Alat Panen Telur yang Wajib Tersedia

Alat Panen Telur yang Wajib Tersedia

Urbanina.com – Permintaan telur ayam/itik segar ataupun olahan semakin naik, baik di dalam maupun luar negeri (ekspor). Saat ini negara pengekspor telur ayam/itik di Asia ialah Indonesia, Filipina, Malaysia, Thailand, Cina, dan Taiwan. Indonesia mengekspor telur ayam/itik ke Singapura lewat Riau, Sumatera Selatan, dan Batam. Panen telur merupakan waktu yang selalu ditunggu-tunggu para peternak, namun sebelumnya Anda harus menyiapkan alat panen telur agar hasilnya bisa disimpan secara optimal.

Permintaan telur ayam/itik untuk pasar di dalam negeri masih terbuka lebar, khususnya untuk bahan pembuat martabak, roti, lauk (rawon, soto, dan nasi goreng), dan untuk produk olahan yang lainnya. Telur adalah salah satu sumber protein hewani yang memiliki beberapa zat gizi yang amat baik dan gampang dicerna. Telur adalah sumber protein bermutu tinggi sebab memiliki kandungan seluruh jenis asam amino dalam jumlah yang relatif seimbang. Alat panen telur sangat berperan dalam menghasilkan dan menjaga produk telur yang berkualitas.

Alat Panen Telur yang Wajib Tersedia [ ]

Sebelum memanen telur, siapkan telebih dulu alat panen seperti egg tray (nampan/baki telur), lampu senter, keranjang ayam, tali rafia, timbangan, dan alat tulis. Penanganan setelah panen yang tepat pada bahan pangan dari ternak, khususnya telur berguna untuk menghindari kontaminasi dengan mikroba.

Hal ini dilakukan sebagai upaya menjamin produk ternak yang aman buat dikonsumsi oleh manusia. Di Indonesia dan beberapa negara berkembang yang lainnya, penanganan telur belum seoptimal seperti di banyak negara yang sudah maju, khususnya pada peternakan bersistem pemanenan konvensional.

Hasil utama dari budidaya atau beternak ayam petelur atau itik ialah berupa telur yang dihasilkan oleh ayam/itik. Alangkah baiknya telur dipanen sebanyak tiga kali dalam satu hari. Hal ini bertujuan supaya kerusakan isi telur akibat virus dapat terhindarkan. Pengambilan telur pertama sebaiknya dilakukan pada pagi hari sekira pukul 10.00 – 11.00 WIB; pengambilan sesi kedua sebaiknya dilakukan pada pukul 13.00 – 14.00; pengambilan sesi yang ketiga atau terakhir sebaiknya dilakukan sembari memeriksa semua kandang pada pukul 15.00 – 16.00.

Hasil tambahan yang bisa dinikmati dari hasil budidaya atau beternak itik atau ayam petelur ialah daging dari ayam atau itik yang afkir atau sudah tua serta kotorannya juga bisa dijual untuk dijadikan sebagai pupuk kandang.

Telur yang sudah dihasilkan diambil lalu disimpan di atas baki atau nampan telur (egg tray). Dalam pengambilan serta pengumpulan telur tersebut si pengambil terus mesti segera memisahkan antara telur yang normal dengan telur yang abnormal. Telur normal merupakan telur yang kulitnya mulus, berbentuk oval, dan bobotnya seberat lebih kurang 57,6 gram dan volumenya sebesar 63 cc.

Sementara itu telur yang abnormal seperti bentuknya lonjong, kulitnya retak atau keriting, dan  telurnya berukuran kecil atau terlampau besar.

Sesudah telur dikumpulkan kemudian telur yang kotor disebabkan oleh terkena tinja ayam atau litter seghera dibersihkan. Telur yang terkena litter bisa dibersihkan dengan ampelas besi yang halus, dicuci dengan cara tersendiri atau dengan cairan khusus pembersih. pada umumnya pembersihan telur ini dilakukan untuk jenis ‘telur tetas’.

Cara Beternak Bebek Petelur Modern Untuk Produksi Telur Berkualitas

Cara Beternak Bebek Petelur Modern Untuk Produksi Telur Berkualitas

Urbanina.com – Cara beternak bebek petelur modern dapat dibilang tidak sulit, tetapi dapat pula disebut tidak mudah. Asal saja Anda ulet dan rajin dalam pemeliharan, maka ternak yang dihasilkannya pun akan memiliki kualitas oke. Kenapa budidaya bebek petelur jadi pilihan? Hal itu disebabkan oleh jumlah permintaan telur bebek semakin tinggi sejalan dengan banyaknya ragam kuliner masyarakat.

Beternak bebek petelur modern menjadi salah satu alternatif usaha yang memberi keuntungan. Anda dapat menggunakan lahan yang masih tersisa untuk kandang, Anda pun dapat memelihara bebek petelur pada lahan sempit, tetapi pula mesti melihat jumlahnya supaya bebek tidak merasakan terlalu sempit. Disamping itu, pakan bebek petelur relatif mudah didapat. Pakan tambahan bebek petelur dapat berbentuk sisa-sisa makanan sehingga dapat memangkas biaya makanan produk pabrik.

Cara Beternak Bebek Petelur Modern Untuk Produksi Telur Berkualitas

Sekarang budidaya bebek petelur tidak cuma dilakukan di pedesaan, tetapi telah banyak yang dijalankan di kawasan perkotaan. Perbedaannya yakni dari cara pemeliharaannya. Di pedesaan masih memakai pola angon (digembalakan), sedangkan di kota cara perawatannya telah intensif mempergunakan perangkat modern dan cara beternak bebek petelur tanpa air. Pola yang digunakan mereka yakni kandang bebek petelur metode kering. Hal ini memiliki tujuan guna menyesuaikan keadaan perkotaan yang tak dapat jauh dari pemukiman untuk mencegah timbulnya polusi bau.

Di bawah ini adalah langkah-langkah cara beternak bebek petelur modern yang tepat :

Mempersiapkan Kandang Bebek Petelur

Dalam menyiapkan kandang bebek petelur, ada berbagai hal yang mesti dicermati, antara lain:

a. Lokasi Kandang
Sebaiknya lokasi kandang itu jauh dari pemukiman penduduk. Hal ini memiliki tujuan guna menurunkan risiko bebek petelur terkena stres dan pula tidak mengusik masyarakat lantaran timbulnya bau.

b. Kelembapan Area
Kelembapan yang baik yakni sekira 60%

c. Penerangan yang bagus

d. Mudah menjangkau sumber air

e. Transportasi lancar untuk menjual hasil produksi

Pemilihan Bibit Bebek Petelur yang Baik
Memilih bibit yang baik merupakan salah satu perkara yang amat penting sebab bisa memastikan kualitasnya kelak. Salah satu diantara cara untuk memperoleh bibit yang baik yakni membeli bibit bebek petelur di toko atau pembudidaya bibit yang bisa dipercaya.

Perawatan Bebek Petelur
Dalam pemeliharaan bebek petelur, salah satu masalah yang mesti dicermati yakni tentang luas kandang. Hal ini dapat Anda perhatikan, apakah bebek dapat bebas bergerak atau merasa terlalu sempit. Kandang mesti dibikin nyaman supaya memproduksi telur yang optimal.

Makanan pun menjadi salah satu masalah yang memastikan kualitas ternak bebek. Tetapi, Anda jangan cepat tergiur oleh pakan yang berharga murah. Lantaran jarang pakan dengan harga murah mempunyai mutu atau kualitas yang baik. Jangan lupa guna mendukung hasil produksi, lebih baik hewan ternak pun diberi suplemen atau vitamin.

Masa Pemanenan Bebek Petelur
Bebek mulai memproduksi telur saat berusia kira-kira 6 bulan. Bebek mengeluarkan telur saat dini hari sehingga lebih baik telur bebek langsung diambil waktu pagi hari guna menurunkan risiko pecah. Sesudah telur bebek dipanen, Anda dapat segera menjualnya. Bila ingin memperoleh income lebih, Anda dapat memproduksi telur asin lalu memasarkannya. Maka lebih besar keuntungan yang didapat.

Cara beternak bebek pedaging nyaris sama dengan cara beternak bebek petelur modern, hanya saja terdapat beberapa perkara yang tidak sama, salah satunya adalah tentang pakan. Mengingat tujuan dari ternaknya tidak sama tentunya jumlah pakannya pun tidak sama.

Kotak Ayam Bertelur dan Tips Membuatnya

Kotak Ayam Bertelur dan Tips Membuatnya

Urbanina.com – Dalam budidaya atau usaha ternak ayam, khususnya ayam kampung, Anda penting mempersiapkan kandang atau tempat tersendiri yang dipergunakan khusus untuk bertelur. Yang penting dicermati ketika indukan ayam bertelur adalah air minum dan pakan mesti selalu ada dalam kotak ayam bertelur. Pasalnya, bila tidak ada atau tidak tersedia maka ayam memiliki potensi untuk memakan telurnya sendiri.

Apakah Anda masih bingung membuat kotak ayam bertelur? Pada kesempatan ini urbanina akan mencoba mengulas atau membahas cara membuat kotak ayam bertelur sederhana yang dapat Anda contoh dengan mudahnya. Tempat ayam bertelur itu bisa dibuat dengan mempergunakan kayu dan berbentuk kotak tentunya.

Kotak Ayam Bertelur dan Tips Membuatnya

Tempat bertelur merupakan peralatan kandang yang sangat penting untuk ayam petelur yang dibudidayakan/diternak. Sebelum Anda membuat tempat untuk bertelur, Anda mesti mengetahui terlebih dahulu kalau manfaat kotak ayam bertelur ini ialah supaya telur yang dihasilkan ayam nantinya bisa dengan mudahnya diambil dan supaya telur-telur itu bersih (tidak kotor ternoda oleh litter atau kotoran ayam itu sendiri). Jika Anda tertarik membuat kotak khusus bertelur, untuk membuat kotak ayam bertelur ini bisa dilakukan dengan berbagai cara dan contoh berikut ini.

Pertama, contoh ukuran kotak ayam untuk bertelur ini memiliki bentuk seperti kotak berukuran 30 cm x 35 cm x 45 cm dengan kapasitas 4 – 5 ekor ayam. Lantas, dasar/alas tempat untuk telur dibuat miring dengan memakai kawat sehingga telur akan menggelinding langsung berkumpul menjadi satu dan tidak sulit diambilnya nanti. Kotak itu lalu ditaruh pada kedudukan yang lebih tinggi dari tempat bertengger supaya tak kena injak ayam.

Kedua, pembuatan kotak tempat bertelur ini pada umumnya sama seperti kandang bertingkat. Namun kandang ini dikhususkan untuk bertelur dan mengerami saja. Contoh kandangnya dapat Anda simak dibawah ini :

Bahan-bahan yang diperlukan dan harus dipersiapkan sebelumnya :

  •     Kayu (papan dan balok)
  •     Triplek
  •     Atap (seng, asbes dll)
  •     Paku
  •     Jerami padi atau kain (untuk alas tempat bertelur)

Dalam pembuatan kandang bertelur yang perlu diperhatikan adalah ukuran tempat bertelur harus luas. ukuran tiap bloknya bisa Anda buat dengan ukuran P x L x T = 35 x 35 x 35. Setiap blok tempat bertelur harus diberi sekat. Tujuannya agar ayam tidak bertelur bersama-sama dalam satu blok atau sangkar bertelur. Tak kalah penting adalah usahakan kandang bertelur dibuat tinggi dari tanah sekitar 50 cm. Namun jika digunakan untuk entok bertelur maka tidak perlu ditinggikan.

Bahan kandang sendiri dapat dibuat dari bambu atau dengan kombinasi kayu dan kawat ram dan diberi atap.

Demikian cara membuat kotak ayam bertelur sederhana ini semoga dapat menambah wawasan pengetahuan Anda. Anda pun sudah memiliki pengetahuan dasar sehingga tidak mudah menyerah bila suatu saat menemui kesulitan dalam usaha budidaya ternak ayam ini.

Jangan Biarkan Ayam Terserang Pilek

Jangan Biarkan Ayam Terserang Pilek

Urbanina.com – Tidak saja pada manusia, tetapi pada ternak pun pilek bisa menyerang. Kita pun sering menemukan ayam terserang pilek. Penyakit yang namanya pilek atau lebih dikenal dengan nama Snot bisa menimbulkan kerugian yang cukup besar. Pada ayam pedaging akan mengakibatkan lebih banyaknya persentasi afkir dan pada ayam petelur menyebabkan penurunan produksi sebanyak 20-40%.

Nah, tentunya bagi Anda terutama yang berusaha di bidang peternakan ayam, tidak boleh membiarkan penyakit ini merajalela. Usaha pencegahan adalah yang terbaik dan tentunya bila ayam Anda sudah terserang lakukanlah pengobatan segera mungkin agar Anda tidak menderita kerugian. Lalu, bagaimana cara mengatasi ayam terserang pilek dengan tepat dan cepat?

Jangan Biarkan Ayam Terserang Pilek

Apabila ayam terserang pilek dapat dicirikan dari adanya tanda-tanda tertentu seperti hidung ayam mengeluarkan cairan yang agak encer, lama kelamaan cairan ini semakin mengental, ayam  sering bersin, dan nafsu makan berkurang. Dalam keadaan yang parah, ayam hanya makan 50-60% dari jumlah yang diberikan.

Bagaimana Mencegahnya? Berikut cara mencegah ayam terserang pilek diantaranya:

  • Setiap memelihara pada tahap awalnya, usahakanlah memilih ayam yang umurnya seragam dalam satu kandang atau satu kelompok kandang.
  • Dalam pembuatan kandang pakailah sistim dinding terbuka penuh agar ventilasi menjadi baik dan lantai kandang selalu kering. Tentang kandang ini, bila lahan yang anda miliki cukup besar, buatlah kandang yang agak berjauhan antara ayam yang umurnya berbeda.
  • Isilah kandang dengan jumlah yang tepat, jangan ayam terlalu berdesakan di dalam kandang dan juga jangan terlalu renggang.
  • Usahakan tamu yang akan melihat usaha peternakan Anda ini jangan masuk ke dalam kandang.

Usaha-usaha pencegahan tadi ialah dari segi pengelolaan usaha peternakan Anda. Nah, kalau usaha tersebut sudah Anda lakukan, paling tidak kemungkinan ayam terserang pilek menjadi lebih kecil. Selanjutnya :

  • Dalam air minum, berilah tambahan vitamin, mineral dan antibiotik terutama pada ayam berumur 4 hari sebelum mencapai umur 4 minggu. Cara ini Anda lakukan untuk ayam broiler.
  • Untuk ayam petelur, disamping memberikan tambahan vitamin, mineral dan antibiotik, perlu juga melakukan vaksinasi Coryza yang diberikan dua kali sebelum masa bertelur.

Bagaimana Mengatasinya? Cara mengatasi ayam terserang pilek diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Melakukan pengobatan harus memilih jenis obat yang tepat karena tidak semua obat cocok untuk penyakit ini. Jenis obat yang sudah terbukti khasiatnya adalah Streptomysin dan Sulfhatiasol. Sulfhatiasol dapat diberikan dalam campuran air minum atau campuran makanan. Bila dicampur dalam makanan dosisnya 0,25 kg dalam 50 kg campuran makanan yang berbentuk tepung. Pemberiannya dilakukan sampai ayam sembuh. Streptomysin dapat Anda gunakan dengan dosis 200 mg per ekor dengan cara disuntik. Lakukanlah penyuntikan pada urat daging dada ayam. Pengobatan dengan Streptomysin ini dilakukan selama tiga hari berturut-turut.
  • Obat lain yang bisa Anda gunakan ialah Euthomysin yang dicampur dalam air minum sebanyak 0,05% selama 4 hari. Kalau menggunakan Sulfadimethoxine dosisnya 0,05% yang dicampur dalam air minum dan diberikan selama 6 hari berturut-turut.
  • Untuk mencegah masuknya penyakit lain yang biasanya datang bersama penyakit pilek ini gunakanlah campuran obat Streptomysin 200 mg per ekor dan Tylosin 37,5 mg per ekor dengan cara disuntik. Jangan lupa Anda memberikan obat anti stress satu hari sebelum penyuntikan.

Usaha ini akan berhasil kalau anda melakukannya dengan hati-hati, maklumlah ayam ini barang hidup.

Alat Dalam Memelihara Ayam Petelur yang Harus Disediakan

Alat Dalam Memelihara Ayam Petelur yang Harus Disediakan

Urbanina.com – Ayam petelur bisa menambah pendapatan bila dibudidayakan secara benar dan sunguh-sungguh. Ayam petelur adalah ayam betina dewasa yang dipelihara secara khusus untuk diambil terlurnya saja. Sekarang usaha budidaya ayam petelur menjadi salah satu bisnis yang dilakoni banyak orang. Apa saja alat dalam memelihara ayam petelur yang harus dipersiapkan sebelum memulai usaha ternak ini?

Berikut ini beberapa alat dalam memelihara ayam petelur yang perlu dipersiapkan untuk memulai usaha ternak ini, diantaranya :

Alat Dalam Memelihara Ayam Petelur []

Kandang

Iklim kandang yang cocok untuk budidaya ayam petelur membutuhkan suhu atau temperatur yang berkisar diantara 32,2 hingga 35 derajat Celsius. Kelembaban udara di dalam kandang dan sekitarnya kira-kira 60–70%. Untuk penerangan atau pemanasan kandang harus disesuaikan dengan aturan yang sudah ada. Usahakan tata letak kandangnya supaya bisa mendapatkan sinar matahari pagi dan tidak berlawanan dengan arah mata angin yang kencang.

Ciptakan sirkulasi udara yang baik dengan tidak membangun kandang yang permukaan lahannya memiliki bukit sebab dapat menghambat sirkulasi udara dan mengganggu aliran air permukaan bila hujan turun. Dianjurkan kandang dibuat dengan sistem terbuka supaya sirkulasi angin dapat memberikan kesegaran di dalam kandang. Untuk material kandangnya tidak mesti dengan bahan-bahan yang mahal, terpenting bersih, kuat dan tahan lama.

Litter (Alas Lantai)

Alas lantai atau litter mesti dalam keadaan kering. Usahakan supaya tidak ada atap yang bocor dan air hujan juga tidak ada yang bisa masuk walaupun angin kencang. Litter memiliki ketebalan setinggi 10 cm. Bahan litter berupa campuran pasir secukupnya, sedikit kapur dan kulit padi atau sekam. Atau bisa juga dari hasil serutan kayu dengan panjang sekitar 3 – 5 cm untuk menggantikan kulit padi atau sekam.

Tempat Bertelur

Disediakannya tempat bertelur bertujuan supaya mudah saat mengambil telur dan kulit telur tetap bersih. Tempat ini dapat berbentuk kotak dengan ukuran 30 x 35 x 45 cm yang cukup digunakan untuk 4–5 ekor ayam. Kotak diletakkan di dinding kandang dengan posisi lebih tinggi dari tempat bertengger. Penempatannya untuk memudahkan pengambilan telur dari luar supaya telur tidak pecah, terinjak-injak dan dimakan. Sementara itu pada dasar tempat bertelur dibuat miring dari bahan kawat supaya telur dapat langsung keluar sarang setelah sang ayam bertelur. Buatlah pula lubang yang lebih besar ukurannya daripada besarnya telur pada dasar sarang.

Tempat Bertengger Untuk Tempat Istirahat/Tidur

Tempat ini dibuat dimana letaknya berdekatan dengan dinding. Usahakan agar kotoran jatuh ke lantai sehingga mudah untuk dibersihkan dari luar. Tempat bertengger dibuat tertutup supaya terhindar dari terpaan/hembusan angin dan letaknya diupayakan lebih rendah dari tempat bertelur.

Tempat Makan, Minum Dan Tempat Grit

Tempat makan dan minum mesti selalu tersedia dengan cukup. Bahannya terbuat dari bambu, almunium atau apa saja. Yang penting tidak bocor, kuat, dan tidak karatan. Sementara itu untuk tempat grit dapat dibuatkan dengan kotak khusus.

Pekerjaan Saat Masa Panen Ayam Petelur

Pekerjaan Saat Masa Panen Ayam Petelur

Urbanina.com – Budidaya ayam petelur menjadi salah satu usaha yang dapat menjadi pilihan bagi seseorang yang memiliki keinginan melakukan usaha. Untuk melakukan usaha ini, dapat dilakukan dengan prosedur yang tidak terlalu rumit serta telah teruji panen yang dihasilkan. Kualitas ayam petelur yang dibudidayakan telah dilakukan berbagai riset sehingga dapat dipelihara dengan prosedur yang mudah tersebut sekaligus telah terperinci. Pertumbuhan ayam petelur serta kebutuhan dalam bertumbuh telah dirancang agar dapat menghasilkan telur yang berkualitas sehinga laku di pasar. bagi seorang pembudidaya ayam petelur, telur yang dihasilkan merupakan hasil panen utama sehingga harus mendapat perhatian khusus. Oleh sebab itu, kali ini Urbanina akan membahas beberapa pekerjaan saat masa panen ayam petelur yang perlu dilakukan.

masa panen ayam petelur

Masa panen ayam petelur secara garis bear adalah masa atau waktu dimana ayam petelur yang dipelihara telah dapat dipanen karena telah menghasilkna hasil panen berupa telur yang cukup untuk dijual di pasar. berikut penjelasannya lebih detail dari Urbanina.

Seperti yang diketahui, masa panen ayam petelur yang utama adalah telur. Maka dari itu, perlu dilakukan pemanenan telur yang baik agar didapat telur ayam yang berkualitas, bersih dan akan disukai konsumen. Maka dari itu, disarankan agar pembudidaya melakukan pekerjaan memanen telur ini selama 3 kali sehari. Pemanenan yang dilakukan pada masa ini bertujuan agar telur dapat terhindar dari kerusakan yang disebabkan oleh virus. Adapun waktu yang ditentukan pada ketiga waktu diatas, pengambilan pertama pada pukul antara 10.00-11.00. Pengambilan kedua dilakukan pada pukul antara 13.00-14.00, dan pengambilan ketiga dilakukan pada pukul 15.00-16.00. Pada pengambilan ketiga ini, sekaligus dilakukan pekerjaan pengecekan kandang sehingga kondisi kandang dapat dipantau.

Selain hasil utama yang berupa telur, masa panen ayam petelur juga dapat mengahasilkan hasil tambahan yang berupa daging ayam yang telah tua, yang dapat disebut ayam afkir. Karena usia yang sudah tua, ayam petelur akan lebih baik jika dimanfaatkan dagingnya saja, karena kondisi fisik yang sudah melemah jika dimanfaatkan untuk menghasilkan telur.

Hasil panen ayam petelur juga dapat berupa kotoran ayam, yang dikategorikan sebagai hasil tambahan. Ayam petelur yang dipelihara tentu akan menghasilkan kotoran ayam yang mana tidak dimanfaatkan oleh pembudidaya. Nah, kotoran ayam tersebut akan memiliki nilai ekonomis jika dijual ke orang yang tepat. Hasil penjualan ini tentu akan menjadi salah satu pundi-pundi rupiah tambahan bagi pembudidaya.

Lalu, bagaimana proses pengumulan hasil panen berupa telur ini? Tentu ada banyak cara yang dapat dilakukan agar pengumpulan telur dapat dilakukan dengan baik. Namun, kali ini Urbanina akan memberikan tips tentang bagaimana pengumpulan telur ini dilakukan supaya tenaga yang dikeluarkan menjadi lebih efektif dan efisien. Caranya, telur yang diambil dari sarang ayam sebaiknya langsung diletakkan pada nampan telur atau yang bisa disebut egg tray. Kemudian ketika mengambil telur, juga langsung saja dilakukan pemilihan telur antara yang normal dan yang abnormal. Telur yang normal adalah telur dengan bentuk oval, bersih, mulus, dengan berat 57,6 gram, dan volume 63 cc. Telur yang tidak masuk kualifikasi telur normal tersebut, berarti dikelompokan sebagai terlu abnormal.

Setelah telur terkumpul dengan terkelompokkan. Lakukan pembersihan pada telur yang kotor. Telur biasanya kotor karena kotoran tinja atau atau terkena litter. Bila telur terkena litter, maka dapat dibersihkan dengan menggunakan amplas besi yang halus atau juga bisa dengan cairan pembersih. Setelah telur hasil panen ini bersih, barulah layak untuk dijual di pasar.

Bakteri Penyebab Penyakit Pada Ayam Petelur

Bakteri Penyebab Penyakit Pada Ayam Petelur

Urbanina.com – Membudidayakan ayam petelur akan menghasilkan hasil berupa telur yang dapat dijual dipasar. Kebutuhan telur ayam di pasar memang relatif banyak, sehingga budidaya ayam petelur ini menjadi salah satu usaha yang memiliki prospek bagus. Namun, dalam upaya membudidayakan ayam petelur bukan berarti tanpa hambatan. Karena, keberadaan bakteri di sekitar lingkungan ayam dapat memberikan dampak yang besar bagi kelangsungan hidup ayampetelur. Kali ini, Urbanina akan membahas tentang bakteri penyebab penyakit pada ayam petelur, sekaligus cara mengatasi penyakit yang diciptakannya.

bakteri penyebab penyakit

Pada manusia, sering kali penyakit pada manusia disebabkan oleh bakteri yang menempel pada kulit sehingga masuk melalui alat pernapasan. Misalnya, penyakit flu yang bisa menular ke manusia lain jika bakteri penyebab flu ini masuk ke tubuh manusia lain. Dan pada kehidupan ayam petelur, penyakit sering kali disebabkan oleh bakteri yang tidak terkontrol keberadaannya oleh pembudidaya. Berikut ini beberapa bakteri penyebab penyakit pada ayam petelur yang perlu diketahui.

  1. Bakteri Salmonella Pullorum

Bakteri ini adalah bakteri penyebab penyakit pullorum atau berak putih. Penyakit berak putih ini perlu diwaspadai pembudidaya karena dapat mengakibatkan kematian pada ayam. Dan untuk mengendalikan bakteri yang salmonella pullorum, dapat menggunakan antibiotika sebagai obat bagi ayam petelur.

  1. Bakteri Salmonella Gallinarum

Bakteri ini adalah bakteri penyebab penyakit Foel typhoid. Ayam petelur yang terjangkiti penyekiti ini dapat dideteksi dari warna tinja yang dikeluarkan, yaitu berwarna hijau kekuningan. Pada banyak kasus, bakteri ini menyerang ayam remaja dan dewasa. Dan untuk mengatasi penyakit yang disebabkan bakteri ini, dapat menggunakan antibiotika atau preparat sulfa.

  1. Mycoplasma gallisepticum

Bakteri jenis ini akan dapat mengakibatkan penyakit yang bernama CRD. Di Indonesia, penyakit ini juga populer dengan penyakit ngorok. Dan untuk mengobati penyakit yang diakibatkan bakteri mycoplasma gallisepticum ini adalah dengan memberi antibiotika Spiramisin dn Tilosin.

  1. Bakteri Pasteurella Multocida

Apabila bakteri ini erhasil menyerang ayam petelur, maka ayam akan terjangkiti penyakit kolera. Jika penyakit ini sudah parah, ayam petelur akan memiliki pial(gelambir dibawah paruh) yang membesar. Biasanya ayam dewasa yang terserang bakteri ini. Untuk mengendalikannya, pembudidaya dapat menggunakan antibiotika Tetrasiklin atau Streptomisin.

  1. Bakteri dari genus Salmonella

Bakteri dari genus Salmonella ini akan membuat ayam petelur terjangkit oleh penyakit Parathyphoid. Penyakit Parathyphoid ini harus diwaspadai karena dapat menyerang ayam yang baru berusia kurang dari satu bulan. Bila ada ayam yang terdeteksi penyakit ini, dapat dikendalikna dengan pemeberian preparat sulfat atau obat sejenisnya.

  1. Bakteri dari genus Mycoplasma

Bakteri ini dapat menyerang ayam petelur yang dipelihara sehingga kesehatan ayam terganggu. Adapun naman penyakit ayam petelur yang terjangkiti bakteri ini disebut dengan Infeksi synovitis. Penyakit ini biasanya menyerang ayam yang masih muda. Dan untuk mengobatinya, dapat dilakukan dengan memberi ayam dengan antibiotika.

  1. Makhluk intermediet antara bakteri dan virus

Bakteri yang dapat menyerang kesehatan ayam petelur tidak hanya dari bakteri murni saja. makhluk intermediet antara bakteri dan virus juga dapat mengganggu kenyamanan hidup ayam petelur yang dipelihara. Salah satu penyakit yang diakibatkan serangn makhluk intermediet tersebut adalah penyakit coryza atau juga disebut pilek ayam. Seperti namanya, ayam akan kelihatan pilek seperti halnya manusia juka sudah terserang penyakit ini. Walaupun biasanya menyerang ayam yang masih kecil, namun penyakit ini dapat menyerang ayam dengan segala umur, sehingga perlu diwaspadai. Maka dari itu, jika ayam sudah terserang penyakit ini, perlu segera diobati dengan antibiotika atau preparat sulfa.

Upaya Yang Diperlukan Dalam Pemeliharaan Ayam Petelur

Upaya Yang Diperlukan Dalam Pemeliharaan Ayam Petelur

Urbanina.com – Pemeliharaan ayam petelur membutuhkan upaya yang maksimal agar didapat hasil panen yang maksimal pula. Hal ini dikarenakan ayam petelur memerlukan perawatan yang sesuai dari pembudidaya itu sendiri. Mengapa demikian? Karena menurut hukum alam, ayampetelur ini akan dapat hidup dengan baik ketika dibiarkan di alam dengan mencari makan, tempat hidup secara mandiri. Namun, karena telah dibudidayakan, maka asupan makan serta tempat yang nyaman berpindah tanggung jawab ke pembudidaya ayam petelur itu sendiri. Lalu, apa saja upaya pemeliharaan ayam petelur yang harus dilakukan agar kebutuhan ayam petelur ini terpenuhi? Berikut penjelasannya dari Urbanina.

pemeliharaan ayam petelur

Pemeliharaan ayam petelur dapat diartikan dengan merawat ayam petelur agar dapat tumbuh dan hidup sehat, lalu dapat menghasilkan telur yang berkualitas serta berjumlah banyak. Berikut beberapa upaya yang dapat dilakukan pembudidaya agar pemeliharaan ayam petelur dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan hidup ayam petelur.

  1. Sanitasi

Definisi sanitasi adalah perilaku disengaja dalam pembudayaan hidup bersih dengan maksud mencegah dari terjangkit penyakit dan meningkatkan kesehatan tubuh. Dengan begitu sanitasi dalam pemeliharaan ayam petelur adalah menjaga lingkungan ayam petelur agar selalu bersih. Untuk itu, sanitasi ini dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan lingkungan kandang secara keseluruhan. Karena tindakan ini dilakukan pembudidaya, maka dibutuhkan tenaga dan keuletan yang mencukupi. Dari tenaga yang dikeluarkan pembudidaya tersebut, hal ini akan bermanfaat untuk mencegah ayam petelur dari terserang penyakit.

  1. Pemberian Pakan

Pemberian pakan menjadi salah satu upaya yang harus dilakukan ketika memelihara ayam petelur. Seperti yang disebutkan diatas bahwa pakan ayam petelur menjadi tanggung jawab pembudidaya ketika ayam tidak lagi hidup di alam liar. Untuk memberi pakan ayam petelur yan dipelihara ini, diperlukan dua tahap pemberian pakan. Kedua tahapan dikelompokkan berdasar umur ayam, sehingga kualitas pakan juga berbeda disesuaikan kebutuhan nutrisi ayam petelur. Kedua tahap tersebut adalah tahap starter dan tahap finisher, ada juga yang menyebut fase starter dan fase finisher.

Pakan pada tahap starter ini harus diberikan dengan kualitas pakan yang telah ditentukan. Pakan harus mengandung beberapa zat gizi yaitu protein sebanyak 22-24%, lemak 2,5%, serat kasar 4%, kalsium (Ca)  1%, Phospor (P) 0,7-0,9%, dan energi (ME) sebanyak 2800-3500 Kcal. Sedangkan pada tahap finisher, pakan yang diberikan harus memiliki berbagai kandungan gizi yaitu protein sebanyak 18,1-21,2%, lemak 2,5%, serat kasar 4,5%, Ca 1%, P 0,7-0,9% dan ME sebanyak 2900-3400 Kcal. Dengan pakan yang berkualitas tersebut, maka laju pertumbuhan ayam petelur akan menjadi optimal dan akan dapat mengahasilkan telur yang bekualitas.

  1. Pemberian Vaksinasi

Vaksinasi ini bertujuan agar ayam petelur yang dipelihara memiliki kekebalan tubuh yang meningakat sehingga dapat mengontrol virus yang menyerang. Dengan begitu, ayam petelur akan lebih tahan terhadap peyakit serta selalu sehat. Vaksin ayam petelur ini dibagi menjadi dua jenis yaitu jenis vaksin aktif dan jenis vaksin inaktif. Vaksin aktif merupakan vaksin yang mengandungn virus hidup sehingga menimbulkan kekebalan tubuh yang lebih lama dari vaksin inaktif. Sedangkan vaksin inaktif mengandung virus yang telah dilemahkan tanpa mengubah struktur antigenic. Meski kekebalan yang ditimbulkan waktunya lebih pendek, vaksin inaktif dapat disuntikkan kepada ayam yang diduga sakit.

  1. Pemeliharaan Kandang

Kegunaan kandang sangat penting bagi ayam petelur, karena menjadi satu-satunya tempat hidup ayam tersebut. Dan agar dapat berguna bagi ayam petelur, kandang harus selalu terjaga kualitasnya, yaitu pembudidaya harus siaga menjaga keutuhan kandang. Jika sebagian kecil atau besar kandang ada yang rusak, harus segera diperbaiki agar kandang dapat berguna secara efektif.

Melengakapi Peralatan Kandang Ayam Petelur

Melengakapi Peralatan Kandang Ayam Petelur

Urbanina.com – Dalam upaya membudidayakan ayam petelur, kandang ayam adalah komponen penting yang harus dimiliki sekaligus harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Karena, kandang akan menjadi satu-satunya tempat hidup ayam yang dipelihara, sekaligus menjadi tempat bagi pembudidaya untuk tempat bekerja sehari-hari. Oleh karena itu, kandang yang digunakan untuk proses budidaya ayam petelur harus memiliki kandang yang kokoh sekaligus dapat memenuhi kebutuhan dalam upaya pembudidayaan ayam petelur ini. Dan kandang yang dapat memenuhi kebutuhan budidaya adalah kandang yang telah memiliki peralatan kandang ayam petelur yang sudah lengkap. Lalu, apa saja peralatan kandang ayam petelur yang lengkap ini?

peralatan kandang ayam petelur

Kali ini Urbanina akan memebahas tentang peralatan kandang ayam petelur yang lengkap agar budidaya ayam petelur dapat berjalan dengan lancar. Kelengkapan peralatan kandang ini dilihat dari manfaat apa saja yang dapat diperoleh dari peralatan kandang tersebut. semakin banyak manfaat yang didapat dari peralatan kandang ayam petelur, maka peralatan kandang tersebut semakin lengkap. Tanpa basa-basi, berikut ini adalah peralatan kandang ayampetelur yang harus disiapkan untuk memenuhi kebutuhan budidaya ayam petelur.

  1. Liter

Apa itu liter? Liter adalah sebutan yang ditujukan pada lantai kandang ayam petelur yang tentunya memiliki bentuk yang berbeda dari lantai rumah. Kandang ayam petelur harus memiliki liter untuk memenuhi kebutuhan peralatan kandang. Cara membuat liter ini sebenarnya tidak terlalu sulit, berikut penjelasannya. Pastikan untuk membuat liter yang memiliki ukuran terbal kira-kira 10 cm.

Lalu, untuk membuat liter ini dapat menggunakan bahan-bahan seperti sekam padi(kulit padi) yang dicampur dengan sedikit kapur dan pasir secukupnya. Namun, bila disekitar kandang terdapat hasil serutan kayu yang panjangnya 3-5 cm, serutan in idapat dijadikan alternatif bahan pembuatan liter sebagai pengganti sekam padi. Setelah liter berhasil dibuat, pastikan juga bahwa liter tersebut selalu dalam keadaan kering. untuk itu, atap kandang harus dapat menahan air hujan dan tidak ada yang bocor.

  1. Tempat Bertelur

Peralatan kandang yang kedua adalah tempat bertelur bagi ayam petelur yang dipelihara. Sebelum membuat tempat bertelur, seseorang harus tahu bahwa manfaat tempat bertelur ini adalah agar telur yang dihasilkan ayam dapat mudah diambil, dan agar telur tersebut tidak kotor. Untuk membuta tempat ertelur ini dapat dilakukan dengan beberapa prinsip berikut ini.

Pertama, contoh ukuran tempat bertelur ini adalah berbentuk kotak dengan ukuran 30 x 35 x 45 cm, dengan daya tampung 4-5 ekor ayam. Lalu, dasar tempat telur dibuat miring dengan menggunakan kawat. Sehingga, telur akan langsung menggelinding menjadi satu dan mudah diambil nantinya. Kotak tersebut kemudidan diletakkan pada posisi lebih tinggi dari tempat bertengger agar tidak terinjak ayam. Tempat bertengger tersebut akan kita bahas di peralatan nomor tiga dibawah ini.

  1. Tempat Bertengger

Tempat bertengger ini dibuat dengan tujuan agar menjadi tempat istirahat atau tidur untuk ayam petelur. Untuk membuat tempat bertengger yang ideal, dapat ditempatkan didekat dinding. Dan juga, dibuat dengan sedemikian rupa sehingga kotoran ayam akan langsung jatuh ke lantai, dan akan mudah untuk dibersihkan . Tempat bertengger ini dibuat agar tidak mudah terkena angin, serta diposisikan lebih rendah dari tempat bertelur.

  1. Tempat Makan, Minum dan Grit

Tempat makan dan minum tentu digunakan untuk tempat pakan dan minuman untuk ayam petelur yang dipelihara. Kedua tempat ini dapat dibuat dengan bahan apa saja yang penting tidak mengandung karat. Sedangkan untuk tempat grit, digunakan untuk tempat khusus untuk pakan ayam, sehingga memerlukan kotak khusus untuk dibuat tempat grit ini.

Panduan Menyiapkan Kandang Ayam Petelur

Panduan Menyiapkan Kandang Ayam Petelur

Urbanina.com – Dalam upaya memelihara ayam petelur agar didapat telur yang banyak dan berkualitas, hal pertama yang perlu dilakukan adalah menyiapkan kandang ayam petelur. Meskipun sebagian orang memprioritaskan pembuatan kandang di nomor dua atau tiga, namun yang jelas menyiapkan kandang harus dilakukan dengan banyak pertimbangan. Seperti yang diketahui bahwa ayam petelur memerlukan tempat hidup yang benar-benar nyaman untuk berproduksi, sehingga lahan untuk membangun kandang harus tempat yang benar-benar terhindar atau jauh dari keramaian. Selain dari satu perimbangan diatas, kali ini Urbanina akan sedikit membahas tentang bagaimana menyiapkan kandang ayam petelur ini agar pemeliharaan dapat berjalan secara optimal.

menyiapkan kandang ayam petelur

Hal yang menjadi pemikiran selanjutnya adalah bagaimana membuat konstruksi kandang ayam petelur ini. Untuk itu, pembudidaya tidak perlu khawatir dengan biaya yang mahal. Karena menyiapkan kandang ayam petelur yang mahal belum tentu menghasilkan hasil budidaya yang optimal. Yang menjadi dasar konstruksi kandang ini adalah kandang yang kuat, bersih, dan tahan lama. Untuk membangun kandang yang kuat tentu tidak harus dengan membeli bahbn-bahan yang haraganya mahal. Apapun bahannya, kalau kuat untuk konstruksi bangunan, maka bahan itu dapat digunakan. Setelah tidak terlalu khawatir denga biaya konstruksi kandang, akan lebih baik jika mengetahui lahan yang paling baik untuk menyiapkan kandang ayam petelur dibawah ini.

Lokasi kandang ayam yang paling baik adalah yang memiliki iklim dan suasana yang ideal untuk pemeliharaan ayam petelur. Adapun iklim yang cocok untuk pemeliharaan ayam petelur ini adalah kandang dengan suhu yang birkisar antara 32,5-35 derajat C. Selain iklim, kelembaban yang ideal adalah yang berkisar antara 60-70%. Kandang yang ideal harus mendapatkan sinar matahari. Artinya, kandang harus dibuat sedemikian rupa agar bagian dalam kandang harus mendapatkan cahaya matahari pagi. Angin yang masuk ke kandang juga menjadi salah satu yang juga harus dipertimbangkan. Kandang tidak boleh memiliki posisi yang melawan arah angin kencang. Meski begitu, juga jangan membuat kandang yang terhalangi sirkulasi udaranya, misalnya di daerah yang tertutupi bukit. Untuk mengatur sirkulasi kandang, sebaiknnya membuat kandang dengan sistem terbuka sehingga angin yang masuk memberikan kesegaran bagi ayam yang berada didalam kandang.

Mengenai bentuk kandang yang dipersiapkan, setidaknya terdapat dua jenis bentukkandang yang dapat digunakan untuk membangun kandang ayam petelur ini. Kedua jenis bentuk kandang tersebut adalah jenis kandang koloni dan jenis kandang individual. Untuk mengenali kedua jenis bentuk kandang ini pun sangat mudah. Kandang koloni adalah jenis bentuk kandang yang mana satu kandang dapat menampung banyak ayam petelur. Jika ayam petelur yang dipelihara berjumlah seribu, maka satu kandang koloni dapat menampung seribu ekor ayam. Lalu, kandang individual adalah kandang ayampetelur yang juga banyak dikenal dengan sebutan cage(bahasa inggris). Kandang ini dibuat dengan tatanan satu kandang untuksatu ayam, sehingga apabila membudidayakan seribu ekor  ayam, perlu disiapkan seribu kandang kecil-kecil.

Lantai kandang dapat dibangun menggunakan tiga pilihan jenis lantai. Jenis pertama bernama lantai litter, yang mana lantai dilapisi kulit padi atau sekam padi. Jenis yang kedua adalah lantai kolong berlubang, yang mana lantai dibuat dari kayu kaso yang dibuat lubang-lubang. Lubang ini dimanfaatkan untuk jalur tinja yang langsung ke penampungan tinja. Dan jenis lantai yang ketiga adalah lantai campuran liter dengan kolong berlubang. Yang mana 40% kandang dibuat dengan jenis liter, dan sisanya 60% dibuat dengan kolong berlubang, yang mana kolong berlubang ditempatkan di bagian akanan dan kiri kandang.