Parameter Sistem Akuaponik yang wajib anda tahu

Parameter Sistem Akuaponik yang wajib anda tahu

Urbanina.com – Parameter sistem akuaponik apa saja yang wajib anda ketahui. Akuaponik dikenal sebagai suatu sistem untuk menghasilkan tanaman dan ikan sekaligus atau gabungan antara akuakultur dengan sistem hidroponik. Dalam sistem akuaponik, air yang digunakan untuk menanpung ikan akan digunakan untuk mengaliri tanaman sekaligus memberikan nutrisi. Nutrisi tanaman yang dimaksud dalam sistem akuaponik bukanlah berasal dari nutrisi hidroponik tanaman melainkan berasal dari kotoran dan sisa makanan ikan. Dalam sistem ini ada beberapa parameter atau ukuran yang digunakan untuk mengontrol pertumbuhan tanaman dan ikan. Jika parameter ini dapat terkontrol dengan baik maka sistem ini akan menghasilkan panen yang baik. Berikut ini adalah parameter yang biasa digunakan dalam sistem akuaponik dan harus diperhatikan dengan baik

parameter sistem akuaponik

  1. Parameter Sistem Akuaponik : Suhu

Setiap jenis ikan dan tumbuhan memiliki rentang suhu untuk dapat tumbuh secara optimal. Oleh karena itu sebelum mulai menanam dan membudidayakan ikan sebaiknya kenali rentang suhunya. Tumbuhan yang biasa tumbuh di daerah yang sejuk akan kesulitan tumbuh didaerah yang panas begitu juga ikan yang biasa hidup diperairan dengan suhu normal tidak dapat hidup di bawah suhu yang semestinya. Ikan beriklim tropis seperti nila atau tilapia cocok dengan suhu 22 hingga 32 derajat celcius dan akan mati jika suhunya dibawah 12 derajat celcius. Di Indonesia masalah sugu tidak begitu memperngaruhi karena iklim tropis di negara ini tidak menimbulkan perbedaan suhu yang mencolok seperti halnya di negara dengan empat musim. Tanaman tertentu seperti sayuran atau buah yang biasa ditanam pada suhu sejuk pegunungan, tidak akan dapat tumbuh dengan optimal jika ditanam di daerah dengan cuaca yang panas kecuali jika sudah diadaptasikan dengan berbagai perlakuan.

  1. Parameter Sistem Akuaponik : Kadar Oksigen

Oksigen adalah zat vital yang dibutuhkan semua makhluk untuk bernafas dan menjalankan metabolisme termasuk ikan dan tanaman. Mengetahui kadar oksigen dan mengontrolnya akan membantu tanaman dan ikan tumbuh dengan optimal. Dalam sistem akuaponik dibutuhkan aerasi atau aliran oksigen yang baik sehingga digunakan aerator yang dapat menambah kadar oksigen dalam air. Untuk menjaga kondisi ikan kadar oksigen terlarut atau Dissolved Oxygen (DO) haruslah mencapai 5mg/liter air. Jika kurang dari ini maka tanaman dan ikan tidak dapat tumbuh dengan optimal. Pelajari jenis ikan yang dapat hidup pada kadar oksigen tertentu dan kontrollah oksigen dengan menggunakan alat ukur secara rutin khususnya pada sistem akuaponik skala besar atau komersil.

  1. Parameter Sistem Akuaponik : pH Air

pH atau potential hidrogen adalah suatu parameter yang menggambarkan tingkat keasaman dari suatu larutan dalam hal ini adalah air yang digunakan untuk menampung ikan dan air. pH air dapat diukur secara rutin dengan pH meter dan sebaiknya jaga pH agar tetap normal atau sedikit asam. Tanaman dan ikan dapat tumbuh baik antara rentang pH 5 hingga 7. Perlu diketahui bahwa pH < 7 adalah asam, pH = 7 netral dan pH > 7 adalah basa.

  1. Parameter Sistem Akuaponik : Nutrisi tambahan

Meskipun tanaman sudah mendapat asupan nutrisi yang berasal dari kolam penampungan ikan, ternyata nutrisi yang didapatkan tanaman hanya 10 dari 13 zat yang diperlukan sehingga tanaman mungkin akan memerlukan nutrisi tambahan terutama zat besi, potassium dan kalsium. Nutrisi ini dapat diberikan pada tanaman dengan kadar tertentu. Anda bisa menggunakan pupuk organik cair yang disemprot ke tanaman. Untuk membelinya anda bisa ke store.urbanina.com

  1. Parameter Sistem Akuaponik : Pengontrolan hama

Sistem akuaponik bebas dari hama tanah yang biasa menyerang tanaman yang tumbuh pada metode konvensinal. Meskipun demikian tanaman yang ditanam dengan metode akuaponik tetap dapat terserang hama. Jika tanaman terserang hama maka gunakanlah pestisida organik dan hindari penggunaan pestisida kimia karena dapat meracuni ikan.

Parameter dan faktor-faktor tersebut harus diperhatikan dengan baik jika ingin memperoleh hasil yang optimal. Selamat berakuaponik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *