Tips Menggunakan Pestisida Pada Sistem Tanam Aquaponik

Tips Menggunakan Pestisida Pada Sistem Tanam Aquaponik

Urbanina.com – Dalam menanam tumbuhan melalui cara apapun adakalanya tanaman dapat terserang hama dan hal tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada bagian tubuh tumbuhan. Tidak terkecuali sistem tanam aquaponik dimana tanaman dapat juga terserang hama khususnya pada bagian batang dan daun. Biasanya hama yang menyerang tanaman yang ditumbuhkan metode akuaponik adalah serangga dan ulat sementara hama yang biasanya menyerang akar melalui tanah tidak ditemukan karena sistem ini menggunakan media tanam selain tanah. Menggunakan pestisida untuk melindungi tanaman akuaponik tidaklah sembarangan, ada metode khusus dalam mempraktekannya.

menggunakan pestisida

Faktor lain yang dapat menyebabkan kerusakan tanaman pada metode akuaponik tidak hanya dikarenakan defisiensi nutrisi saja melainkan juga karena serangan hama. Oleh sebab itu tanaman yang terserang hama harus segera ditangani dan segera diberi perlakuan untuk menanggulangi serangan hama tersebut. Salah satu cara untuk membasmi serangan hama adalah dengan menggunakan pestisida. Meskipun demikian dalam sistem akuaponik pestisida kimia sebaiknya tidak digunakan karena zat kimia yang terkandung dalam pestisida tersebut dapat meracuni ikan yang menyebabkan kematian pada ikan yang dibudidayakan. Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah hama pada tanaman aquaponik

  • Gunakan organisme biokontrol yakni organisme hidup yang dapat mencegah dan mengatasi serangan hama terutama serangga dan larvanya pada tanaman. Jika tanaman Anda terserang serangga yang memakan daun maka anda dapat menyebar beberapa kepik daun atau lady bug. Kepik daun tersebut akan menjadi makanan pengganti bagi serangga yang memakan bagian daun sekaligus mengurangi populasi hama serangga pemakan daun tersebut. Saat ini banyak dijual serangga yang digunakan sebagai biopestisida yang telah dimutasi sebelumnya sehingga setelah serangga tersebut dimakan, hama akan segera mati dan berkurang populasinya.

 

  • Gunakan Bio Spray atau pestisida organik yang terbuat dari bahan-bahan alami seperti daun-daunan atau minyak essence yang dicampur dengan sabun atau senyawa lainnya tentunya yang lebih aman digunakan untuk tanaman dan tidak meracuni ikan. Pestisida organik juga dapat dibuat dari bawang putih yang ditumbuk halus dan dicampur dengan minyak kulit jeruk. Penyemprotan dilakukan secara teratur hingga hama pada tanaman

 

  • Jika memang penggunaan pestisida organik dan biokontrol kurang maksimal dan Anda harus menggunakan pestisida yang terbuat dari bahan-bahan kimia yang lebih efektif maka Perhatikan cara penggunaannya dengan baik. Saat menggunakan pestisida berbahan kimia maka lindungi ikan yang dibudidayakan dengan cara memperhatikan dosis pestisida yang digunakan. Sebaiknya jauhkan tanaman dari kolam sebelum disemprot dengan pestisida kimia untuk menghindari racun atau zat kimia langsung masuk ke dalam air tempat ikan hidup.

 

  • Melakukan penyemprotan sebaiknya setelah matahari terbenam dan bunga kembali menguncup karena jika bunga disemprot saat mekar hal tersebut dapat membahayakan serangga yang bermanfaat bagi tumbuhan seperti lebah dan kupu-kupu. Jangan lupa gunakan masker, penutup kepala, baju lengan panjang, sarung tangan, atau pakaian pelindung lainnya untuk menghindari zat kimia tersebut terpapar kulit dan pakaian yang digunakan.
  • Jangan terlalu sering menggunakan pestisida dan sebaiknya gunakan pestisida organik dan anorganik secara berselang-seling agar serangga yang menjadi hama bagi tanaman tidak resisten terhadap pestisida tersebut.

Hal utama yang perlu diperhatikan dalam melindungi tanaman sebenarnya adalah dengan memperhatikan nutrisi tanaman dan pertumbuhan tanaman itu sendiri. Jika tanaman sehat dan memperoleh nutrisi yang cukup maka tanaman dapat tumbuh dengan baik dan apabila ia terkena hama, tanaman dapat segera pulih dan hal tersebut tidak akan mempengaruhi pertumbuhannya.

Semoga Bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *