Pupuk Organik Akuaponik Mudah Dijumpai

Pupuk Organik Akuaponik Mudah Dijumpai

Urbanina.com – Seperti yang kita ketahui ada 16 elemen penting atau unsur hara yang diperlukan dalam pertumbuhan tanaman termasuk tanaman yang ditanam dengan sistem akuaponik ke-16 elemen tersebut diantaranya Nitrogen, fosfor, Kalium, Kalsiuym, Potassium, Oksigen, Karbon, Mangan, Magnesium dan lain sebagainya. Dalam sistem aquaponik tumbuhan mendapatkan nutrisi yang diperoleh dari kotoran ikan dan sisa makanan ikan yang terlarut dalam air dan selanjutnya diserap oleh akar tanaman.  Meskipun demikian tidak semua nutrisi atau elemen tersedia dalam kadar yang dibutuhkan oleh tanaman sehingga diperlukan tambahan nutrisi yang berasal dari pupuk, tak terkecuali pupuk organik akuaponik.

Nutrisi atau pupuk dapat ditambahkan apabila tanaman sekiranya mengalami defisiensi unsur hara tertentu dan nampak adanya kelainan pada tubuh tanaman seperti pertumbuhan yang terhambat, lambatnya proses pembungaan, daun yang berwarna kuning, adanya bercak-bercak kehitaman pada daun dan lain sebagainya. Dalam sistem aquaponik terdapat perbedaan terutama yang menyangkut penambahan nutrisi atau pupuk. Tidak seperti sistem hidroponik di mana petani atau pembudidaya dapat langsung menambahkan pupuk atau nutrisi pada media tanam, sistem akuaponik memerlukan perhatian yang lebih dimana pupuk yang digunakan haruslah organik atau berasal dari bahan-bahan alami karena bahan kimia yang digunakan pada tanaman dapat mempengaruhi pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan. Dengan kata lain pemakaian pupuk kimia dapat menyebabkan ikan mati dan hal  tersebut dapat menyebabkan kerugian.

pupuk organik akuaponik

Untuk menghindari hal tersebut ada beberapa pupuk organik akuaponik yang dapat digunakan untuk menambah kadar nutrisi yang terlarut dalam air yang berguna bagi tanaman sekaligus aman bagi ikan yang dibudidayakan. Berikut ini diantaranya

  1. Kotoran ikan

Tidak diragukan lagi kotoran ikan adalah sumber utama nitrogen atau makronutrien yang diperlukan oleh tanaman yang ditanam dalam sistem akuaponik. Nitrogen juga merupakan salah satu elemen utama dalam  komposisi pupuk kimia saat ini karena nitrogen adalah penyusun dari seluruh sel hidup dan juga berperan berperan dalam pembentukan protein, enzim dan proses metabolisme serta transfer energi dalam setiap tubuh makhluk hidup. Nitrogen juga merupakan salah satu unsur penyusun klorofil atau zat Hijau daun pada tumbuhan yang berfungsi dalam proses fotosintesis. Jika tanaman menampakkan tanda-tanda defisiensi nitrogen maka anda dapat memberikan agregat kotoran yang terakumulasi di dasar kolam langsung pada media tanam atau dengan menambahkan jumlah ikan di dalam kolam. Semakin banyak ikan di dalam kolam akan mempengaruhi kadar nitrogen dalam air sehingga dengan menambahkan ikan diharapkan pada nitrogen yang berasal dari kotoran ikan juga akan meningkat.

  1. Cangkang kerang dan tulang

 

Pupuk yang berasal dari tulang atau kerang dapat membantu meningkatkan kadar kalsium dan fosfor yang diperlukan oleh tanaman. Seperti yang diketahui fosfor adalah salah satu elemen penting yang diperlukan dalam proses fotosintesis dan juga mempengaruhi pertumbuhan bunga dan buah pada tanaman. Sedangkan kalsium adalah penyusun dinding sel tumbuhan dan berperan dalam sistem transportasi dalam tumbuhan. Kalsium cukup sulit dan lama diserap oleh tanaman sehingga pupuk Kalsium dapat langsung diberikan pada tanaman setelah proses penanaman dimulai dan Anda dapat menambahkan pupuk organik akuaponik ini sekali atau dua kali dalam setahun tergantung kebutuhan tanaman.

  1. Kotoran burung atau kelelawar

 

Kotoran burung dan kelelawar adalah salah satu jenis pupuk yang juga dapat menjadi alternatif untuk menambahkan nutrisi pada sistem tanam aquaponik. Kotoran burung atau kelelawar yang disebut dengan guano mengandung fosfor dan potasium yang berperan dalam pembentukan protein serta proses fotosintesis. Pemberian pupuk ini dapat dilakukan sekali atau dua kali dalam setahun untuk memaksimalkan pertumbuhan tanaman.

 

  1. Kulit pisang

 

Jika anda hobi memakan buah pisang maka jangan buang kulitnya karena ternyata kulit pisang yang anda makan merupakan sumber potasium organik yang dibutuhkan oleh tanaman. Kulit pisang dapat dikeringkan kemudian diblender dengan menggunakan blender atau food processor hingga menjadi pupuk Kemudian ditambahkan pada media tanam aquaponik.

 

Meskipun keempat pupuk tersebut termasuk pupuk organik akuaponik sebaiknya pemakaiannya dibatasi karena kelebihan nutrisi juga tidak baik bagi tanaman Oleh sebab itu gunakan hanya jika tanaman memang membutuhkan nutrisi tambahan atau menampakan tanda-tanda defisiensi nutrisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *