Obat Mencret Ayam Broiler Alami

Obat Mencret Ayam Broiler Alami

Urbanina.com – Ayam adalah salah satu unggas yang kerap ditemui pada beberapa peternakan kecil atau sekedar hewan peliharaan. Sebagaimana halnya manusia ayam juga menderita sakit, seperti mencret. Penyakit ini amat nampak kentara dari feses ayam. Feses yang dihasilkan ayam yang mencret berbentuk encer disertai cairan jernih dan warna fesesnya tidak seperti biasanya. Terkadang memiliki warna hijau ataupun putih seperti warna kapur. Adakah obat mencret ayam broiler yang efektif dalam penggunaannya?

Penyakit mencret ini pastinya dikarenakan adanya antigen atau bakteri yang masuk ke dalam sistem pencernaan ayam. Kecuali feses yang encer, umumnya ayam nampak lemah dimana sayapnya menurun ke bawah, dan umumnya pula ayam menderita pertumbuhan yang telat dari kelompoknya.

Obat Mencret Ayam Broiler [ ]

Mencret pada ayam broiler pastinya mencemaskan peternak sebab berdampak pada produksi peternakan tersebut yakni kehilangan produktivitas daging lantaran sebagian ayamnya sedikit-sedikit menurun sehingga perlu diupayakan pemberian obat mencret ayam broiler untuk mengatasinya.

Mencret pada unggas, khususnya ayam bisa nampak dari feses yang dikeluarkan oleh ayam. Feses atau kotoran ini tidak mempunyai warna cokelat seperti umumnya. Tidak berbeda jauh dengan manusia saat menderita mencret, feses yang dibuang ayam juga berbentuk encer, namun warnannya putih seperti kapur maupun hijau. Mencret ini terjadi lantaran terdapat infeksi pada sistem pencernaan yang dapat disebabkan oleh adanya cacing atau bakteri.

Pemberian obat berbahan kimia ataupun antibiotik kimia pada ayam yang mencret beraneka macam jenisnya. Pada ayam yang fesesnya berwarna putih kayak kapur (sering disebut berak kapur) maupun fesesnya hijau yang diakibatkan oleh bakteri Salmonella pullorum atau sejenisnya bisa diberi suntikan berupa preparat sulfonamide, mycomas, tetra, neo terramycin, coccilin, dan furozolidon di dada ayam. Sementara itu pada ayam yang mencret lantaran cacingan (Ascaridia galli) bisa diberikan obat cacing kimia, misalnya piperazine dengan takaran sebanyak 50-100 mg per kg bobot tubuh.

Bawang putih adalah obat mencret ayam broiler dari bahan alami. Bawang putih telah diketahui manusia sejak 4000 tahun yang lalu. Dalam sebuah papyrus berumur 1500 SM ditemukan catatan kalau orang Mesir percaya terdapat 22 khasiat dan manfaat bawang putih untuk mengobati berbagai penyakit.

Menurut kandungan yang terdapat dalam bawang putih, baik sebagai antiseptik atau antibakteri pada luka, terutama peradangan pada usus, bawang putih cocok sekali diberikan pada ayam yang menderita mencret selaku antibiotik alami.

Dengan pemberian bawang putih, jumlah cacing atau bakteri bisa menurun. Hal ini dapat dibuktikan pada penelitian yang telah dilakukan oleh Damayanti pada tahun 1994 yang mempergunakan simplicia atau jus bawang putih selaku obat cacing. Yakni dengan mengadakan pengujian in vitro terhadap cacing Asacaridia galli dengan takaran 64% yang bisa membunuh cacing tersebut dengan keadaan tubuh cacing jadi transparan. Kandungan zat saponin yang ada dalam bubuk bawang putih dianggap bisa membuat sel-sel cacing menjadi terhidrolisis akibatnya cacing pun mati dan tubuh cacing nampak transparan.

Demikianlah manfaat bawang putih sebagai obat mencret ayam broiler secara alami memang sudah terbukti ampuh.

Penyebab Cekrek Pada Ayam yang Perlu Diketahui

Penyebab Cekrek Pada Ayam yang Perlu Diketahui

Urbanina.com – Penyakit ngorok barangkali bagi Anda yang telah lama terjun di bidang ternak ayam broiler tidaklah asing lagi. Penyakit yang juga sering disebut cekrek ini ditandai dengan ayam tersebut mengeluarkan bunyi seperti orang lagi mengorok ketika tidur. Penyakit ini tidak boleh dianggap sepele. Pasalnya nafsu makan ayam akan mengalami penurunan dan tentu saja bobotnya akan menyusut sehingga panen akan merugikan peternak. Sebenarnya apa sih penyebab cekrek pada ayam ini?

Tentu saja Anda tidak ingin mengalami kerugian gara-gara bobot ayam berkurang karena terkena cekrek. Ngorok atau cekrek sesungguhnya bukanlah nama penyakit, tetapi  gejala atau tanda-tanda adanya penyakit yang menimpa ternak ayam broiler. Anda barangkali bertanya-tanya dalam hati, apa sebenarnya penyebab cekrek pada ayam?

Penyebab Cekrek pada Ayam [ ]

Penyebab cekrek pada ayam antara lain:

  1. Terkena Virus

Ayam barangkali terserang virus yang mengakibatkan penyakit pernapasan, misalnya CRD, Coryza, Aspergillosis, ILT, IB, AI dan ND. Cekrek bisa juga dikarenakan bakteri Mycoplasma galisepticum. Umumnya menimpa ayam pada umur 4-9 minggu. Penularan terjadi lewat DOC atau telur tetas yang terinfeksi, manusia, tempat makanan dan minum, manusia, peralatan kandang, dan kontak langsung.

  1. Kesalahan Manajemen

Disamping penyakit yang bisa mengakibatkan ternak ayam broiler terkena cekrek, ada pula penyebab lainnya yang bukan disebabkan oleh penyakit atau non infeksius seperti. Hal ini terjadi biasanya karena kesalahan manajemen atau pengelolaan.

Umumnya kesalahan manajemen para peternak terletak pada masalah udara, baik di luar maupun di dalam kandang yang diakibatkan oleh:

  • Asap, umumnya hal ini terjadi bila Anda kerap membakar sampah-sampah di sekitar kandang. Ini sebetulnya sangat berbahaya untuk ayam yang berada di kandang.
  • Gas amonia, gas ini terbentuk karena sekam (litter) yang basah maupun kotoran/feses ayam yang menimbun dan becek.
  • Kesalahan manajemen yang lainnya yang memengaruhi kualitas udara di dalam kandang ayam.
  1. Perpaduan Kesalahan Manajemen dan Terserang Virus

Manajemen yang salah dapat membuat selaput lendir mengiritasi hingga virus-virus di atas bisa dengan mudah masuk ke dalam tubuh ayam.

Cara Penanganan Yang Baik dan Benar

Walaupun zaman sudah modern namun khasiat obat herbal jangan disangsikan lagi dan sepertinya malah lebih baik ketimbang obat kimia yang banyak beredar di pasaran.

  1. Memperbanyak Kaporit atau Clorine

Berilah kaporit atau clorine secukupnya pada tempat-tempat penampungan air untuk ayam.

  1. Gunakan Obat

Mintalah obat kepada PPL dan pergunakan obat yang sudah direkomendasikan petugas PPL untuk penyakit yang menyerang ayam Anda. Anda juga bisa memintanya kepada dokter hewan. Anda tidak boleh mempergunakan obat luar yang Anda sendiri tidak mengetahui dosisnya lantaran amat membahayakan ayam. Bisa jadi ayam bukannya sembuh malah semakin parah.

Demikianlah beberapa penyebab cekrek pada ayam dan cara mengatasinya. Semoga tulisan ini bermanfaat dan ayam yang Anda ternak atau budidayakan dapat terhindar dari cekrek.

Cara Atasi Ayam Ngorok secara Tradisional

Cara Atasi Ayam Ngorok secara Tradisional

Urbanina.com – Ayam ngorok adalah salah satu persoalan yang bisa terjadi lantaran terdapat infeksi bakteri pada sistim pernapasan ayam. Ngorok pada ayam membuat ketangguhan ayam aduan jadi berkurang. Ia akan cepat lelah lantaran susah bernapas gara-gara lendir yang ada dalam kerongkongan menghambat lalu lintas udara.

Ngorok mesti secepatnya diatasi dengan pengobatan tertentu guna menghindari terjadinya berbagai masalah kesehatan yang lainnya pada ayam kita. Cara atasi ayam ngorok bisa dilakukan dengan cara alami memakai ramuan obat ayam ngorok tradisionil atau memakai obat-obatan kimia dari toko obat. Nah, pada tulisan ini akan dibahas mengenai cara atasi ayam ngorok memakai ramuan tradisional.

Cara Atasi Ayam Ngorok secara Tradisional

Tidak cuma kita, penyuka ayam zaman dulu ternyata pula kerap menemui masalah ngorok pada ayam. Meski begitu, mereka tidak terlalu memandang serius salah satu dari penyakit ayam ini sebab mereka telah memiliki resep jitu untuk mengatasinya. Cara atasi ayam ngorok dengan resep obat tradisional yang mereka gunakan secara turun-temurun masih terus dimanfaatkan oleh penyuka/peternak ayam generasi berikutnya hingga sekarang.

  1. Daun Sirih

Resep ini diracik dengan merebus lima helai daun sirih, sebaiknya daun sirih merah, dalam segelas air bersih. Lalu air rebusan itu disaring serta dicampuri ke dalamnya air perasan yang berasal dari jeruk nipis. Resep tradisional ini lantas diminumkan pada ayam yang ngorok saat masih hangat. Takaran yang dianjurkan ialah dua kali sehari, tiap-tiap pagi hari dan sore hari.

  1. Bawang Putih

Bawang putih merupakan obat tradisional untuk ayam ngorok yang telah banyak dikenal mustajab dalam mengatasi soal pernapasan ayam. Bawang putih tersebut diparut lalu sarinya diambil dan selanjutnya diminumkan kepada ayam yang mengalami sakit ngorok. Disamping menyembuhkan ngorok, sari bawang putih yang diberikan kepada ayam diyakini bermanfaat juga sebagai obat cacing dan menambah selera makan ayam.

  1. Getehan

Peternak atau penyuka ayam di sekitar wilayah Pantai Utara Jawa seringkali memanfaatkan tanaman getehan untuk mengatasi permasalahan  ngorok pada ayam. Tanaman getehan merupakan salah satu jenis tanaman perdu yang hidup di semak belukar. Buahnya berwarna merah dan memiliki daun lebar.

Ramuan ayam tradisional yang satu ini amat manjur sekali. Saat diberikan pada sore hari, ngorok pada ayam akan reda pada pagi harinya. Meski begitu, tanaman ini lumayan susah ditemui sehingga kita tidak dapat mengandalkannya.

Bagian tanaman yang dimanfaatkan untuk mengobati ngorok yakni buahnya. Buah yang telah matang, biasanya warnanya merah, ditumbuk lalu diambil sarinya guna diminumkan kepada ayam yang menderita sakit. Bila tidak segera sembuh racikan tradisional ini diberikan lagi tiap-tiap sehari sekali, waktu malam hari.

Nah, demikianlah 3 cara atasi ayam ngorok dengan menggunakan resep tradisional. Semoga bermanfaat.

Vitamax Untuk Ayam Broiler Membuat Perfoma Ayam Bagus

Vitamax Untuk Ayam Broiler Membuat Perfoma Ayam Bagus

Urbanina.com – Seluruh peternak ayam broiler mengharapkan performa ayam broiler yang baik dalam budidaya ayamnya. Pasalnya pastinya performa ayam broiler yang baik akan memberi keuntungan bagi para peternak ayam broiler itu sendiri yang biasanya diperlihatkan dengan nilai IP-nya yang baik. Pada umumnya peternak menggunakan vitamax untuk ayam broiler yang mereka pelihara agar performanya bagus.

Ada tiga hal yang sangat berpengaruh pada performa ayam broiler Anda yaitu angka kematian, FCR (Feed Convertion Rate) dan bobot ayam broiler. Tentunya performa ayam yang bagus membutuhkan pengelolaan yang baik juga, khususnya pengelolaan kandang. Disamping pengelolaan kandang, pakan, mutu DOC, OVK, suplemen dan lain-lain amat penting juga untuk menunjang keberhasilan dalam budidaya ayam broiler.

Vitamax untuk Ayam Broiler

Nah, bila Anda ingin hasil performa ayam Anda naik maka Anda wajib menjajal suplemen unggas alami yakni vitamax untuk ayam broiler. Vitamax adalah suplemen unggas yang alami yang mempunyai kandungan sangat lengkap dan cocok sekali untuk mempercepat pertumbuhan ayam broiler, berat ayam bertambah dan turun FCR-nya.

Ragu menggunakan Vitamax? Jangan khawatir karena VITAMAX telah terbukti sukses pada ratusan ribu populasi ayam, baik ayam petelur, pejantan, ayam kampung dan ayam broiler. Salah satu keunggulan dari vitamax ialah memakai teknologi SND (Super Nutrient Delivery) dimana teknologi ini berperan untuk memastikan tiap-tiap nutrisi akan diserap serta didistribusikan hingga level seluler secara optimal.

Vitamax adalah vitamin, obat, dan suplemen yang berguna untuk mempercepat pertumbuhan ayam broiler. Vitamax mengandung zat-zat super komplit antara lain enzim, prebiotik, asam amino, vitamin dan mineral dan beberapa unsur lainnya yang dibutuhkan ayam broiler untuk mempercepat pertumbuhan dan perawatan kesehatan.

Vitamax dibuat dari formula berdasarkan ilmu yang kuat dari para ahli di bidangnya. Berikut ini beberapa manfaat vitamax untuk ayam broiler, diantaranya:

  • Vitamax dapat mempercepat pertumbuhan unggas, khususnya ayam broiler.
  • Vitamax dapat meningkatkan daya tetas dan menyebabkan masa produksi menjadi lebih lama.
  • Vitamax mampu meningkatkan efisiensi terhadap pemakaian pakan dan daya cerna sehingga FCR jadi rendah.
  • Vitamax bisa menambah daya tahan pada penyakit dan daya tahan pada stres lingkungan.
  • Vitamax merupakan suplemen unggas yang dapat  mengurangi bau kandang.
  • Vitamax membuat bobot ayam broiler meningkat.
  • Vitamax  menyebabkan angka kematian menurun (berkurang).

Adapun cara penggunaan vitamax untuk ayam broiler adalah sebagai berikut.

  • Hitunglah jumlah wadah tempat minum yang terdapat dalam kandang ayam broiler.
  • Sediakanlah air sebanyak jumlah wadah/alat tempat minum dikalikan dengan satu liter.
  • Buatlah larutan Vitamax yang kemudian dimasukkan ke dalam air yang sudah dipersiapkan sebelumnya sesuai dengan takarannya. Yakni minggu pertama: 1 ml/liter air (50 ml/50 liter air), minggu kedua: 2 ml/liter air (100 ml/50 liter air), minggu ketiga: 3 ml/liter air (150 ml/50 liter air), minggu keempat: 4 ml/liter air (200 ml/50 liter air). Minggu kelima: 5 ml/liter air (250 ml/50 liter air).
  • Tuangkanlah larutan Vitamax pada piringan/wadah tempat minum hingga penuh sekitar 1 liter setiap piringanwadah.
  • Vitamax cuma diberikan sehari 1 kali.

Demikianlah bahasan kita kali ini mengenai vitamax untuk ayam broiler. Semoga bermanfaat.

Umur Fase Pada Ayam Broiler

Umur Fase Pada Ayam Broiler

Urbanina.com – Broiler merupakan ayam-ayam muda jantan dan betina yang biasanya dipanen saat berumur 5 – 6 minggu dengan tujuan untuk menghasilkan daging (ayam pedaging). Oleh karena itu Anda pun perlu mengetahui umur fase pada ayam broiler agar hasilnya optimal.

Ayam broiler adalah hasil teknologi persilangan antara ayam Plymouth Rock dan Cornish yang mempunyai karakteristik ekonomis, cepat pertumbuhannya, konsumsi pakannya rendah, cepat panen dengan dagingnya berserat lunak. Ayam broiler sudah banyak dibudidayakan oleh masyarakat di pedesaan maupun perkotaan, baik sebagai bisnis sampingan atau bisnis utama, khususnya di Pulau Jawa.

Umur Fase Pada Ayam Broiler

Pemeliharaan ayam broiler tidak membutuhkan lahan yang cukup luas, namun Anda harus mengetahui umur fase pada ayam broiler agar tepat saat memberikan pakan untuk menunjang pertumbuhannya. Umur fase pada ayam broiler ada dua periode (tahap).

Berikut ini umur fase pada ayam broiler yang harus Anda perhatikan dan pahami.

Fase Starter (0 – 3 minggu)

Pada masa awal atau starter keadaan tubuh ayam masih lemah karena organ tubuhnya belum berperan dengan sempurna membuat ayam membutuhkan perhatian yang lebih rutin supaya bisa tumbuh dengan maksimal. Pada ayam komersial, baik broiler ataupun layer yang sudah menetas tidak memiliki induk sehingga membutuhkan induk pengganti. Dengan teknologi, manusia berusaha menciptakan sebuah sistem induk buatan yang dikenal dengan sebutan brooding yang bisa bertindak sebagaimana induk ayam aslinya.

Nyaris seluruh organ vital dalam tubuh ayam menjalani perkembangan pada fase ini antara lain kerangka tubuh ayam (tulang), sistem kekebalan tubuh, organ pernapasan, organ pencernaan, dan organ reproduksi. Pada ayam pedaging ini organ pencernaan akan tumbuh cepat pada usia kira-kira 2 – 14 hari dan berbagai enzim pencernaan pun akan bersekresi serta berperan dengan maksimal pada usia 4 – 21 hari. Organ pernapasan tumbuh cepat pada umur 4 – 14 hari, sedang sistem kekebalan tubuhnya berperan optimal pada umur 7 hari.

Beberapa proses yang berlangsung dalam tubuh ayam sepanjang fase starter demikian penting hingga perhatian dan penanganan secara inten sepaptutnya diterapkan pada fase ini. Kegagalan pada fase ini akan menyulitkan pencapaian produktivitas yang optimal pada fase berikutnya.

Fase Finisher (3 – 6 minggu)

Pada masa finisher (umur 3 – 6 minggu), keadaan pertumbuhan ayam broiler mulai berkurang. Oleh karena itu, protein dalam pakannya dikurangi menjadi 20%, sementara energi pakan yang dipergunakan sebanyak 3000 – 3200 kkal/kg. Beberapa bahan komposisi pakan untuk starter sama dengan bahan komposisi pakan untuk finisher. Bentuk fisik pakan yang umum diberikan pada ayam broiler dapat berupa crumble, mash atau pellet. Pakan ayam broiler banyak dipasarkan dengan merek dagang yang berlainan, tergantung pabrikan yang memproduksinya.

Penggantian pakan starter dengan pakan finisher alangkah baiknya jangan dilakukan serentak, namun dengan cara bertahap. Pada hari pertama dimulai dengan memberi pakan starter 75% ditambah pakan finisher 25%, pada hari selanjutnya diberi pakan finisher 75% dan pada hari seterusnya baru diberikan pakan finisher semuanya. Bila tahapan ini tidak diadakan maka nafsu makan ayam akan berkurang untuk beberapa hari dan dikuawatirkan akan mengganggu pertumbuhannya.

Ayam mengonsumsi pakan untuk mencukupi keperluan energinya. Ayam akan terus makan sebelum keperluan energinya tercukupi. Bila ayam diberikan pakan dengan kadar energi yang sedikit maka ayam akan lebih banyak makan. Kebalikannya, bila disediakan makanan dengan kadar energi tinggi maka ayam akan lebih sedikit makannya sebab keperluan energinya mudah tercukupi. Asal energi pokok dalam pakan umumnya mempergunakan jagung kuning.

Cara Mengatasi Stres pada Ayam Broiler dan Petelur

Cara Mengatasi Stres pada Ayam Broiler dan Petelur

Urbanina.com – Stres diartikan sebuah keadaan dimana terjadi ketegangan secara fisik/psikologis. Stres yang terjadi pada ayam dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya tekanan eksternal seperti perubahan cuaca secara tiba-tiba, kelelahan, sakit, adanya orang yang tidak dikenal, kegaduhan, transportasi, pemeliharaan rutin, perkandangan, jumlah unggas yang dipelihara, tingkat produksi, luas kandang, perubahan air minum, perubahan ransum secara tiba-tiba, dan nutrisi pakan. Apabila tidak segera ditangani dengat tepat stres dapat merugikan peternak. Namun bagaimana cara mengatasi stres pada ayam agar tidak mempengaruhi produktivitas dan pertumbuhan ayam?

Stres pada ayam akan mengurangi tampilan produksi. Hal tersebut berhubungan dengan terdapatnya beberapa perubahan fisiologis dan biokimiawi di dalam tubuh ayam sepanjang terjadinya stes itu. Beberapa tanda ayam menderita stres dicirikan dengan nampaknya kegelisahan di dalam kandang, membentangkan sayap, bertambahnya kecepatan respirasi, banyak minum untuk mengurangi suhu tubuhnya, dan konsumsi pakan menurun. Turunnya konsumsi pakan mengakibatkan adanya penurunan pada pertumbuhan ayam.

Cara Mengatasi Stres Pada Ayam

Mengetahui cara mengatasi stres pada ayam itu penting karena bila ayam menderita stres akan menyebabkan beberapa hal, seperti rentan terserang penyakit, daya tahan tubuh menurun, dan produksi menurun.

Beberapa faktor penyebab ayam menderita stres.

Bibit

Induk bibit yang kurang baik kualitasnya umumnya akan memberikan keturunan yang cenderung gampang stres. Untuk mencegahnya Anda harus membeli DOC dari perusahaan pembibitan ternama yang menjamin kualitas produknya.

Kandang

Kandang yang tidak sehat mengakibatkan ayam tidak nyaman sehingga menimbulkan stres. Untuk mencegahnya maka kandang harus selalu dipelihara kebersihannya dan sirkulasi udara di dalam kandang pun diupayakan bisa lancar supaya kandang tidak lembap.

Ransum

Ransum yang diberikan pada ayam mesti disesuaikan dengan keperluan gizi dan jumlah ayam yang diternak supaya tidak menimbulkan stres. Ransum yang dijual di toko-toko pakan ayam, umumnya sudah disesuaikan dengan jenis dan umurnya menurut kebutuhan gizinya.

Lingkungan

Keadaan tempat peternakan yang terus berganti akan menimbulkan stres sebab ayam mesti  melakukan adaptasi terhdap lingkungan yang baru dengan cara berulang kali dan dalam jangka waktu cepat. Selain itu, suasana lingkungan kandang yang terlampau bising juga bisa membuat ayam stres.

Penyakit

Penyakit bisa mengakibatkan stres. Sebaliknya, stres juga bisa mengakibatkan penyakit. Apabila lingkungan, ransum, kandang, bibit, dan pengelolaannya baik, maka ayam pun jarang terkena penyakit.

Adapun cara mengatasi stres pada ayam bisa dilakukan dengan beberapa langkah berikut.

  • Mencari tahu hal yang menyebabkan timbulnya stres lalu menanganinya. Misalnya bila yang menyebabkan stres karena terlampau padatnya kandang, maka cara menanganinya ialah dengan mengurangi jumlah ayam di dalam kandang.
  • Berikan air minum yang berisi campuran air, vitamin dan garam elektrolit untuk menambah kekebalan tubuh dan memulihkan cairan tubuh yang hilang akibat dehidrasi. Umumnya ayam yang menderita stres disebabkan oleh dehidrasi. Campuran air, vitamin dan garam elektrolit bisa didapat di toko pakan unggas atau poultry shop. Gunakan sesuai aturan pakai seperti yang tertera pada kemasan produk.

Jika Anda mau memulai urban farming, menanam sayuran hidroponik, sayuran organik, mau menanam sistem akuaponik, sebaiknya Anda berkunjung ke www.store.urbanina.com di sini tersedia berbagai starterkit dan juga alat serta bahan untuk Anda yang mau mulai menanam. Atau bisa konsultasi ke 082227639118.

Hal Hal Mengenai Persiapan Kandang Ayam Broiler

Hal Hal Mengenai Persiapan Kandang Ayam Broiler

Urbanina.com – Kandang adalah unsur utama dalam usaha budidaya ayam broiler. Kandang digunakan sejak dari awal sampai masa siap potong. Pada intinya, kandang yang baik ialah kandang yang biasa, biaya pembuatannya tidak mahal, mencukupi persyaratan teknisnya. Hal hal mengenai persiapan kandang ayam broiler yang perlu diperhatikan bentuk kandangnya, keadaan tempat yang ada, kondisi tanah yang akan digunakan, persediaan biaya dan bahan-bahannya. Sementara itu fungsi kandang diantaranya untuk bernaung dari panas matahari dan terpaan hujan, untuk memudahkan tata-laksana dan untuk menjaga terhadap bahaya (gangguan) dari luar, khususnya predator (hewan pemangsa).

Kandang merupakan salah satu keperluan penting dalam bisnis budidaya ayam broiler. Fungsi utamanya yaitu untuk mengendalikan ternak berkeliaran dan mempermudah pengwasan serta perawatan ternaknya. Ada banyak model kandang, baik menurut jenis ataupun bahan yang dipergunakan untuk membangun kandang itu, sedang pemakaiannya disesuaikan dengan keperluan. Kandang berpengaruh secara langsung pada kualitas dan kuantitas hasil budidaya ternak. Kandang yang fungsional akan meningkatkan penghasilan untuk peternak. Di sinilah pentingnya Anda mengetahui hal hal mengenai persiapan kandang ayam broiler.

Hal hal Mengenai Persiapan Kandang Ayam Broiler [ ]

Kandang adalah tempat tinggalnya ayam dan tempat ayam beraktivitas hingga kandang yang aman dan nyaman berpengaruh sekali pada pencapaian produktivitas hingga akan didapat pertumbuhan yang optimal dan menghasilkan tampilan yang baik. Berikut ini hal hal mengenai persiapan kandang ayam broiler yang harus diperhatikan dengan baik.

Tanah yang Datar

Tanah yang datar yaitu tanah yang rata permukaannya. Tanah yang datar akan memudahkan kita dalam menyiapkan konsep dan bentuk kandang yang tepat, disamping memudahkan dalam pembuatan kandang juga  bisa menghemat biayanya serta mempermudah perawatan kandang.

Jauh dari Pemukiman Penduduk

Kandang mesti jauh dari pemukiman penduduk untuk menjauhi dari keramaian, mengurangi ayam mengalami stres, dan menghindari pencemaran lalat akibat adanya kandang ayam.

Jalan menuju Kandang sudah Diaspal

Hal ini dilakukan untuk memudahkan kegiatan saat masuk ke loksasi perkandangan ketika bibit akan dimasukkan, suplai pakan, dan waktuny panen.

Memiliki Sumber Mata Air yang Mencukupi

Tercukupinya air dari sumber air yang tersedia akan memudahkan dalam pemeliharaan ayam broiler.

Tersedia Aliran Listrik dari PLN

Hal ini untuk memudahkan pemeliharaan sehingga tidak perlu mempergunakan genset dan sangat mendukung untuk mengoperasikan semua peralatan yang membutuhkan aliran listrik.

Tinggi Kandang

Tinggi kandang mesti ditentukan untuk memudahkan saat pembersihan kotoran ayam dan penyemprotan di bagian bawah dari kandang tersebut.

Memiliki Sirkulasi Udara yang Baik

Sirkulasi udara yang baik berpengaruh sekali pada pertumbuhan dan perkembangan ayam.

Lantai Kandang

Lantai kandang amat berpengaruh pada tumbuhkembang ayam karena bila kandang terlampau longgar akan mengakibatkan ayam takut untuk berjalan/melangkah dan bila terlampau rapat kotoran ayam tidak bisa jatuh langsung ke bawah. Bila kotoran ayam tersebut tidak bisa jatuh langsung ke bawah akan menimbulkan bakteri dan akibatnya ayam akan terkena penyakit.

Ventilasi Kandang

Ventilasi kandang yang baik berpengaruh sekali pada sirkulasi udara yang berguna untuk keluar dan  masuknya udara (angin) atau perhawaan.

Dinding Kandang

Upayakan dinding kandang mesti dibuat separuh, tidah menutupi keseluruhan luas kandang.

Jika Anda mau memulai urban farming, menanam sayuran hidroponik, sayuran organik, mau menanam sistem akuaponik, sebaiknya Anda berkunjung ke www.store.urbanina.com di sini tersedia berbagai starterkit dan juga alat serta bahan untuk Anda yang mau mulai menanam. Atau bisa konsultasi ke 082227639118.

Cara Mengatasi Lalat Pada Kandang Broiler

Cara Mengatasi Lalat Pada Kandang Broiler

Urbanina.com – Saat Anda mau memulai usaha budidaya ayam tentunya sejak awal mesti telah memikirkan faktor resiko yang barangkali datang pada peternakan ayam yang tengah Anda manage. Salah satunya adalah masalah lalat. Bila kandang ayam broiler Anda mempunyai jarak yang relatif dekat dengan pemukiman warga, ini akan menjadi perkara serius. Lalu, bagaimana cara mengatasi lalat pada kandang broiler tersebut?

Penanganan lalat bukanlah masalah yang mudah sebab hal itu meliputi banyak faktor. Dalam menangani lalat Anda terlebih dulu mesti mengenali penyebab dan asal serangan pada kandang broiler milik Anda. Pasalnya dengan mengenali penyebab timbulnya lalat maka kita dapat menemukan cara mengatasi lalat pada kandang broiler dengan tepat.

Cara Mengatasi Lalat Pada Kandang Broiler

Ada berbagai penyebab serangan lalat pada kandang broiler, diantaranya :

  1. Lingkungan kandang kotor, seperti bangkai ayam tidak dikubur dengan baik, banyaknya sampah berserakan, dan lain-lain.
  2. Kondisi lingkungan kandang lembab, lalat menyukai kondisi lembab untuk berkembang biak, terutama pada feces yang lembab/basah.
  3. Ayam sakit, biasanya ayam yang sakit tidak bisa mencerna makanan dengan baik sehingga kotorannya lebih basah dan berisi amoniak tinggi yang disukai sekali lalat untuk berkembang biak telurnya. juga mengundang lalat.
  4. Pengelolaaan penyimpanan maupun pemberian pakan yang sembarangan, banyaknya pakan yang tercecer/tumpah bisa mengundang lalat, apalagi bila pakan yang tercecer itu terkena air dan jadi lembap.
  5. Lingkungan sekitar kandang jorok, lingkungan di sekeliling kita yang kotor atau jorok dapat mengundang serbuan lalat .

Para peternak usaha budidaya ayam broiler sering dibuat pusing untuk menemukan cara mengatasi lalat pada kandang broiler yang sedang dikelolanya. Berikut ini urbanina bagikan cara-cara mengatasinya :

  • Taburi kotoran yang ada dalam kandang dengan zeolit setiap hari.
  • Alas kandang diganti sesering mungkin jika kelihatan basah.
  • Kandang beserta alat-alat tempat makan dan minumnya dibersihkan setiap hari.
  • Penyemprotan disinfektan secara kontinu.
  • Matikan lalat dewasa dan larvanya agar daur hidup lalat dapat dihentikan atau minimal menurunkan jumlah populasi lalat.

Dari paparan di atas kita dapat menarik beberapa kesimpulan. Lalat umumnya menyukai pada aroma yang kurang sedap dan tempat-tempat yang kotor/jorok. Usahakan dalam kandang broiler Anda selalu diupayakan terjaga kebersihannya supaya lalat tidak menghampiri. Selain itu menjaga agar kotoran ayam tidak berbau karena bau menyengat dari kotoran ayam dapat menyebabkan lalat berdatangan pada kandang ayam.

Langkah-langkah di atas tentunya adalah tindakan pencegahan yang dapat dilakukan supaya masalah lalat dapat diatasi, tetapi bila lalat tetap saja datang maka Anda dapat mempergunakan obat maupun racun lalat untuk membunuhnya, seperti toxilat atau muscagav, kedua merek dagang tersebut merupakan obat pembasmi lalat berbentuk butiran serbuk memiliki aroma coffee cream buatan Amerika serikat. Umumnya dalam tempo 30 detik dapat melumpuhkan lalat.

Disamping membasmi lalat dewasa alangkah baiknya Anda pun membunuh larva lalat agar daur hidup lalat dapat dihentikan atau minimal memperkecil jumlah populasi lalat yang boleh jadi datang menyerang kandang broiler Anda. Selain itu, populasi lalat bertambah dengan amat pesat sebagai dampak yang diakibatkan dari limbah yang dihasilkan ternak, baik kotoran ternak atau pakan ternak yang tidak termakan.

Sekedar informasi, jika Anda mau memulai urban farming, menanam sayuran hidroponik, sayuran organik, mau menanam sistem akuaponik, sebaiknya Anda berkunjung ke www.store.urbanina.com di sini tersedia berbagai starterkit dan juga alat serta bahan untuk Anda yang mau mulai menanam.
Atau bisa konsultasi ke 082227639118.

 

 

Bagaimana Pengendalian Limbah Peternakan Ayam Broiler?

Bagaimana Pengendalian Limbah Peternakan Ayam Broiler?

Urbanina.com – Usaha peternakan ayam broiler merupakan satu dari banyak jenis peternakan yang sudah berkembang di Indonesia. Sampai saat ini, hampir di seluruh provinsi di Indonesia telah memiliki sentra peternakan ayam broiler ini. Perkembangan ini tentu menjadi kabar baik karena usaha peternakan mulai memberikan dampak yang baik berupa ketersediaan daging ayam yang mencukupi serta pendapatan peternak yang semakin besar. Namun, disisi lain peerkembangan ini juga memberikan dampak yang kurang baik. Salah satu dampak negatif yang ditimbulkan oleh peternakan ayam broiler adalah limbah. Ada berbagai macam limbah yang berpengaruh negatif terhadap lingkungan, sehingga memerlukan pengendalian yang tepat. Lalu, bagaimana pengendalian limbah peternakan ayam broiler yang tepat?

pengendalian limbah peternakan ayam broiler

Kali ini, Urbanina akan membahas menenai pengendalian limbah peternakan ayam broiler ini. Limbah yang tidak ditangani dengan tepat dikhawatirkan akan memberikan dampak yang buruk bagi lingkungan sekitar. Berikut ini adalah 4 macam pengendalian limbah peternakan ayam broiler yang perlu dilakukan.

  1. Pengendalian bau dari kotoran ayam broiler

Bau dari kotoran ayam broiler adalah salah satu limbah yang bisa menyebar ke lingkungan kandang yang lebih luas. Oleh karena itu, kandang yang baik adalah kandang yang letaknya jauh dari pemukiman penduduk, sehingga bau dari feses ini tidak menyebar dan mengganggu ke rumah-rumah penduduk. Untuk upaya pengendalian bau dari kotoran ayam, saat ini telah ada beberapa hal yang dapat dilakukan seperti penambahan zat kapur pada kotoran ayam, penggunaan probiotik starbio pada pakan yang diberikan, dan juga pemakaian zeloit pada pakan. Selain ketiga cara diatas, peternak juga bisa mengatasi limbah ini dengan memanfaatkan kotoran ayam untuk digunakan sebagai pupuk organik atau diolah menjadi biogas.

  1. Pengendalian pencemaran air dan pencemaran tanah

Pencemaran air dan pencemaran tanah adalah dua hal negatif yang dihasilkan peternakan ayam broiler ini. Salah satu cara untuk mengendalikan kedua limbah in adalah dengan membuat saluran air yang tercemar yang tempatnya jauh dari sumber air bersih atau sumur. Sudah sepatutnya bagi peternak untuk menempatkan kandang dan saluran air tercemar di lokasi yang berjauhan dari sumur sumber air bersih karena dikhawatirkan akan mencemari sumur sumber air bersih tersebut. Karena jika air sumur sumber air bersih tersebut sudah tercemar, maka akan sulit untuk membersihkannya dan harus mengebor sumur sumber air bersih yang baru untuk mendapatkan air bersih.

  1. Pengendalian lalat yang banyak

Pengendalian limbah peternakan ayam broiler juga berlaku untuk limbah yang berwujud lalat yang banyak. Terlebih ketika musim hujan, lalat yang bermukim disekitar kandang akan bertambah semakin banyak. Jika terlalu banyak, bukan tidak mungkin lalat akan menyebar lebih jauh lagi sehingga bisa mengganggu pemukiman penduduk. Untuk dapat mengendalikannya, terdapat beberapa cara untuk membasmi lalat. Seperti, menggunakan bahan kimia yang dapat membunuh lalat, menggunakan predator lalat agar dapat memangsa lalat, menggunakan aliran listrik agar lalat tersetrum dan mati, atau juga bisa menggunakan alat penangkap lalat.

  1. Pencegahan terjadinya penyakit flu burung

Virus flu burung (H5N1) memiliki tingkatan yang tinggi dalam hal dapat mematikan penderita, sehingga terlalu dekat dengan unggas seperti ayam broiler adalah salah satu hal yang dikhawatirkan dapat menyebabkan terkena virus membahayakan ini. Maka dari itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar dapat terhindar dari virus ini seperti menggunakan masker ketika berdekatan dengan unggas, cuci tangan dengan air sabun setelah ada kontak dengan unggas, tidak menyembelih unggas yang sakit, tidak membiarkan anak-anak terlalu dekat dengan unggas, serta tidak memakan daging unggas yang dimasak setengah matang.

Cara Pembersihan Kandang Ayam Broiler

Cara Pembersihan Kandang Ayam Broiler

Urbanina.com – Kandang merupakan salah satu perlengkapan yang penting dimiliki untuk menggeluti usaha peternakan ayam broiler. Kandang adalah satu-satunya tempat tinggal yang dimiliki ayam broiler yang dipelihara. Semua aktivitas ayam broiler dilakukan didalam kandang tersebut, mulai dari makan, minum sampai buang kotoran. Selain untuk tempat tinggal ayam broiler, kandang juga merupakan tempat yang dibutuhkan peternak untuk bekerja. Oleh karena itu, kebersihan atau sanitasi kandang menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan untuk memaksimalkan fungsi kandang ini. Untuk dapat menjaga sanitasi kandang ayam broiler, tidak bisa dilakukan dengan sembarangan dan harus menggunakan prosedur yang benar. Berikut ini akan kami jelaskan prosedur atau cara pembersihan kandang ayam broiler.

pembersihan kandang ayam broiler

Pembersihan kandang ayam broiler yang dilakukan dengan prosedur yang benar akan menghasilkan hasil yang baik. Dengan prosedur yang benar, pembersihan kandang ayam broiler dapat menjaga sanitasi kandang tanpa harus mengganggu tatalaksana kandang. Adapun pembersihan kandang ayam broiler ini dapat dilakukan dengan prosedur sebagai berikut.

  1. Mengeluarkan barang-barang (sebelum pembersihan atau sanitasi kandang)

Tahapan pertama adalah mempersiapkan proses pembersihankandang itu sendiri. Persiapan dapat dilakukan dengan mengeluarkan barang-barang yang ada didalam kandang seperti tempat pakan, tempat minum, dan juga pemanas. Setelah semua alat diatas berhasil dikeluarkan, masih ada peralatan lain yang perlu dikeluarkan yaitu litter. Apabila litter terbuat dari sekam padi, dapat dikeluarkan lalu dimasukkan kedalam karung, dan kemudian disimpan di gudang agar tidak basah ketika hujan turun. Setelah itu, barulah seluruh kandang disapu agar dapat memastikan bahwa tidak ada lagi kotoran yang masih menempel di kandang.

  1. Proses penyemprotan

Kandang yang telah bersih dari kotoran ayam dan sudah tidak ada lagi peralatan didalamnya dapat kemudian dilakukan proses penyemprotan. Penyemprotan kandang ini memiliki tujuan tersendiri yaitu untuk membasmi kutu yang berukuran kecil. Cairan yang digunakan untuk membasmi kutu tersebut sebaiknya menggunakan obat kutu atau insektisida. Penggunaan disinfektan sangat tidak disarankan pada penyemprotan tahap ini, sehingga ketelitian peternak sangat dibutuhkan. Peternak juga harus memikirkan keselamatannya ketika hendak melakukan penyemprotan ini. adapun untuk keselamatan, penyemprot disarankan menggunakan helm yang dapt melindungi kepala agar tidak terkena semburan obat. Selain itu, juga disarankan untuk menggunakan perlengakapan lain seperti sepatu boot, celana dan baju panjang, sarung tangan, dan juga masker. Ketika sudah siap melakukan penyemprotan, peternak harus dapat melakukan penyemprotan secara merata ke seluruh area kandang.

  1. Pembersihan atap dan lantai kandang

Setelah semua area disemprot, barulah dilakukan pembersihan atap dan lantai kandang. Atap kandang adalah yang pertam kali perlu dibersihkan. Yaitu dengan menggunakan sapu panjang, atap kandang dapat dibersihkan dari kotoran semacam sarang laba-laba dan debu. Selanjutnya, barulah membersihkan lantai kandang. Lantai kandang dapat dibersihkan dengan terlebih dahulu membasahi seluruh lantai kandang dengan air, kemudian baru membersihkannya menggunakan sikat atau sapu sambil disemprot air. Membasahi air terlebih dahulu dapat memudahkan peternak dalam menyikat lantai. Lalu, diamkan lantai hingga kering dan kemudian dilakukan pengapuran. Caranya, dengan melarutkan rodalon, air, dan formalin dengan takaran yang disesuaikan yang kemudian disemprotkan ke seluruh kandang. Setelah pengapuran slesai, kandang dapat diistirahatkan selama 1-2 pekan.

  1. Pembersihan peralatan kandang

Singkat saja, peralatan kandang yang tadi sudah dikeluarkan tentu akan digunakan kembali. Maka dari itu, juga perlu untuk dibersihkan. Tempat pakan dan tempat minum dapat dibersihkan dengan menggunakan disinfektan yaitu Septosid, lalu dikeringkan. Pemanas juga bisa dibersihkan dengan disinfektan yang sama, kemudian dikeringkan. Apabila litter dibangun menggunakan tikar dari karung bekas yang dijahit, maka tersebut juga perlu dibersihkan.

  1. Pembersihan elemen kandang lainnya.

Pembersihan elemen kandang lainnya diurutkan diurutan terakhir agar elemen kandang yang utama sudah bersih terlebih dahulu sebelum elemen kandang lainnya. Elemen lain di kandang ayam broiler yang perlu dibersihkan diantaranya adalah lingkungan sekitar kandang, peralatan lain dan juga gudang.