Kadar Fosfor Dalam Sistem Tanam Aquaponik

Kadar Fosfor Dalam Sistem Tanam Aquaponik

Urbanina.com – Setiap tumbuhan yang ditanam dengan metode apapun pasti membutuhkan unsur hara atau nutrisi yang diperlukan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya. Tanpa adanya nutrisi atau zat hara tersebut maka tanaman tidak dapat tumbuh dengan optimal dan mengalami beberapa masalah yang merupakan dampak dari defisiensi nutrisi. Setidaknya ada 16 nutrisi atau unsur hara penting yang dibutuhkan oleh tanaman dalam masa pertumbuhannya. Salah satu unsur hara tersebut adalah fosfor. Memang jika dibandingkan dengan unsur makro seperti nitrogen unsur fosfor tidak begitu diperhatikan. Unsur ini adalah salah satu unsur makro yang dibutuhkan oleh tanaman termasuk tanaman yang ditumbuhkan dengan menggunakan sistem aquaponik. Menjaga kadar fosfor dalam air dan keseluruhan nutrisi sangat penting karena bila kadar fosfor terlalu tinggi dapat menyebabkan Alga atau mikroorganisme dalam air tumbuh tidak terkendali atau yang disebut dengan istilah eutrofikasi. Sedangkan jika tanaman kekurangan fosfor maka ada beberapa tanda-tanda defisiensi yang dapat dikenali. Tanda-tanda defisiensi fosfor diantaranya

kadar fosfor

  • Tanaman lambat berbunga. Jika anda menemukan tanaman yang ditanam tidak kunjung berbunga meski batang dan akarnya sudah tumbuh cukup besar dan usianya sudah mendekati waktu panen maka bisa dipastikan tanaman kekurangan fosfor karena unsur fosfor adalah salah satu unsur yang merangsang pertumbuhan bunga dan buah pada tanaman. Tanpa adanya unsur fosfor maka tanaman akan kesulitan untuk berbunga dan hasil tanaman yang anda dapatkan tidak akan sesuai dengan yang diharapkan
  • Buah tumbuh dengan ukuran yang kecil dengan jumlah yang terbatas. Jika tanaman yang ditanam hanya menghasilkan buah berukuran kecil seperti pada tanaman tomat atau cabai maka bisa saja tanaman tersebut kekurangan fosfor. Tidak heran jika defisiensi fosfor menyebabkan hal tersebut karena sebelumnya telah dijelaskan bahwa defisiensi fosfor dapat menyebabkan lambatnya pembungaan serta pembentukan buah pada tanaman.

Dapat disimpulkan bahwa defisiensi fosfor pada tanaman akan sangat nampak pada saat tanaman berbunga dan berbuah sehingga bagi para petani dan pembudidaya yang menanam tanaman yang menghasilkan buah maka sebaiknya perhatikan kadar fosfor dengan baik. Jika anda menemukan tanda-tanda defisiensi tersebut maka ada beberapa cara untuk mengatasi hal tersebut diantaranya adalah dengan menggunakan kristal atau bubuk fosfat yang dapat diperoleh di toko-toko pertanian.

Fosfat yang berbentuk kristal ataupun bubuk tersebut dapat langsung ditaburkan pada media tanam yang digunakan untuk menanam tanaman pada perangkat aquaponik atau ditebarkan pada bagian atas batang tanaman. Fosfat akan mudah terserap oleh tanaman dan larut dalam air sehingga kadar fosfat yang diberikan sebaiknya sesuai dengan takaran tertentu yang direkomendasikan.  Setiap tanaman memiliki kebutuhan fosfor yang berbeda-beda Oleh sebab itu sebaiknya pelajari karakteristik dan kebutuhan nutrisi tanaman sebelum anda menanam tanaman anda dengan menggunakan metode aquaponik.

Selain hal hal tersebut perlu diketahui bahwa kadar nitrogen yang terlalu tinggi dalam air yang digunakan dalam budidaya tanaman juga mempengaruhi kadar fosfor yang terserap oleh tanaman karena tingginya kadar nitrogen dapat menghambat penyerapan fosfor. Berikan nutrisi secara tepat dan sesuai takaran agar tanaman dapat tumbuh dengan optimal tidak hanya batang dan akarnya saja namun pertumbuhan bunga dan buah harus diperhatikan terutama jika anda menanam tanaman yang menghasilkan buah. Dalam hal ini karena  sistem akuaponik tidak menggunakan nutrisi seperti pada tanaman hidroponik maka berikan pakan ikan dengan rasio yang sesuai dengan jumlah ikan yang dibudidaya karena pakan ikan tersebut adalah sumber nutrisi yang diperlukan oleh tanaman. Perlu diingat jika memang dibutuhkan maka Anda dapat menambahkan bubuk atau kristal fosfat pada tanaman secara teratur dengan takaran yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *