Hewan Air Tawar Selain Ikan Untuk Budidaya Aquaponik

Hewan Air Tawar Selain Ikan Untuk Budidaya Aquaponik

Urbanina.com – Membudidayakan ikan dalam sistem dalam akuaponik memiliki keuntungan tersendiri bagi para petani dan pembudidaya. Selain hasil panen berupa ikan air tawar,  dengan menggunakan sistem aquaponik petani atau pembudidaya juga mendapatkan hasil berupa tanaman sayur-sayuran maupun buah-buahan yang tentunya menambah nilai ekonomis dari suatu budidaya. Dewasa Ini sistem akuaponik dikenal sebagai gabungan antara sistem tanam hidroponik dengan sistem akuakultur. Ada beberapa jenis ikan air tawar yang biasa dibudidayakan dalam sistem tanam aquaponik diantaranya ikan lele , nila, gurame , dan lain sebagainya.  Tahukah Anda jika selain membudidayakan ikan air tawar ada jenis hewan lain yang dapat dikembangkan dan dibudidayakan dengan sistem ini. Beberapa jenis hewan tersebut diantaranya

  1. Sidat

Ikan sidat adalah salah satu jenis hewan air tawar yang banyak digemari saat ini. Jenis hewan yang dikenal juga dengan nama unagi dalam bahasa Jepang menawarkan keuntungan yang besar jika dibudidayakan. Rasanya yang gurih dan  manfaat yang berlimpah membuat ikan sidat banyak dicari oleh masyarakat sehingga tidak ada salahnya jika sidak tersebut dibudidayakan dalam kolam aquaponik. Budidaya Sidat dapat menjadi sangat menguntungkan karena harga jualnya di pasaran juga termasuk tinggi yakni mencapai lebih dari satu juta untuk setiap kilogramnya. Sidat tempat hidup di kolam terpal dan diberi pakan pelet cacing udang kecil dan serangga lainnya.

air tawar

  1. Udang galah

Komoditas air tawar lainnya yang dapat dibudidayakan dengan metode aquaponik adalah udang galah. Udang dengan ukuran yang cukup besar ini masih menjadi salah satu komoditas ekspor baik di dalam maupun keluar negeri karena rasa dan kandungan gizinya yang tinggi. Meskipun demikian budidaya udang galah harus dilakukan dengan sangat cermat karena pertumbuhan udang galah sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan terutama PH dan sirkulasi oksigen dalam air.

  1. Lobster air tawar

Banyak orang mengira bahwa lobster adalah salah satu jenis udang padahal sebenarnya lobster berbeda dengan udang dan lebih dekat kekerabatannya dengan kepiting. Lobster air tawar dapat menjadi salah satu alternatif dalam budidaya sistem aquaponik akan tetapi tentu saja perawatan yang dibutuhkan lebih intensif dibandingkan dengan perawatan ikan air tawar lainnya. Pasokan makanan bagi lobster harus tetap terjaga karena jika makanan lobster kurang dari kebutuhannya, lobster dapat memakan temannya sendiri yang hidup dalam satu kolam. Karena sifat kanibalisme tersebut maka petani dan pembudidaya sebaiknya meletakkan paralon berukuran kecil di dasar kolam sebagai tempat berlindung lovester yang berukuran lebih kecil atau yang sedang mengalami pergantian kulit agar tidak dimakan oleh lobster yang lebih besar.

  1. Belut

Belut adalah salah satu jenis ikan air tawar yang dapat dibudidayakan dengan sistem akuaponik mengingat kebutuhan belut di pasaran masih cukup tinggi sementara penangkapan belut di habitat aslinya masih sangat jarang. Belut dapat tumbuh besar dengan cepat jika dibudidayakan dalam media yang cocok misalnya pada kolom atau bekas drum sekalipun. Meskipun demikian karena belut biasa tinggal di habitat berlumpur maka dalam membudidayakan nya petani perlu meletakkan lumpur di dasar kolam yang kemudian ditambah dengan air. Sama seperti lobster air tawar, belut juga memiliki sifat kanibalisme sehingga pasokan makanan harus tetap terjaga.

 

Itulah beberapa jenis hewan air tawar yang juga dapat dibudidayakan dengan metode aquaponik dan sebelum budidayakan hewan tersebut sebaiknya pelajari terlebih dahulu segala sesuatu menyangkut cara hidup hewan tersebut dan kebutuhannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *