Perbedaan Hidroponik dan Aquaponik yang Wajib Diketahui

Perbedaan Hidroponik dan Aquaponik yang Wajib Diketahui

Urbanina.com – Hidroponik dan aquaponik merupakan istilah yang tentunya telah tidak asing lagi di telinga kalangan penggemar kegiatan bertanam tanaman ini. Saat ini hidroponik dan aquaponik sudah menawarkan alternatif bercocok tanam tanpa mempergunakan tanah sebagai media tanamnya. Namun tahukah Anda kalau sebenarnya ada perbedaan hidroponik dan aquaponik dalam tatanan dunia budidaya ini?

Secara kasat mata memang tidak terlihat adanya perbedaan yang menonjol antara sistem hidroponik dan aquaponik. Namun secara mendasar ada beberapa perbedaan hidroponik dan aquaponik yang perlu Anda ketahui. Definisi sederhana dari hidroponik adalah sebuah cara melakukan kegiatan bercocok tanam dengan menggunakan air sebagai media pengganti tanah. Sedangkan aquaponik merupakan kolaborasi dua cara/metode yakni aquaculture (budidaya ikan) dan hidroponik (bercocok tanam tanpa menggunakan tanah) yang dipadukan dalam satu kesatuan yang utuh.

perbedaan hidroponik dan aquaponik

Berikut ini beberapa perbedaan hidroponik dan aquaponik untuk menambah wawasan pengetahuan Anda.

  • Hidroponik adalah cara bercocok tanam yang mengandalkan nutrisi yang dibuat dan diberikan dengan cara terpisah serta dikirimkan melalui air. Sementara itu aquaponik menggunakan kotoran yang dikeluarkan oleh ikan yang diuraikan dan dirubah oleh jenis-jenis bakteri tertentu melalui proses nitrifikasi menjadi nutrisi untuk diserap tanaman tersebut sebagai makanannya.
  • Hidroponik berhubungan dengan satu species saja, yakni tanaman. Sedangkan pada aquaponik mesti menjaga keseimbangan diantara sedikitnya 4 species yang berlainan, yaitu tanaman, ikan, dan minimal 2 jenis bakteri berbeda. Setiap species itu meminta pH ideal yang berbeda-beda. Maka dari itu taraf kompleksitas aquaponik menjadi jauh lebih banyak ketimbang hidroponik.
  • Pada sistem hidroponik kita mesti selalu mengganti air, sedangkan pada sistem aquaponik kita cuma perlu menambahkan air pada kolam (akuarium) saja, kecuali jika terjadi sesuatu yang tidak kita harapkan (ikan terkena penyakit).
  • Hidroponik dapat mempercepat pertumbuhan tumbuhan dengan peningkatan pemberian nutrisi setinggi mungkin sehingga dapat menghasilkan produk yang maksimal dalam waktu yang singkat. Disamping itu, pada hidroponik, jumlah kepekatan dapat diatur dan disesuaikan dengan maksimal terhadap umur tanaman tersebut. Hal ini tidak dapat diterapkan pada aquaponik sebab prinsip aquaponik adalah menjaga keseimbangan sehingga sebisa mungkin semua sistem dijaga ketat agar tidak berubah dan selalu stabil.
  • Pada hidroponik segala sesuatunya diupayakan steril, tak terkecuali pada media tanamnya. Malahan seringkali media tanam yang dapat dipakai ulang seperti hidroton, disterilkan terlebih dulu dengan peroksida sebelum nantinya dipakai ulang lagi. Pada aquaponik kita tidak dapat melakukannya sebab aquaponik sangat bergantung kepada keberadaan bakteri-bakteri yang berharga untuk membuat nutrisi bagi tanaman. Makanya jauh lebih mudah menggunakan sistem hidroponik untuk menjaga tanamannya dari gangguan mikroorganisme dibandingkna dengan sistem aquaponik. Begitu pula dalam mengatasi hama dan penyakit, pembudidaya hidroponik cuma butuh mempertimbangkan tindakan yang dilakukan pada satu species saja, yakni tanaman itu sendiri. Sementara itu pada aquaponik perlu sekali mempertimbangkan pengaruhnya pada ikan dan bakteri-bakteri yang diperlukannya. Tidak mustahil jika salah semprot malah mati semua.
  • Pada aquaponik tercipta sebuah lingkungan ekosistem dimana semua mahluk hidup (tumbuhan, binatang dan bakteri) hidup saling berinteraksi dan menciptakan proses simbiosis mutualisma, sedangkan pada sistem hidroponik tidaklah demikian.

Itulah beberapa perbedaan hidroponik dan aquaponik yang perlu Anda ketahui untuk bahan pertimbangan ketika Anda ingin memulai aktivitas di bidang budiaya hidroponik/aquaponik karena keputusan yang tepat akan menunjang kesuksesan Anda dalam berbudidaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *