Potassium Dalam Sistem Tanam Aquaponik

Potassium Dalam Sistem Tanam Aquaponik

Urbanina.com – Dalam sistem akuaponik semua nutrisi yang diperlukan oleh tanaman harus tersedia untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman tersebut. Unsur hara yang diserap oleh tanaman pada sistem akuaponik berasal dari sisa makanan dan kotoran ikan yang terlarut dalam air .  Setidaknya ada 16 unsur hara penting yang dibutuhkan oleh tanaman. Jika tanaman kekurangan salah satu unsur hara maka pertumbuhannya dapat menjadi terhambat. Salah satu unsur penting yang harus ada dalam nutrisi tanaman adalah Potassium. Potasium memegang beberapa peranan penting dalam siklus hidup tumbuhan. Tanaman yang memiliki bunga dan buah membutuhkan potasium dalam keadaan yang lebih tinggi dibandingkan dengan sayuran hijau lainnya.

potassium dalam sistem aquaponik

Beberapa fungsi Potassium dalam siklus hidup tanaman diantaranya

  • Pengatur pertumbuhan dan komunikasi antar sel tumbuhan. Sama seperti sel hewan sel tumbuhan juga mengalami pertumbuhan dan membutuhkan komunikasi antar jaringan terutama dalam hal menyalurkan hormon dan nutrisi pada tumbuhan.
  • Mengatur tekanan osmosis dan aliran air yang ada dalam tubuh tumbuhan. Potassium adalah salah satu unsur penting dalam menjaga tanaman agar tetap berada dalam kondisi normal.
  • Berfungsi mengatur pembentukan protein enzim dan senyawa lain yang diperlukan dalam metabolisme tumbuhan.
  • Mengatur buka tutupnya stomata atau Mulut daun yang berfungsi sebagai jalan masuk oksigen dan karbondioksida yang dibutuhkan oleh tanaman dalam proses fotosintesis.

Melihat fungsi Potassium tersebut maka dapat dikatakan bahwa tanpa adanya potasium maka tumbuhan tidak dapat tumbuh dengan baik bahkan tidak dapat bertahan hidup.  Tanda-tanda defisiensi potasium pada tanaman kurang dapat dikenali karena ciri-ciri tanaman yang kekurangan potasium hampir sama dengan  tanaman yang kekurangan kalsium dan magnesium.  Meskipun demikian jika anda menemukan daun tanaman berwarna kekuningan dengan pertulangan daun yang tetap berwarna hijau serta tanaman terserang hama maka dapat dipastikan tanaman tersebut mengalami defisiensi potasium. Hal ini disebabkan karena tanaman yang kekurangan potasium biasanya lebih mudah terserang hama.

Bila tanaman kekurangan potasium maka petani atau pembudidaya dapat melakukan beberapa perawatan untuk menanggulangi masalah defisiensi Potassium tersebut. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kadar potasium yang diserap oleh tanaman diantaranya

  • Menyemprotkan potasium klorida pada tanaman. Jika memang dibutuhkan petani dapat menyemprotkan potasium hidroksida pada tanaman namun ingat berikan spray dengan takaran normal yang tidak membahayakan ikan serta baiknya lakukan penyemprotan pada malam hari atau sore hari saat bunga tidak sedang mekar.
  • Kontrol asupan makanan bagi ikan. Menjaga pasokan makanan bagi ikan ternyata tidak hanya berfungsi untuk mendukung pertumbuhan ikan akan tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan potasium pada tanaman. Jumlah pakan atau rasio pakan harus disesuaikan dengan jumlah ikan atau jika tidak ada potasium yang terlarut dalam air tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan potasium kedua organisme tersebut.
  • Menambahkan pupuk organik pada media tanam. Cara lainnya untuk menanggulangi masalah defisiensi potasium adalah dengan menaburkan pupuk organik. Sebagai informasi bahwa pupuk tersebut dapat dibuat dari kulit pisang yang telah dikeringkan dan diblender hingga halus terlebih dahulu. Kulit pisang mengandung kadar potasium yang cukup tinggi sehingga dapat digunakan untuk mengatasi masalah defisiensi potasium sekaligus aman bagi ikan.

Apabila tanaman menunjukkan tanda-tanda defisiensi Potassium meskipun anda telah melakukan suplementasi tersebut ,  bisa jadi nutrisi yang terlarut dalam air tidak seimbang.  Kadang-kadang unsur potasium dalam air cukup tinggi namun terhambat akibat karena bereaksi dengan kalium dan magnesium dalam air. Oleh sebab itu berikan suplemen secara seimbang apabila diperlukan dan selalu jaga kondisi dan kadar nutrisi yang terlarut dalam air.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *