Syarat Aquaponik NFT Yang Penting Diketahui

Syarat Aquaponik NFT Yang Penting Diketahui

Urbanina.com – Aquaponik merupakan metode budidaya tanaman yang memanfaatkan air menjadi media tanam dan ikan menjadi penyuplai bahan unsur hara atau nutrisi bagi tanaman. Ada berbagai teknik dalam sitem aquaponik yang kesemua desainnya menurut sistem hidroponik seperti sistem pasang surut, sistem NFT, sistem floating raft, sistem drip atau tetes, dan sistem aliran kontinyu di bawah media tanam. Apa saja syarat aquaponik NFT yang harus dipenuhi agar hasilnya optimal?

Dalam sebuah sistem aquaponik media tanam sayuran berguna pula sebagai filter yang akan menangkap sisa-sisa makanan dan metabolisme dari ikan yang diternak. Sisa-sisa makanan dan sisa metabolisme tersebut akan menjadi nutrisi atau unsur hara nantinya untuk pertumbuhan tanaman.

Syarat Aquaponik NFT []

Ada beberapa syarat aquaponik NFT yang harus disediakan dan dipenuhi agar prosesnya bisa berjalan sempurna dan optimal.

  • Media tanam yang digunakan mesti memiliki sifat porus atau tidak menghambat jalannya air. Media tanam yang sangat tepat adalah pakis, arang tempurung kelapa atau arang kayu, dan batu apung. Ketiga media tanam tersebut disamping dapat berfungsi sebagai filter air yang baik juga jadi area ideal untuk menemplenya akar tanaman.
  • Sebelum media tanamnya dimasukkan ke dalam pot sebaiknya 1/3 dari dasar pot itu diisi dengan pasir atau kerikil supaya tugas penyaringan berjalan baik. Pasir atau kerikil berfungsi untuk menjaring sisa makanan dan metabolisme yang luput dari media tanaman pakis, arang, dan batu apung yang ditempatkan dalam pot bagian paling atas.
  • Bibit/benih tanaman disemai terlebih dulu di dalam pot tersendiri sebelum tanaman itu dimasukkan ke dalam media tanam.
  • Setelah tinggi tanaman mencapai 10 cm baru dapat dipindahkan ke dalam pot. Hal ini dilakukan untuk mencegah tanaman stres ketika dipindahkan dan menjamin prosentase hidup tanaman lebih banyak sebab bulu-bulu akar untuk menyerap unsur hara telah banyak jumlahnya.
  • Tanaman yang akan digunakan dalam aquaponik sistem NFT harus mempunyai usia pendek berkisar 30-45 hari panen, seperti pada tanaman basil (sejenis kemangi) dan selada.
  • Lereng yang disarankan untuk syarat aquaponik NFT umumnya mempunyai perbandingan 1:30 atau 1:40. Perbandingan itu ialah untuk tiap-tiap 30-40 inci pada panjang secara horisontal.
  • Alat-alat dan bahan yang harus dipersiapkan, yaitu sistem kembali (tabung, saluran) untuk merotasi nutrisi kembali ke wadah semula, media tanam, keranjang kecil, tabung distribusi, pompa air mancur, wadah untuk menampung larutan nutrisi.

Sistem aquaponik NFT mengandalkan pada sirkulasi air bercampur larutan nutrisi yang dipompa secara berkelanjutan melalui baki panjang atau rangkaian pipa paralon/PVC. Tanaman yang dibudidayakan di dalam pot biasanya ditancapkan ke dalam lubang-lubang yang sudah disiapkan pada pipa paralon/PVC dimana akar tanaman akan terus berkembang ke bawah dan terendam di dalam aliran air bercampur unsur hara/nutrisi. Waspada kemungkinan adanya aliran listrik padam dan pompa tidak bekerja karena jika hal ini terjadi dalam waktu cukup lama dapat mengakibatkan akar tanaman mengering dan tanaman pun layu (mati).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *