengkeng yang terkenal sulit berbuah jika ditanam di dataran rendah mulai menemukan solusinya. Kemajuan teknologai pertanian telah dimanfaatkan oleh para petani untuk dapat memecahkan masalah ini. Dan hasilnya, beberapa daerah seperti di Selarong, D.I.Yogyakarta; Pontianak, Kalbar; dan Semarang, Jateng, telah berhasil membudidayakan kelengkeng di dataran rendah. Keberhasilan tersebut didapat dari usaha penyesuaian dari beberapa varietas produksi antara lain kelengkeng itoh, diamond river dan pingpong.

Adaptasi yang berhasil dari sejumlah wilayah di dataran rendah diatas menjadi salah satu indikasi bahwa selain di dataran tinggi, kelengkeng juga dapat dibudidaya di dataran rendah di Indonesia. Selain dari kemajuan dibidang teknis, peluang bisnis dibalik buah kelengkeng juga dapat dikembangkan dari sumber daya manusia yang melimpah. Orang harus ingat bahwa Indonesia adalah negara dengan penduduk yang banyak, dan bahkan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk setiap tahunnya. Akibatnya, impor kelengkeng ke Indonesia pernah mencapai 111,8 ton dengan nilai US$ 130 juta di tahun 2011. Oleh karena itu, salah satu cara untuk mengurangi banyaknya impor kelengkeng tersebut salahsatunya adalah dengan munculnya banyak petani kelengkeng yang baru agar dapat memenuhi permintaan pasar didalam negeri.

Jenis Kelengkeng Yang Banyak Dibudidaya Di Indonesia

Jenis Kelengkeng Yang Banyak Dibudidaya Di Indonesia

Urbanina.com – Jenis kelengkeng/lengkeng yang banyak disukai petani adalah jenis kelengkeng/lengkeng yang dapat dibudidayakan dengan mudah serta dapat memberi keuntungan besar. Namun sebagai petani yang baik, seharusnya dia tidak hanya memikirkan dirinya dengan memilih buah kelengkeng/lengkeng yang mudah dibudidayakan, namun juga memikirkan konsumen nantinya agar dapat menikmati kelengkeng/lengkeng yang memiliki rasa yang lezat. Seperti yang di ketahui, kelengkeng/lengkeng memiliki rasa manis yang khas dan juga memiliki aroma yang khas. Namun, apakah semua jenis kelengkeng/lengkeng memiliki rasa yang seperti itu? tentu tidak. Maka dari itu, kali ini Urbanina akan memberikan informasi yang perlu diketahui, tentang jenis kelengkeng/lengkeng yang banyak ditemui dan dibudidaya di Indonesia ini.

jenis kelengkeng

  1. Kelengkeng Itoh

Kelengkeng/lengkeng itoh adalah salah satu jenis buah kelengkeng/lengkeng yang dibudidayakan di Indonesia. Kelengkeng/lengkeng jenis ini dapat disebut sebagai jenis buah kelengkeng/lengkeng yang terbaik dari jenis lainnya. Daging yang dihasilkan kelengkeng/lengkeng itoh ini bersifat tebal, manis, kering dan renyah. Dan untuk pembuahannya, dilakukan dengan dipacu menggunakan aplikasi dan hormon. Sehingga, panen buah kelengkeng/lengkeng jenis ini dapat diatur waktunya oleh petani.

Kelengkeh itoh termasuk jenis kelengkeng/lengkeng yang hidup di dataran tinggi, dengan ciri-ciri sebagai berikut. Dimulai dari rasanya, buah kelengkeng/lengkeng itoh memiliki rasa yang sangat manis. Lalu, daging memiliki daging buah yang tebal dengan biji yang kecil dan tidak berair. Untuk membuahkan tanaman itoh ini, petani dapat menggunakan obat perangsang buah. Dan yang terakhir, dapat dipanen setelah berumur 2-3 tahun, dengan jumlah buah yang banyak.

  1. Kelengkeng pingpong

Kelengkeng/lengkeng pingpong adalah jenis buah kelengkeng/lengkeng yang memiliki ukuran kira-kira sebesar bola pingpong. Kelengkeng/lengkeng pingpong ini merupakan salah satu jenis buah kelengkeng/lengkeng yang dibudidayakan di Indonesia dan cepat berbuah.

Kelengkeng/lengkeng pingpong termasuk jenis kelengkeng/lengkeng yang didup di dataran rendah, dengan ciri-ciri sebagai berikut. Dimulai dari ukuran buahnya, kelengkeng/lengkeng jenis ini memiliki buah yang besar, dengan biji yang besar, dan daging yang tipis. Dompolan buahnya juga lebat. Lalu, pohon jenis ini berbentuk oval dengan melengkung kebawah dan berwarna agak gelap. Karena memiliki pohon yang cenderung memanjang, petani disarankan untuk melakukan pemangkasan dan pengikatan pada tajuk kelengkeng/lengkeng sejak awal tumbuh secara teratur, agar cabang pohon ini tidak memakan tempat ketika besar.

  1. Kelengkeng aroma durian

Jenis buah kelengkeng/lengkeng yang ketiga bernama kelengkeng/lengkeng aroma durian. Sesuai dengan namanya, jenis buah kelengkeng/lengkeng ini memiliki aroma khas seperti buah durian dan rasanya seperti durian setengh matang. Termasuk kelengkeng/lengkeng yang hidup di dataran rendah, kelengkeng/lengkeng jenis ini ciri-ciri yang pertama daging buahnya tebal, berbiji tipis dengan kulit yang agak tipis. Memiliki daun berwarna hijau tua yang bertekstur lurus dan kaku. Dan pohon kelengkeng/lengkeng jenis ini memiliki tajuk yang kuat serta menjuntai.

  1. Kelengkeng kristalin

Disebut kelengkeng/lengkeng kristalin karena daging buahnya yang bening sehingga mnampak seperti kristal dengan biji yang cenderung kelihatan. Termasuk jenis tanaman kelengkeng/lengkeng yang hidup didaratan, kelengkeng/lengkeng jenis ini memiliki ciri-ciri yang pertama daging buah tebal, dengan rasa yang lebih manis dan aromanya lebih tajam. Panen pohon kelengkeng/lengkeng jenis ini dapat dilakukan setelah berumur 1 tahun, dan semua pucuk dapat berbuah ketika masa panen tiba. Jumlah dompolan yang dihasilkan juga cukup banyak dengan setiap dompolan memiliki jumlah buah yang banyak pula.

  1. Kelengkeng diamond river

Kelengkeng/lengkeng diamond river merupakan jenis buah kelengkeng/lengkenga yang banyak dibudidayakan diIndonesia dan cepat berbuah. Ciri-ciri kelengkeng/lengkeng jenis ini adalah memiliki daun yang tepian daunnya agak bergelimbang, berwarna hijau, dan lebar. Daging buahnya juga sangat manis senderung berair. Petani yang membudidayakannya dapat memanen buah ini hampir setiap tahun.

Sejarah Kelengkeng/Lengkeng Di Indonesia

Sejarah Kelengkeng/Lengkeng Di Indonesia

Urbanina.com – Kelengkeng/lengkeng sudah menjadi salah satu jenis buah yang dapat dijangkau seluruh lapisan masyarakat di Indonesia. Di kalangan menengah kebawah, kelengkeng/lengkeng telah dijumpai di sebagian pasar tradisional. Dengan dijual per bungkus atau per kilo gram, pembeli dapat memilih berapa jumlah kelengkeng/lengkeng yang hendak dikonsumsinya. Sehingga, rasa manis dan aroma khas buah berkulit kuning ini sudah diketahui dan disukai banyak kalangan masyarakat. Namun, sejarah kelengkeng/lengkeng di Indonesia sepertinya masih belum banyak diketahui oleh masyarakat. Sehingga, kali ini Urbanina akan membahas dengan singkat tentang sejarah kelengkeng/lengkeng di Indonesia pada artikel ini.

sejarah kelengkeng

Sejarah kelengkeng/lengkeng dapat dimulai dengan melihat awal mula buah ini ditemukan. Yaitu di pada tahun 116 sebelum Masehi, di Shanxi, China terjadi kegagalan dalam upaya penanaman buah kelengkeng/lengkeng, dan kemudian berhasil di Sichuan, China bagian barat daya. Dan 400 tahun kemudian, buah kelengkeng/lengkeng dikirim menuju Fujian untuk dikembangkan menjadi industri yang dipercaya akan menguntungkan. Hasilnya, penyebaran kelengkeng/lengkeng mengalami perkembangan dan menyebar dari Fujian dan Guangdong menuju ke Taiwan. Penyebaran kelengkeng/lengkeng tersebut diyakini terjadi pada ahir tahun 1800-an. Sejarah kelengkeng/lengkeng diatas telah diyakini karena telah didokumentasikan di sejarah China selama lebih dari 2.200 tahun. Juga disebutkan dalam dokumentasi tersebut bahwa kelengkeng/lengkeng pernah dijadikan makanan suguhan yang untuk Kaisar di tahun 200 sebelum Masehi, disaat kepemimpinan Dinasti Han. Buah kelengkeng/lengkeng juga memiliki sebutan lain yaitu si mata naga. Sebutan mata naga ini dipakai karena kelengkeng/lengkeng memiliki bentuk bulat, dengan biji hitan dan terang yang seolah seperti mata pada hewan yang melegenda, yaitu naga.

Meskipun telah dikatakan demikian, terdapat versi lain dari sejarah kelengkeng/lengkeng ini. Ada yang meyakini bahwa buah kelengkeng/lengkeng ini berasal dari Myanmar dahulu, dan setelah itu baru menyebar ke China bagian selatan dan dilanjutkan menyebar ke Taiwan, kemudian ke Thailand bagian utara. Ada juga yang mengatakan bahwa di Taiwan, sebelum buah kelengkeng/lengkeng yang masuk di tahun 1800-an tersebut, terlebih dahulu sudah ada tumbuhan liar yang memiliki bentuk dan rasa yang sama dengan kelengkeng/lengkeng ini. Pada waktu itu, tumbuhan ini disebut dengan nama kelengkeng/lengkeng asli atau kelengkeng/lengkeng ‘Ka-la. Dengan berbagai versi sejarah diatas, setidaknya ada beberapa persamaan bahwa kelengkeng/lengkeng ini berasal dari negara-negara Asia seperti Myanmar, China dan Taiwan. Lalu, bagaimana sejarah buah kelengkeng/lengkeng di Indonesia? berikut penjelasannya.

Di Indonesia, kelengkeng/lengkeng diyakini berasal dari proses persebaran kelengkeng/lengkeng dari Myanmar. Secara bertahap melalui negara-negara Asia, kelengkeng/lengkeng tersebut dapat masuk ke Indonesia. Namun, ada yang menyebutkan bahwa juga terlebih dahulu telah ada tumbuhan kelengkeng/lengkeng liar yang tumbuh di Kalimantan Timur. Di Provinsi tersebut, tumbuhan kelengkeng/lengkeng liar ini memiliki sebutan buku, kakus, ihaw atau mata kucing. Dengan dua versi sejarah diatas, pembaca dapat menyakini salah satunya atau dua-duanya.

Budidaya kelengkeng/lengkeng kemudian mulai berkembang. Pertama-tama, dataran tinggi seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur menjadi du provinsi yang mengawali budidaya kelengkeng/lengkeng ini. Dua provinsi tersebut menjadi daerah penghasil kelengkeng/lengkeng yang paling banyak di Indonesia. Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi pertanian, petani kemudian memiliki gagsan untuk mengembangkan budidaya kelengkeng/lengkeng. Hasilnya, petani dapat menumbuhkan kelengkeng/lengkeng yang mulanya hanya di dataran tinggi, menjadi di dataran rendah juga. Dengan inovasi budidaya yang diwujudkan ini, kini budidaya kelengkeng/lengkeng telah berkembang menjadi salah satu tumbuhan buah yang memiliki potensi yang bagus untukdibudidayakan.

Manfaat Tomat Untuk Kesehatan

Manfaat Tomat Untuk Kesehatan

Urbanina.com – Manfaat Tomat untuk kesehatan , Metode hidroponik yang banyak diaplikasikan oleh para petani dan  pekebun saat ini cukup menjanjikan terutama dalam budidaya tanaman tomat. Tomat yang dihasilkan dari metode hidroponik dianggap memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan tomat yang ditanam dengan metode konvensional. Warna, tekstur, bentuk fisik dan rasa menjadi ukuran kualitas tanaman tomat khusunya hidroponik. Buah tomat mengandung zat gizi yang cukup tinggi dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Adapun manfaat buah tomat bagi kesehatan dan kecantikan antara lain :

tomat cerry

  1. Tomat untuk Mencegah Kanker

Penyakit kanker adalah salah satu penyakit yang ditakuti dewasa ini dan belum ada obat efektif yang bisa menyembuhkannya. Kanker juga merupakan pembunuh nomor dua di dunia setelah penyakit jantung koroner. Tomat kaya akan likopen, suatu zat antioksidan yang dapat melawan radikal bebas penyebab penyakit kanker. Penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi tomat setiap hari dapat mencegah penyakit kanker terutama kanker prostat secara signifikan seperti yang dilaporkan oleh para ilmuwan dari Harvard University.

  1. Tomat untuk Mengatasi darah tinggi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah salah satu penyakit yang dapat meningkatkan resiko penyakit jantung. Tomat kaya akan potassium, senyawa mineral yang dapat menurunkan resiko hipertensi hingga 20% berdasarkan penelitian Web Md di Amerika.

  1. Tomat untuk Mengurangi resiko penyakit jantung.

Penyakit jantung koroner adalah pembunuh nomer satu di dunia. Penyakit ini dapat terjadi dikarenakan banyak faktor, salah satunya adalah konsumsi makanan yang tidak sehat dan kaya lemak. Tomat mengandung kadar serat yang tinggi yang dapat mencegah penyerapan lemak dalam tubuh serta mengurangi kadar kolesterol dalam darah. Koleseterol yang masuk dalam aliran darah dapat menyumbat pembuluh darah dan meningkatkan resiko penyakit jantung. Asam folat yang terkandung dalam tomat juga dapat menjaga jantung agar berfungsi secara normal.

  1. Tomat untuk Mencegah diabetes

Tomat kaya akan serat dan antioksidan yang dapat membantu menurunkan kadar gula dalam darah serta meningkatkan kadar hormon insulin dalam tubuh baik pada penderita diabetes tipe 1 maupun diabetes tipe 2. Mengkonsumsi tomat setiap hari juga dapat membantu mengurangi rasa lapar dan coock dikonsumsi sebagai cemilan sehat.

  1. Tomat untuk Mengatasi konstipasi

Mengkonsumsi makanan kaya serat seperti tomat dapat membantu mengatasi masalah buang air besar atau yang dikenal dengan sebutan konstipasi. Serat yang terkandung dalam tomat mampu melancarkan pencernaan dan membantu proses defekasi atau pengeluaran feses dari dalam tubuh.

  1. Tomat untuk Menjaga kesehatan mata

Untuk menjaga kesehatan penglihatan, selain mengkonsumsi wortel anda juga dapat mengkonsumsi tomat. Tomat kaya akan likopen, beta karoten dan vitamin A yang dapat melindungi organ mata dari kerisakan akibat radikal bebas atau hal lainnya. Tomat dapat mencegah mata dari kerusakan seperti katarak dan Age Macular Degeneration (AMD) atau penurunan fungsi penglihatan.

  1. Tomat untuk Mengatasi jerawat dan masalah kulit

Selain bermanfaat bagi kesehatan, tomat juga dapat digunakan untuk menjaga kecantikan kulit. Tomat kaya akan vitamin C dan antioksidan yang dapat memicu pembentukan kolagen dalam kulit serta mencegah penuaan yang diakibatkan oleh radikal bebas. Penggunaan tomat sebagai masker wajah secara rutin dapat mengurangi masalah jerawat dan kulit kusam pada wajah. Cukup haluskan tomat atau oleskan potongan tomat pada wajah secara rutin dan lihat hasilnya dalam beberapa minggu.

  1. Tomat untuk Mengatasi stress

Asam folat yang terkandung dalam tomat ternyata dapat mengatasi masalah depresi dan stress yang saat ini banyak diderita akibat tekanan pekerjaan maupun masalah yang menimpa seseorang. Mengkonsumsi tomat secara rutin dapat merangsang produksi hormon serotonin pada otak yang membantu memperbaiki mood dan memberikan rasa tenang. Jadi jika anda mengalami stress, tidak ada salahnya mengkonsumsi tomat secara rutin.

Demikian delapan manfaat utama yang dapat diperoleh dari mengkonsumsi tomat dan manfaat ini bisa kita peroleh dengan mengkonsumsi tomat segar yang masih mentah ataupun dengan menambahkannya pada masakan sehari-hari.

Like + share ya.. semoga bermanfaat